skip to main content

Kajian Dampak Lingkungan Produksi Batubara PT Berau Coal – Site Sambarata (SMO) Dengan Metode Life Cycle Assessment

1Master of Environmental Science, Universitas Diponegoro, Jl. Imam Bardjo, SH No. 3-5, Semarang, Indonesia 50241, Indonesia

2Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

3Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia

4 PT Berau Coal, Indonesia

View all affiliations
Received: 24 Jan 2022; Revised: 1 Apr 2022; Accepted: 11 May 2022; Available online: 25 Sep 2022; Published: 27 Sep 2022.
Editor(s):

Citation Format:
Abstract

PT. Berau Coal merupakan salah adalah dengan salah satunya yaitu PT Berau Coal – Site Sambarata (SMO). Sistem penambangan pada PT. Berau Coal – Site Sambarata (SMO) menggunakan sistem tambang terbuka dengan menggunakan metode back filling. PT Berau Coal – Site Sambarata (SMO) melakukan kajian Life Cycle Assessment yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan mengidentifikasi potensi dampak lingkungan akibat kegiatan produksi batubara. Metode penelitian ini mengacu pada SNI ISO 14040:2016 dan SNI ISO 14044:2017, Life Cycle Inventory, Life Cycle Impact Assesment dan Interpretasi. Perhitungan penilaian dampak dilakukan pada proses produksi dengan menggunakan metode kajian dampak CML IA Baseline dengan bantuan software Microsoft Excel. Dampak Lingkungan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu meliputi potensi pemanasan global, potensi penipisan ozon, potensi hujan asam dan potesi eutrofikasi dengan ruang lingkup kajian adalah cradle to gate. Ruang lingkup kajian meliputi proses produksi yang ada yaitu land clearing, top soil removal, drilling and blasting, material removal, coal getting, coal hauling dan coal crushing. Proses material removal memberikan kontribusi dampak tertinggi dengan menghasilkan potensi pemanasan global sebesar 2,91 x 10-1 kgCO2eq/ton batubara, potensi penipisan ozon sebesar 6,60 x 10-6 kgCFC-11eq/ton batubara, potensi hujan asam sebesar 1,19 x 10-1 kg SO2eq/ton batubara dan potensi eutrofikasi sebesar 3,37 x 10-2 PO4eq/ton batubara. Potensi dampak lingkungan yang dihasilkan pada proses material removal disebabkan oleh penggunaan bahan bakar solar sebesar 38.539.302 L dengan menghasilkan emisi CO2 sebesar 102.807,44 tonCO2eq.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  common.other
Kajian Dampak Lingkungan Produksi Batubara PT Berau Coal – Site Sambarata (SMO) Dengan Metode Life Cycle Assessment
Subject
Type Other
  Download (799KB)    Indexing metadata
Keywords: Batubara; Life Cycle Assessment; Tujuan dan Ruang Lingkup; Life Cycle Inventory; Life Cycle Impact Assessment; Interpretasi

Article Metrics:

  1. Awuah-Offei, K., & Adekpedjou, A. (2011). Application of life cycle assessment in the mining industry. The International Journal of Life Cycle Assessment, 16(1), 82-89
  2. https://doi.org/10.1007/s11367-010-0246-6
  3. Badan Standardisasi Nasional. (2016). SNI ISO 14040:2016 – Manajemen Lingkungan – Penilaian Daur Hidup (ISO 14040:2006, IDT)
  4. Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI ISO 14040:2017 – Manajemen Lingkungan – Penilaian Daur Hidup = Persyaratan dan Panduan (ISO 14044:2006, IDT)
  5. Curran, M. A. (Ed.). (2012). Life cycle assessment handbook: a guide for environmentally sustainable products. John Wiley & Sons
  6. GaBi Education. (2009). Handbook for Life Cycle Assessment (LCA), Using the GaBi Education Software Package. http://www.gabi-software.com/fileadmin/gabi/tutorials/tutorial1/GaBi_Education_Handbook.pdf
  7. Goedkoop, M., Oele, M., Leijting, J., Ponsioen, T., & Meijer, E. (2018). Introduction to LCA with SimaPro, 2016
  8. International Organization for Standarization. (2006). ISO 14044 – Environmental Management – Life Cycle Assessment – Requirements and Guidelines. Geneva
  9. Istvánovics, V. (2010). Eutrophication of lakes and reservoirs. Lake Ecosystem Ecology; Elsevier: San Diego, CA, USA, 47-55
  10. Khairona, M. A. (2019). ANALISIS GATE-TO-GATE PRODUK BATIK CAP MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESMENT (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia)
  11. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/20338
  12. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2017). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.73/MENLHK/SETJEN/Kum.1/12/2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional
  13. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup
  14. Luthfia, A., Abfertiawan, M. S., Nuraprianisandi, S., Pranoto, K., Samban, P. R., & Elistyandari, A. (2021). Penggunaan Life Cycle Assessment dalam Penilaian Resiko Dampak Lingkungan dan Pemilihan Alternatif Teknologi di Pertambangan Batubara Indonesia. Prosiding SATU BUMI, 2(1)
  15. http://www.jurnal.upnyk.ac.id/index.php/satubumi/article/view/4455/3263
  16. Nasihah, M. (2018). Efek Hujan Asam terhadap Pertum buhan Tanaman. Jurnal EnviScience (Environment Science), 1(1)
  17. https://doi.org/10.30736/1ijev.v1iss1.53
  18. Nurunnisa, S. (2020). Kajian dampak lingkungan sistem pengelolaan sampah di kawasan wisata Pantai Pariaman menggunakan metode life cycle assessment. Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri, 1(2)
  19. https://doi.org/10.23960/jtii.v1i2.21
  20. Putri, H. P. (2017). Life cycle assessment (lca) emisi pada proses produksi bahan bakar minyak (bbm) jenis bensin dengan pendekatan metode analytical hierarchy process (ahp) (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
  21. https://repository.its.ac.id/id/eprint/43311
  22. Soeprobowati, T. R. (2012). Mitigasi danau eutrofik: studi kasus Danau Rawapening. In Prosiding Seminar Nasional Limnologi IV (pp. 36-48)
  23. https://mbio.fsm.undip.ac.id/v1/wp-content/uploads/2015/05/Prosiding-Seminar-Nasional-Limnologi-VI-2012.pdf

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.