Hubungan Kadar Midazolam Plasma Ibu Dan Bayi Dengan Kondisi Fisik Serta Waktu Persalinan Pada Pasien Sectio Caesaria Yang Mendapat Premedikasi Midazolam Intravena

*Eva Susana Putri - 
Uripno Budiono -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang, Indonesia
Heru Dwi Jatmiko -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang, Indonesia
Published: 1 Mar 2010.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Penelitian
Language: ID
Statistics: 812
Abstract

Latar belakang: Premedikasi midazolam rutin diberikan pada anestesi spinal karena sangat bermanfaat untuk memberikan efek sedasi, amnesia, menghilangkan kecemasan. Premedikasi midazolam untuk pasien section caesaria masih kontroversial karena ditakutkan terjadinya depresi napas neonatus. Hal ini karena informasi farmakologi transplasenta masih langka. Pada penelitian sebelumnya menyatakan dosis 0,02mg/kgbb iv aman bagi bayi. Penelitian ini bermaksud menambah informasi mengenai studi farmakokinetika yaitu menganalisis hubungan kadar midazolam plasma ibu dan bayi dengan kondisi fisik dan lamanya persalinan.

Tujuan: Membuktikan adanya hubungan kadar midazolam plasma ibu dan bayi dengan kondisi fisik serta waktu persalinan.

Metode: Ruang lingkup penelitian adalah Anestesiologi dan Farmakologi. Sample sebanyak 15 orang yang telah melalui kriteria inklusi dan eklusi Pasien diberi premedikasi midazolam dosis 0,02 mg/kgbb iv sesaat sebelum dilakukan anestesi spinal (± 2 menit). Setelah bayi lahir dipotong tali pusat, maka diambil arah vena maternal dan diambil sampel darah vena umbilikali Kadar midazolam plasma diukur menggunakan HPLC. Analisa statistik korelasi dengan pearson.

Hasil: Usia ibu mempunyai hubungan bermakna positif dengan kadar midazolam plasma ibu (r=0,932 ; =0,000) dan bayi (r=0,578 ; =0,024). Usia kehamilan mempunyai hubungan bermakna negatif dengan kadar midazolam plasma ibu (r= -0,648 ; = -0,009). Berat badan bayi mempunyai hubungan bermakna negatif dengan kadar midazolam plasma bayi (r= -0,954 ; =0,000). Waktu persalinan mempunyai hubungan bermakna negatif dengan kadar midazolam plasma ibu (r= - 0,760 ; =0,001) maupun bayi (r= -0,558 ; = -0,031).

Kesimpulan: Ada hubungan kadar midazolam plasma ibu dan bayi terhadap kondisi fisik serta waktu persalinan.

Keywords
midazolam; anestesi spinal; sectio caesaria

Article Metrics: