skip to main content

Analisis Paparan Radiasi Elektromagnetik di Jaringan Distribusi 20 KV PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh

1Department of Environmental Engineering, Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manis, Padang, Indonesia, Indonesia

2PT PLN (Persero) UPDL Tuntungan, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia

Received: 19 Jun 2022; Revised: 28 Apr 2023; Accepted: 15 Jul 2023; Available online: 13 Sep 2023; Published: 21 Sep 2023.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Salah satu pekerjaan yang akan terdampak radiasi elektromagnetik ke pekerja perusahaan milik BUMN yaitu PT PLN (Persero). Kegiatan PT PLN (Persero) dalam menjalankan penyediaan tenaga listrik seperti kegiatan pembangkit, penyaluran dan distribusi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko paparan radiasi elektromagnetik pada lingkungan kerja bagian distribusi di PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh. Pengukuran radiasi medan magnet menggunakan alat EMF Field Tester (EMF-823). Pengukuran radiasi elektromagnetik pada lingkungan kerja PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh bagian jaringan distribusi seperti pekerjaan di area Tranformator (Trafo Step Down), Jaringan Tegangan Menengah (JTM), dan Load Break Switch (LBS). Pengukuran dilakukan di 26 lokasi terdiri dari 11 lokasi pekerjaan trafo, 3 lokasi pekerjaan JTM, dan 12 lokasi pekerjaan LBS. Lokasi penelitian dilaksanakan di 26 lokasi. Pengukuran dilakukan pada saat pekerjaan berlangsung dan setelah pekerjaan selesai dilaksanakan. Titik pengukuran pada pekerja dilakukan pada sumber, jarak 1 meter, 2 meter, dan 3 meter dari sumber radiasi, dan pada masyarakat yang berada dekat dengan sumber sebanyak 2 titik. Hasil penelitian menunjukkan nilai radiasi medan magnet yang terpapar ke pekerja pada saat pekerjaan untuk pekerjaan trafo berkisar antara 0,00-0,05 µT, pekerjaan tiang JTM yaitu 0,00 µT, dan untuk pekerjaan LBS yaitu 0,00-0,12 µT. Nilai radiasi medan magnet yang terpapar ke masyarakat yaitu 0,00 µT. Hal ini menandakan bahwa nilai radiasi medan magnet pada pekerja dan masyarakat masih memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 70 tahun 2016 dan International Commission and Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP) yang artinya masih aman dan tidak berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pekerja dan masyarakat.

Kata kunci: Medan magnet, PT. PLN UP3 Payakumbuh, Radiasi elektromagnetik

 

ABSTRACT

One of the jobs that will be affected by electromagnetic radiation is PT PLN (Persero). PT PLN (Persero)'s activities in carrying out electricity such as generating, distribution, and distribution activities. This study aimed to identify the risk of exposure to electromagnetic radiation in the distribution division work environment at PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh. Measurement of magnetic field radiation using the EMF Field Tester (EMF-823). Measurement of electromagnetic radiation in the work environment of PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh in the distribution network section, such as work in the Transformer (Step Down) area, Medium Voltage Network (JTM), and Load Break Switch (LBS). This research was conducted at 26 locations consisting of 11 transformer workplaces, 3 JTM workplaces, and 12 LBS workplaces. The research location was carried out in 26 areas. It is made during the work in progress and after the work is completed. Measurement points for workers are carried out at the source, a distance of 1 meter, 2 meters, and 3 meters from the radiation source, and 2 points for the public. The results showed that the radiation value of the magnetic field exposed to workers at the time of work for transformer work ranged from 0.00-0.05 µT, JTM pole work was 0.00 µT, and for LBS work, it was 0.00-0.12 µT. The radiation value of the magnetic field exposed to the public is 0.00 µT. It indicates that the value of magnetic field radiation on workers and the public still meets the quality standards of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 70 of 2016 and the International Commission and Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP). So it is still safe and does not risk causing health problems for workers and the public.

Keywords: Magnetic field, PT. PLN UP3 Payakumbuh, Electromagentic radiation

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  common.other
TURNITIN (11%)
Subject
Type Other
  Download (3MB)    Indexing metadata
Keywords: JIL;RAR

Article Metrics:

  1. International Commission On NonIonizing Radiation Protection (ICNIRP) Guidelines, 1998, For Limiting Exposure To TimeVarying Electric, Magnetic And Electromagnetic Fields Up To 300 Ghz, Published In: Health Physics 74 (4):494522; 1998
  2. Keputusan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 01/KaBAPETEN/V-99 tentang Ketentuan Keselamatan Kerja Terhadap Radiasi Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  3. Kurniawan, B., & Wahyuni, I. (2008). Hubungan Radiasi Gelombang Elektromagnetik Dan Faktor Lain Dengan Keluhan Subyektif Pada Tenaga Kerja Industri Eletronik GE di Yogyakarta. Indonesian Journal of Health Promotion, 3(2), 127–133. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/view/2431
  4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 70 tahun 2016 tentang Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri
  5. Rahmatullah, H. (2009). Pengaruh gelombang elektromagnetik frekuensi ekstrim rendah terhadap kadar trigliserida tikus putih (rattus norvegicus) [Universitas Sebelas Maret]. https://eprints.uns.ac.id/10649/1/81502207200905181.pdf
  6. Setiyanto, R. A., Sudarti, & Harijanto, A. (2017). Analisis intensitas medan magnet extremely low frequency di sekitar jaringan distribusi PLN 20 kV. JURNAL Teori Dan Aplikasi Fisika, 2(September), 1–8. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/fkip-epro/article/view/6361
  7. Susilo, R. A., & Sutikno. (2016). Analisis Dampak Radiasi Sinar-X Pada Mencit Melalui Pemetaan Dosis Radiasi Di Laboratorium Fisika Medik. Jurnal MIPA, 38(1), 25–30. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JM/article/view/5483/4367
  8. Swamardika, I. B. A. (2009). Pengaruh Radiasi Gelombang Elektromagnetik Terhadap Kesehatan Manusia (Suatu Kajian Pustaka). Indonesian Journal of Health Promotion, 8(1), 106–109. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JTE/article/download/1585/931

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-02-28 20:39:46

No citation recorded.