1Graduate School, Universitas Gadjah Mada, Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, 55284., Indonesia
2Department of Civil Engineering, Universitas Gadjah Mada, Jl. Yacaranda Sekip Unit IV, Bulaksumur, Caturtunggal, Depok, Sleman, D. I Yogyakarta 55281., Indonesia
3Department of Chemical Engineering, Universitas Gadjah Mada, Jl. Grafika No. 2, Kampus UGM,, Indonesia
4 Yogyakarta, 55284., Indonesia
5 Department of Civil Engineering, Universitas Gadjah Mada, Jl. Yacaranda Sekip Unit IV, Bulaksumur, Caturtunggal, Depok, Sleman, D. I Yogyakarta, 55281., Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL77856, author = {Fadhila Mawaddah and Muhammad Sulaiman and Agus Prasetya and Adhy Kurniawan}, title = {Dampak Lingkungan dari Proses Flushing Waduk Mrica terhadap Kualitas Air di Hilir Sungai Serayu, Jawa Tengah}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Dampak; Sedimentasi; Flushing Drawdown Culvert; Kualitas Air; Waduk Mrica}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sedimentasi di Waduk Mrica serta metode flushing sedimen melalui drawdown culvert (DDC). Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi dampak lingkungan flushing DDC terhadap kualitas air di wilayah hilir Sungai Serayu. Pendekatan studi kasus digunakan dengan mengintegrasikan metode deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Validitas data kuantitatif diperkuat melalui analisis statistik, sementara data diperoleh melalui studi dokumentasi dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai instansi terkait seperti PT. PLN Indonesia Power, Perum Jasa Tirta I, serta mitra lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Waduk Mrica mengalami akumulasi sedimen yang signifikan dari waktu ke waktu. Hal ini menjadikan metode flushing DDC sebagai upaya teknis yang penting, namun juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan terutama pada ekosistem Sungai Serayu bagian hilir. Proses flushing sedimen Waduk Mrica melalui DDC menyebabkan lonjakan TSS dan kekeruhan, namun dampaknya hilang dalam 1–2 jam dan semakin berkurang seiring jarak dari titik flushing. Parameter TDS tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Pemantauan kekeruhan di intake Kaliori menunjukkan bahwa tingginya kekeruhan tidak hanya disebabkan oleh flushing, tetapi juga dipengaruhi oleh erosi tebing sungai, musim hujan, serta kejadian banjir dan longsor.}, pages = {728--742} doi = {10.14710/jil.24.3.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/77856} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-08-12 00:28:54
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.