skip to main content

Analisis Pemilihan Lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) di Wilayah Kabupaten Lombok Barat

1Program Studi Teknik Lingkungan, Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram, Indonesia

2Ikatan Ahli Perencana Indonesia, Indonesia

3Program Studi Kesehatan Lingkungan, Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram, Indonesia

Received: 13 May 2026; Revised: 10 Sep 2026; Accepted: 19 Sep 2026; Available online: 29 Sep 2026; Published: 30 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Peningkatan timbulan sampah di Kabupaten Lombok Barat memerlukan penyediaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang didukung oleh pemilihan lokasi secara tepat agar memenuhi aspek teknis, lingkungan, dan operasional. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi TPST yang paling sesuai melalui integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis dilakukan dalam dua tahap, yaitu analisis kelayakan regional untuk mengidentifikasi kawasan yang memenuhi persyaratan dasar dan analisis kelayakan penyisih terhadap lokasi kandidat menggunakan pembobotan AHP berdasarkan penilaian lima orang pakar serta metode skoring mengacu pada SNI 03-3241-1994. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SIG berhasil mengidentifikasi kawasan yang layak untuk pengembangan TPST, sedangkan analisis kelayakan penyisih menghasilkan urutan prioritas lokasi kandidat berdasarkan tingkat kesesuaiannya. TPST Taman Ayu memperoleh skor tertinggi sebesar 266 sehingga direkomendasikan sebagai lokasi yang paling sesuai, sedangkan TPST Kediri memperoleh skor terendah sebesar 184. Integrasi SIG dan AHP menghasilkan proses pengambilan keputusan yang sistematis, objektif, dan transparan sehingga dapat mendukung Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menetapkan prioritas pembangunan TPST secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Data Analysis
Analisis Metode AHP - Pemilihan Lokasi TPST Lombok Barat
Subject
Type Data Analysis
  Download (341KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Analytical Hierarchy Process; Sistem Informasi Geografis; Tempat Pengolahan Sampah Terpadu; pemilihan lokasi; pengelolaan sampah

Article Metrics:

  1. Hablum, M. D., Perwira Mulia, A., & Hasibuan, G. C. R. (2024). Pemilihan lokasi TPA regional menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan GIS. Syntax Admiration, 5(10), 1234–1245
  2. Handayani, R., & Putra, A. (2022). Evaluasi kesesuaian tata ruang lokasi fasilitas persampahan perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 33(2), 145–156
  3. Juliao, C., Diaz, J., Bermúdez, Y., & Aldana, M. (2023). Integration of geoelectric and geochemical data using self-organizing maps (SOM) to characterize a landfill. arXiv. https://arxiv.org/abs/2309.09164
  4. Kurniawan, B., Aditya, M., & Ramadhan, S. (2019). Pengaruh tekstur tanah terhadap kesesuaian lahan TPA. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 21(1), 33–41
  5. Kurniawan, B., Aditya, M., & Ramadhan, S. (2019). Pengaruh aksesibilitas terhadap efisiensi operasional fasilitas pengelolaan sampah. Jurnal Teknik Lingkungan, 25(1), 41–50
  6. Lestari, S., Wijaya, A., & Utomo, P. (2020). Pengaruh jarak badan air terhadap risiko pencemaran TPST. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 9(2), 67–76
  7. Patria, A., Titu-Eki, A., & Daryono, M. R. (2025). New insights into active faulting in Sulawesi, Indonesia. Journal of Engineering and Technological Sciences, 58(1), 121–138. https://doi.org/10.5614/j.eng.technol.sci.2025.58.1.9
  8. Prasetyo, Y., Hani’ah, H., & Nugraha, A. L. (2019). Analisis kesesuaian lahan fasilitas publik berbasis sistem informasi geografis. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 7(3), 179–192
  9. Pratama, R., Handayani, Y., & Fadli, M. (2021). Kesesuaian lahan untuk TPA berbasis SIG. Jurnal Teknik Lingkungan, 27(1), 45–54
  10. Qu, Y., Perrin, M., Torabi, A., Abel, M., & Giese, M. (2023). GeoFault: A well-founded fault ontology for interoperability in geological modeling. arXiv. https://arxiv.org/abs/2302.07059
  11. Rahardyan, B., Matsuto, T., Kakuta, Y., & Tanaka, N. (2018). Public perception and participation in solid waste management in Indonesia. Jurnal Teknik Lingkungan, 24(2), 87–98
  12. Rahmawati, D., Hidayat, S., & Putra, L. (2020). Kajian geologi lingkungan dalam penentuan lokasi TPA. Jurnal Geosains Indonesia, 5(3), 211–220
  13. Rahmawati, D., Hidayat, S., & Putra, L. (2020). Peran zona penyangga vegetasi dalam mitigasi dampak TPST. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(3), 423–432
  14. Saaty, T. L. (2008). Decision making with the analytic hierarchy process. International Journal of Services Sciences, 1(1), 83–98
  15. Samadi, F., & Shamshiri, S. M. (2019). Numerical modeling for simulation of contaminant migration of leachate in soil media. arXiv. https://arxiv.org/abs/1905.02280
  16. Saragih, D. F. (2023). Pemilihan lokasi fasilitas persampahan berbasis SIG dan analisis multikriteria. Jurnal Teknologi Lingkungan, 24(1), 89–97
  17. Sari, R., & Nugroho, A. (2019). Analisis kemiringan lereng dalam pemilihan lokasi fasilitas persampahan. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 7(2), 101–112
  18. Wicaksono, A., & Handayani, W. (2022). Spatial multi-criteria analysis for solid waste facility planning. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 33(1), 45–58
  19. Wijaya, A., Putri, R., & Mahendra, T. (2021). Analisis risiko banjir pada fasilitas pengelolaan sampah. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 32(3), 215–226
  20. Yudhistira, A., Rudiarto, I., & Hidayat, A. (2020). Pendekatan multi-criteria decision analysis dalam perencanaan infrastruktur lingkungan. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 8(1), 1–14
  21. Yuliani, N., Prasetyo, E., & Mahendra, T. (2018). Konflik sosial dalam pembangunan fasilitas pengelolaan sampah perkotaan. Jurnal Sosioteknologi Lingkungan, 17(1), 55–64

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-09-30 17:12:48

No citation recorded.