skip to main content

Analisis Keberlanjutan Diversifikasi Aren dan Kelapa Sawit di Kabupaten Pelalawan

Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau Jl. H.R. Soebrantas Km. 12,5 Simpang Baru, Pekanbaru, Riau., Indonesia

Received: 16 Dec 2024; Revised: 23 Nov 2025; Accepted: 28 Nov 2025; Available online: 16 Dec 2025; Published: 31 Dec 2025.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Diversifkasi aren dan kelapa sawit merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan pekebun. Penerapan diversifikasi masih mengalami beberapa kendala seperti, keterbatasan pengetahuan mengenai pola tanam, teknik pemanenan dan teknik pengawetan nira aren, minimnya sumber daya manusia penyadap, penerapan diversifikasi aren dan kelapa sawit yang masih rendah dan kurangnya intensitas penyuluhan dan pendampingan yang dapat mempengaruhi membunuh usaha petani nanas . Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik pekebun, menganalisis dan mendeskripsikan status keinginan, menganalisis atribut sensitif yang mempengaruhi diversifikasi aren dengan kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden yang diambil dengan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan metode MDS dengan software RAP-Arenga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi aren dan kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan memiliki status yaitu cukup berkelanjutan dengan dimensi ekonomi, dimensi ekologi dan dimensi sosial memiliki status yaitu cukup berkelanjutan. Atribut sensitif pada dimensi ekonomi adalah tingkat produktivitas diversifikasi tanaman, status kepemilikan lahan, lembaga permodalan atau kredit dan luas lahan. Atribut sensitif pada dimensi ekologi intensitas penggunaan pupuk, tingkat serangan hama dan penyakit, pengendalian gulma hama dan penyakit, jumlah pokok tanaman tanaman aren dan intensitas penggunaan pestisida. Atribut sensitif pada dimensi sosial adalah pandangan pekebun terhadap diversifikasi, partisipasi keluarga, intensitas kegiatan penyuluhan, keikutsertaan dalam kegiatan penyuluhan. 

Fulltext View|Download
Keywords: diversifikasi, keberlanjutan, aren dan kelapa sawit, atribut sensitif

Article Metrics:

  1. Amin, N. F., Garancang, S., dan Abunawas, K. 2023. Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Pilar, 14(1), 15–31
  2. Andrie, B. M., dan Novianty, A. 2021. Optimalisasi pendapatan petani cabai merah dengan diversifikasi usahatani. Mimbar Agribisnis, 7(1), 254–266
  3. Damanhuri, D., DU, R. M. M., dan Setyohadi, D. P. S. 2017. Pengembangan Diversifikasi Usaha Tani Sebagai Penguatan Ekonomi Di Kabupaten Bojonegoro, Tulungagung, Dan Volume 11 No. 1 Juni 2017 Ponorogo. Cakrawala, 11(1), 33–47
  4. Dewi, D. S., Hiya, N., Rajali, M., dan Harahap, S. K. 2024. Budidaya Pohon Aren di Siopat Sosor Parbaba Samosir Tapanuli Utara. Jurnal Abdimas Upmi, 3(1), 17–23
  5. Dyanto, R., Sukmawati, D., dan Apandi, N. 2022. Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Dan Partisipasi Petani Anggota Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Usahatani Tomat (Solanum lycopersicum L). Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 10(1), 25–32
  6. Erlinawati, N. A., Perceka, A. L., Ramdani, H. T., Mutmainna, G. N., dan Rusyani, H. 2022. Peningkatan Pengetahuan Petani Tentang Dampak Penggunaan Pupuk Kimia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dedikasi, 3(01), 23–27
  7. Fauzi, A. 2019. Teknik analisis keberlanjutan. Gramedia Pustaka Utama
  8. Feronika, I., dan Yusmini, J. Y. 2020. Analisis Pendapatan Rumah Tangga Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA) Pola Semi Intensif di Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan. Journal of Agribusiness and Community Empowerment, 3(1), 1–15
  9. Harahap, D. E. 2017. Kajian produktivitas tanaman aren berdasarkan sifat morfologi tanaman pada skuen tinggi tempat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Online Pertanian Tropik, 4(2), 161–170
  10. Harahap, G., dan Lubis, M. M. 2019. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Dan Kelayakan Usaha Rumah Tangga Gula Aren (Studi Kasus : Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat), Skripsi, Universitas Medan Area, Medan
  11. Jufri, A., Pinardi, D., dan Tanjung, A. 2020. Pengembangan Komoditas Unggulan Mewujudkan Wilayah Pedesaan Yang Berkelanjutan, Prosiding Konser Karya Ilmiah Nasional: Tahapan Penyusunan Roadmap Diversifikasi Perkebunan Rakyat Dengan Tanaman Obat. 261-270
  12. Ma’arif, M. I., Suhartono, S., dan Dewanti, N. A. Y. 2016. Studi prevalensi keracunan pestisida pada petani penyemprot sayur di Desa Mendongan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(5), 35–43
  13. Maharani, E., Edwina, S., dan Kusumawaty, Y. 2022. Tinjauan Agroindustri Olahan Aren Di Provinsi Riau (Kasus Kabupaten Rokan Hulu Dan Kabupaten Kuantan Singingi). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agribisnis, 6(1), 228–234
  14. Muslimah, S., Maharani, E., dan Edwina, S. 2017. Analisis efisiensi pemasaran dan mutu gula aren di Kabupaten Kuantan Singingi. Dinamika Pertanian, 33(3), 243–250
  15. Mustofa, R., Backe, R., dan Apriyanto, M. 2023. Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Provinsi Riau Dalam Kawasan Resapan Air Berdasarkan Legalitas dan Produktivitas. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 13(2), 85–91
  16. Nengsih, Y. 2017. Pemberian Pupuk Organik Dan Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Di Pembibitan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 15(4), 107–112
  17. Putri, V. R., Yusmini, Y., dan Edwina, S. 2022. Analisis Kelayakan Finansial Diversifikasi Usahatani Kelapa Sawit Dan Aren (Studi Kasus Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 9(2), 720–732
  18. Ramana, B. 2021. Analisis Efektivitas Komunikasi Penyuluhan Pekebun Kelapa Sawit Pola Swadaya di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Jurnal Agribisnis, 23(1), 1–8
  19. Runtu, N., Manuhutu, E., dan Kaunang, S. 2023. Keberhasilan Penyuluh Pertanian Dalam Kegiatan Penyuluhan Di Kelurahan Sarongsong II Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Ilmiah Agrilasalle, 2(1), 1–12
  20. Sari, V. I., Hafif, R. A., dan Soesatrijo, J. 2017. Ekstrak gulma kirinyuh (Chromolaena odorata) sebagai bioherbisida pra tumbuh untuk pengendalian gulma di perkebunan kelapa sawit. Jurnal Citra Widya Edukasi, 9(1), 71–79
  21. Sebayang, L. 2016. Keragaan eksisting tanaman aren (Arenga pinnata Merr) di Sumatera Utara (peluang dan potensi pengembangannya). Jurnal Online Pertanian Tropik, 3(2), 133–138
  22. Simamora, D. I. S., Yusri, J., dan Dewi, N. 2017. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Karet Di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan . Jom Faperta, 4, 1–12
  23. Syam, R. N. A., Edwina, S., dan Maharani, E. 2022. Analisis Sistem Agribisnis Aren di Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan. Jurnal Agribisnis, 24(2), 184–198
  24. Wulantika, T. 2019. Keragaman Fenotipe Aren (Arenga Pinnata) Di Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(2), 115–120
  25. Yanita, M., dan Ningsih, R. 2020. Kajian Tata Kelola dan Aksesibilitas Pembiayaan Menuju Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit Swadaya. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian (JIMDP), 5(5), 152–159

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-01-01 01:30:56

No citation recorded.