skip to main content

Analisis Degradasi Minyak Jelantah dan Dampaknya Terhadap Emisi Gas Rumah Kaca dalam Produksi Biodiesel di DKI Jakarta

1Department of Environmental Engineeering, Bakrie University, Indonesia

2Jl HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Indonesia

3Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie, Indonesia, Indonesia

4 Prodi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie, Indonesia, Indonesia

View all affiliations
Received: 22 May 2025; Revised: 2 Jun 2026; Accepted: 8 Jun 2026; Available online: 16 Jul 2026; Published: 18 Jul 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Pertumbuhan konsumsi minyak goreng di wilayah perkotaan, khususnya DKI Jakarta, menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah besar yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konversi minyak jelantah menjadi biodiesel serta menghitung emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari tahapan transportasi dan proses transesterifikasi. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui pengambilan sampel minyak jelantah dari beberapa wilayah di DKI Jakarta, pengujian laboratorium kualitas biodiesel berdasarkan standar SNI 7182:2015, serta perhitungan emisi menggunakan faktor emisi transportasi dan proses produksi biodiesel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak jelantah memiliki potensi yang baik sebagai bahan baku biodiesel untuk mendukung ketahanan energi lokal dan pengurangan limbah perkotaan. Kondisi optimum proses transesterifikasi diperoleh pada rasio minyak terhadap metanol 6:1, penggunaan katalis KOH 1%, suhu 70 °C, dan kecepatan pengadukan 600 rpm dengan yield biodiesel mencapai 90,42%. Biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar mutu SNI 7182:2015 pada parameter utama viskositas, angka setana, kandungan sulfur, dan kestabilan oksidasi. Jumlah total emisi dalam periode tertentu merupakan penjumlahan dari emisi kegiatan pengumpulan berdasarkan jarak rata-rata terjauh dan emisi proses produksi biodiesel berbahan baku minyak jelantah. Estimasi emisi dari produksi biodiesel harian di lima wilayah DKI Jakarta adalah sebesar 30.624,80 kg CO₂ ekuivalen. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan minyak jelantah sebagai biodiesel tidak hanya berpotensi mengurangi limbah dan mendukung energi terbarukan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengelolaan emisi GRK di kawasan perkotaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif antara analisis kualitas biodiesel minyak jelantah dan estimasi emisi GRK berbasis wilayah perkotaan di DKI Jakarta.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Results
Turnitin Draft Paper_Undip Jurnal_Template JIL Analisis Degradasi Minyak Jelantah
Subject Minyak jelantah, Biodiesel, Yield, SNI, Jakarta, Gas Rumah Kaca
Type Research Results
  Download (4MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: minyak jelantah; biodiesel; transesterifikasi; emisi gas rumah kaca; energi terbarukan; DKI Jakarta
Funding: Universitas Bakrie

Article Metrics:

  1. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/wujudkan-ketahanan-energi-dan-kurangi-impor-menteri-esdm-mandatori-b40-berlaku-1-januari-2025#:~:text=SUMBER%20DAYA%20MINERAL-,Wujudkan%20Ketahanan%20Energi%20dan%20Kurangi%20Impor%2C%20Menteri%20ESDM:%20Mandatori,B40%20Berlaku%201%20Januari%202025&text=Pemerintah%20menetapkan%20penerapan%20bahan%20bakar,B40%20mulai%201%20Januari%202025 di akses pada tanggal 30 April 2025
  2. Aeni, Q. (2020). Analisis Timbulan Minyak Jelantah dari Rumah Makan di Kawasan Kuliner Alun-alun Kecamatan Kendal
  3. Alzaa, D. F., Guillaume, C., & Ravetti, L. (2018). Evaluation of Chemical and Physical Changes in Different Commercial Oils during Heating. Acta Scientific Nurtitional Health, 2(6), 2–11
  4. Amaliah, L. (2018). Analisis Hubungan Faktor Sanitasi Sumur Gali Terhadap Indeks Fecal Coliform di Desa Sentul Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  5. Bismo, S., Linda, & Sofia, .B. (2005). Sintesis biodiesel dengan teknik ozonasi: investigasi produk ozonida etil ester minyak kelapa dan minyak kedelai. Jurnal Teknik Kimia Indonesia
  6. Cahyati, E. ., & Pujaningtyas, L. (2017). Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Goreng Bekas Dengan Proses Transesterifikasi Menggunakan Katalis KOH. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
  7. Channappagoudra, M., Ramesh, K., & Manavendra, G. (2019). Comparative study of standard engine and modified engine with different piston bowl geometries operated with B20 fuel blend. Renew. Energy, 133, 216–232
  8. Darmawan, F. (2013). Proses Produksi Biodiesel Dari Minyak Jelantah Dengan Metode Pencucian Dry-Wash Sistem. JTM, 02(01), 80–87
  9. Febijanto, I., Ulfah, F., Kusrestuwardhani, S., & Trihadi, S. E. Y. (2022). A Review on used cooking oil as a sustainable biodiesel feedstock in Indonesia. IOP Publishing, 1–9
  10. Gui, M. ., Lee, K. ., & Bhatia, S. (2008). Feasibility of edible oil vs. Non-edible oil vs. waste edible oil as biodiesel feedstock. International Conference on Energy and Environment
  11. Hartono, R., Rusdi, Wijanarko, A., & Hermansyah, H. (2016). Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Dedak Padi Dengan Proses Katalis Homogen Secara Asam Dan Katalis Heterogen Secara Basa. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi
  12. Kartika, I. A., Yani, M., & Hermawan, D. (2011). Transesterifikasi In Situ Biji Jarak Pagar: Pengaruh Jenis Pereaksi, Kecepatan Pengadukan Dan Suhu Reaksi Terhadap Rendemen Dan Kualitas Biodiesel In Situ
  13. Kristiana, T., O’Connell, A., & Baldino, C. (2023). International Council On Clean Transportation
  14. Leung, D. ., Wu, X., & Leung, M. K. . (2010). A Review on Biodiesel Production using catalyzed Transesterification. Appl Energy , 87(4)
  15. Listiawati, A. P. (2007). Pengaruh kecepatan sentrifugasi terhadap karakteristik bidiesel jarak pagar (Jatropha curcas L.). Institut Pertanian Bogor
  16. Muchtadi, D. (2009). Pengantar Ilmu Gizi. CV. Alfabeta
  17. Omer, N. M. A., Ali, E. A., Mariod, A. A., & Mokhtar, M. (2015). Chemical reactions taken place during deepfat frying and their products: a review. SUST Journal of Natural and Medical Sciences, 16(1), 1–16
  18. Prayanto, D. S., & Salahudin, M. (2016). Pembuatan biodiesel dari minyak kelapa dengan katalis NaOH menggunakan gelombang mikro (microwave) secara kontinyu. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  19. Rachmawati, D. O., & Rachmawati, D. O. (2021). Physical Parameters of Used Cooking Oil Clearance Quality Based on Active Charcoal Temperature. Atlantis Press, 613, 40–46
  20. Rahardja, I. ., Sukarman, & Ramadhan, A. (2019). Analisis Kalori Biodiesel Crude Palm Oil (CPO) dengan Katalis Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS). . Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ja
  21. Riyanti, F. (2012). Pengaruh Variasi Konsentrasi Katalis KOH pada Pembuatan Metil Ester dari Minyak Biji Ketapang (Terminalia catappa Linn). Jurnal Penelitian Sains , 15(2)
  22. Sarofa, U., Winarti, S., & Rahayuningsih, N. (2020). Effect of Temulawak (curcuma zanthorrizha) Extracts Addition as Natural Antioxidant Against The Destruction of Palm Oil in Frying Process. Journal of Physics: Conference Series
  23. Sartika, A. (2015). Esterifikasi Minyak Goreng Bekas Dengan Katalis H2SO4 Dan Transesterifikasi Dengan Katalis CaO Dari Cangkang Kerang Darah: Variasi Kondisi Esterifikasi. JOM FMIPA , 2(1)
  24. Silalahi, R. L. ., Sari, D. ., & Dewi, I. A. (2017). Pengujian Free Fatty Acid (FFA) dan Colour untuk Mengendalikan Mutu Minyak Goreng Produksi PT. XYZ. Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri , 6(1), 41–50
  25. Singh, T., & Hashm, A. . (2021). Natural Oil-Based Polymer: A Sustainable Approach Toward Green Chemistry. Apple Academic Press
  26. Solikhah, M. . D., Barus, B. ., Karuana, F., Wimada, A. ., & Amri, K. (2020). Pedoman Penanganan Dan Penyimpanan Biodiesel Dan Campuran Biodiesel (B30). Direktorat Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan Dan Konversi Energi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral
  27. Sutanto, S., Rahman, R., & Abriana, A. (2016). Pengaruh Pengulangan Penggorengan terhadap Kandungan Asam Lemak Bebas dan Viskositas Minyak Hasil Penggorengan. Ecosystem, 16, 498–514
  28. Szybist, J. P., Taylor J. D, Taylor J. D, & Mc Cormick, R. L. (2005). Evaluation of formulation strategis to eliminate the biodiesel nox effect. Fuel Processing Technology , 86
  29. Triana, K. (2006). Pembuatan Bahan Bakar Biodiesel dari Minyak Jarak; Pengaruh Suhu dan Konsentrasi KOH pada Reaksi Transesterifikasi Berbasis Katalis Basa. Bioteknologi, 3(1), 20–26
  30. U.S. Department of Energy. (2016). Biodiesel Handling and Use Guide (Fifth Edition) (DOE/GO-102016-4875 ed.). Clean Cities Coalition Network
  31. Widyarini, P. (2022). Perbandingan Emisi Gas Rumah Kaca dari Produksi Biodiesel Berbahan Baku CPO dan UCO dengan Metode Life Cycle Analysis . Yayasan Transformasi Energi Asia
  32. Wirawan, S. ., Solikhah, M. ., Amri, K., Pratiwi, F., Romelan, W., Heryana, Y., Nitamiwati, N. ., Pamungkas, A., & Matheofani. (2023). Pedoman Umum Penanganan dan Penyimpanan Bahan Bakar Nabati dan Campurannya dengan Kandungan Maksimum 40% untuk Mesin Diesel. Direktorat Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan Dan Konversi Energi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-07-18 02:55:24

No citation recorded.