Perbandingan Kadar Laktat Antara Propofol-Fentanil dengan Isofluran-Fentanil Pada Operasi Kraniotomi Cedera Otak Sedang;

*Harsakti Rasyid -  Bagian Anestesiologi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Husni Tanra -  Bagian Anestesiologi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Syafruddin Gaus -  Bagian Anestesiologi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Ilhamjaya P -  Bagian Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Published: 1 Mar 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Penelitian
Language: ID
Full Text:
Statistics: 210 12
Abstract

Latar Belakang : Cedera otak menimbulkan gangguan beberapa sistem tubuh dan sering menyebabkan iskemia. Laktat terbentuk dari metabolisme anaerob glukosa otak akibat kurangnya oksigen.

Tujuan : Membandingkan kadar laktat antara propofol-fentanil dengan isofluran-fentanil pada operasi kraniotomi cedera kepala sedang.

Metode : Dilakukan penelitian eksperimental secara acak tersamar tunggal terhadap 42 pasien yang menjalani prosedur kraniotomi cedera kepala sedang. Subyek penelitian dibagi dalam dua kelompok, kelompok pertama mendapat pemeliharaan anestesi propofol 6 mg/kgBB/jam dan fentanil 1 mcg/kgBB/jam (n=21), sementara kelompok kedua mendapat pemeliharaan isofluran 1 vol% dan fentanil 1 mcg/kgBB/jam (n=21). Dilakukan pemeriksaan kadar laktat vena pra bedah, setelah intubasi, setelah kraniotomi, dan setelah ekstubasi. Data diuji berdasarkan Shapiro Wilk, bila distribusi data normal diuji dengan independent T test dan bila distribusi tidak normal dilakukan transformasi data dengan fungsi log. Tingkat kepercayaan 95% dengan kemaknaan p<0,05.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan kadar laktat pada pemeliharaan anestesi propofol 6 mg/kgBB/jam dan fentanil 1 mcg/kgBB/jam lebih rendah setelah intubasi, setelah kraniotomi, dan setelah ekstubasi dan secara statistik bermakna (p<0,05) dsbanding pemeliharaan isofluran 1 vol% dan fentanil 1 mcg/kgBB/jam.

Kesimpulan : Kadar laktat pada operasi kraniotomi cedera otak sedang dengan pemeliharaan anestesi propofol-fentanil lebih rendah dibanding kadar laktat  dengan pemeliharaan anestesi isofluran-fentanil. Propofol dan fentanil dapat dijadikan pemeliharaan anestesi bedah saraf traumatik.

Keywords
laktat; propofol; isofluran; kraniotomi; cedera otak sedang

Article Metrics:

  1. Adhimarta W, Islam A. Inflamation Process and Glukoneogenesis Process at Severe Head Injury. Indones. J Med Sci. 2009;1:368–79
  2. Bisri T. Penanganan Neuroanestesia dan Critical Care: Cedera Otak Traumatik. Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran; 2012. p.20-5
  3. Kass IS, Cotrell JE. Brain Metabolism, the Pathophysiology of Brain Injury, and Potensial Beneficial Agents and Techniques. In: Cottrell JE, Young WL, eds. Cottrell and Young`s neuroanesthesia. 5th ed. Philadelphia: Mosby Elsevier; 2010. p. 1–13
  4. Widodo D, Islam AA, Bahar B. Dinamika Kadar Glukosa, Laktat dan Glial Fibrillary Acidic Protein (GFAP) Serum Sebagai Prediktor Luaran Cedera Otak Tertutup [Tesis]. Universitas Hasanuddin. Makassar; 2010
  5. Makoroff KL, Cecil KM, Care M, Ball WS. Elevated lactate as an early marker of brain injury in inflicted traumatic brain injury. Pediatr. Radiol. 2005; 35(7):668–76
  6. Arifin MZ, Widhiatmo AO. Arterial Lactate Levels of the Patients with Mild, Moderate, and Severe Head Injuries at Hasan Sadikin Hospital in Bandung. JKM. 2011;10(2):126–32
  7. Engelhard K, Werner C. Inhalational or intravenous anesthetics for craniotomies? Pro inhalational. Curr. Opin. Anaesthesiol. 2006;19(5):504–8
  8. Bayona NA, Gelb AW, Jiang Z, Wilson JX, Urquhart BL, Cechetto DF. Propofol neuroprotection in cerebral ischemia and its effects on low-molecular-weight antioxidants and skilled motor tasks. Anesthesiology 2004;100(5):1151–9
  9. Cok OY, Ozkose Z, Pasaoglu H, Yardim S. Glucose response during craniotomy: propofol-remifentanil versus isoflurane-remifentanil. Minerva Anestesiol. 2011; 77 (12):1141–8
  10. Meierhans R, Brandi G, Fasshauer M, Sommerfeeld J, Schupbach R, Bechir M. Arterial Lactate above 2 mM is Associated with Increased Brain Lactate and Decreased Brain Glucose in Patients with Severe Traumatic Brain Injury. Minerva Anestesiol. 2012;78:85–93
  11. Matta BF, Mayberg TS, Lam AM. Direct cerebrovasodilatory effects of halothane, isoflurane, and desflurane during propofol-induced isoelectric electroencephalogram in humans. Anesthesiology 1995; 83(5):980–5; discussion 27A