Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau Jl. H.R. Soebrantas Km. 12,5 Simpang Baru, Pekanbaru, Riau., Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL69216, author = {Muhammad Ansori}, title = {Analisis Keberlanjutan Diversifikasi Aren dan Kelapa Sawit di Kabupaten Pelalawan}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {23}, number = {6}, year = {2025}, keywords = {diversifikasi, keberlanjutan, aren dan kelapa sawit, atribut sensitif}, abstract = { Diversifkasi aren dan kelapa sawit merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan pekebun. Penerapan diversifikasi masih mengalami beberapa kendala seperti, keterbatasan pengetahuan mengenai pola tanam, teknik pemanenan dan teknik pengawetan nira aren, minimnya sumber daya manusia penyadap, penerapan diversifikasi aren dan kelapa sawit yang masih rendah dan kurangnya intensitas penyuluhan dan pendampingan yang dapat mempengaruhi membunuh usaha petani nanas . Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik pekebun, menganalisis dan mendeskripsikan status keinginan, menganalisis atribut sensitif yang mempengaruhi diversifikasi aren dengan kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden yang diambil dengan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan metode MDS dengan software RAP-Arenga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi aren dan kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan memiliki status yaitu cukup berkelanjutan dengan dimensi ekonomi, dimensi ekologi dan dimensi sosial memiliki status yaitu cukup berkelanjutan. Atribut sensitif pada dimensi ekonomi adalah tingkat produktivitas diversifikasi tanaman, status kepemilikan lahan, lembaga permodalan atau kredit dan luas lahan. Atribut sensitif pada dimensi ekologi intensitas penggunaan pupuk, tingkat serangan hama dan penyakit, pengendalian gulma hama dan penyakit, jumlah pokok tanaman tanaman aren dan intensitas penggunaan pestisida. Atribut sensitif pada dimensi sosial adalah pandangan pekebun terhadap diversifikasi, partisipasi keluarga, intensitas kegiatan penyuluhan, keikutsertaan dalam kegiatan penyuluhan. }, pages = {1479--1488} doi = {10.14710/jil.23.6.1479-1488}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/69216} }
Refworks Citation Data :
Diversifkasi aren dan kelapa sawit merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan pekebun. Penerapan diversifikasi masih mengalami beberapa kendala seperti, keterbatasan pengetahuan mengenai pola tanam, teknik pemanenan dan teknik pengawetan nira aren, minimnya sumber daya manusia penyadap, penerapan diversifikasi aren dan kelapa sawit yang masih rendah dan kurangnya intensitas penyuluhan dan pendampingan yang dapat mempengaruhi membunuh usaha petani nanas . Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik pekebun, menganalisis dan mendeskripsikan status keinginan, menganalisis atribut sensitif yang mempengaruhi diversifikasi aren dengan kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden yang diambil dengan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan metode MDS dengan software RAP-Arenga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi aren dan kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan memiliki status yaitu cukup berkelanjutan dengan dimensi ekonomi, dimensi ekologi dan dimensi sosial memiliki status yaitu cukup berkelanjutan. Atribut sensitif pada dimensi ekonomi adalah tingkat produktivitas diversifikasi tanaman, status kepemilikan lahan, lembaga permodalan atau kredit dan luas lahan. Atribut sensitif pada dimensi ekologi intensitas penggunaan pupuk, tingkat serangan hama dan penyakit, pengendalian gulma hama dan penyakit, jumlah pokok tanaman tanaman aren dan intensitas penggunaan pestisida. Atribut sensitif pada dimensi sosial adalah pandangan pekebun terhadap diversifikasi, partisipasi keluarga, intensitas kegiatan penyuluhan, keikutsertaan dalam kegiatan penyuluhan.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-01-01 01:30:56
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.