Manajemen Anestesi Operasi Total Tiroidektomi Menggunakan Target Controlled Infusion (TCI) Propofol dan Blok Pleksus Servikal Superfisial pada Pasien Karsinoma Tiroid dengan Metastasis Paru

*Dedy Fachrian -  Bagian Anestesi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang, Indonesia
Widya Istanto -  Bagian Anestesi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang, Indonesia
Mohamad Sofyan Harahap -  Bagian Anestesi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang, Indonesia
Received: 16 Sep 2015; Published: 17 Jan 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Laporan Kasus
Language: ID
Full Text:
Statistics: 1745 573
Abstract

Latar Belakang : Keganasan pada tiroid jarang terjadi, namun kanker tiroid merupakan keganasan endokrin yang paling sering terjadi. Kanker paru-paru muncul ketika terjadi mutasi genetik pada sel normal dalam paru-paru yang dapatbermetastasis ke seluruh tubuh atau juga dapat diakibatkan metastasis dari tempat lain, seperti payudara, tiroid, atau usus besar. Keganasan tiroid menimbulkan beberapa tantangan dalam tindakan anestesi yaitu kemungkinan kesulitan dalam pengelolaan jalan nafas dan kemungkinan terjadinya badai tiroid.Adanya massa pada paru menjadikan pengelolaan anestesi pada pasien ini menjadi lebih kompleks.

Kasus : Wanita usia 36 tahun dengan karsinoma tiroid metastasis paru direncanakan tindakan total tiroidektomi. Dari pemeriksaan pra operasi didapatkan keluhan benjolan pada leher kanan sebesar bola bekel. Pasien berada dalam Kondisi eutiroid secara klinis dan laboratoris. Dari foto dada didapatkan massa dengan opasitas bentuk bulat, batas relatif tegas dengan kalsifikasi di tepinya pada hemithoraks kiri.

Manajemen anestesi diawali dengan midazolam 2 mg sebagai premedikasi dilanjutkan dengan TCI Propofol target plasma 6 mcg/ml, Fentanyl 100 mcg dan Rocuronium 30 mg untuk induksi kemudian pasien diintubasi tanpa gejolak hemodinamik. Setelah itu, dilakukan blok pleksus servikal superfisial dengan bupivacaine konsentrasi 0,25% volume 10 cc di setiap sisi leher.Untukrumatantarget plasma TCI diturunkan menjadi 4 mcg/ml dan rocuronium intermiten.

Ventilator dengan setting Pressure Cycle untuk menghindari hiperinflasi paru dengan O2 dan Air dengan perbandingan 1:1 tanpa menggunakan N2O dan Agen Anestesi Volatile. Operasi berlangsung selama 4 jam dengan hemodinamik stabil.

Pada akhir operasi TCI Propofol diturunkan secara bertahap dan pasien diekstubasi setelah pernapasan spontan adekuat kemudian pasien kembali ke ruang perawatan.

Ringkasan : Penggunaan kombinasi anestesi umum dengan intubasi menggunakan TCI Propofol dan blok servikalis superfisial dapat menjadi teknik anestesi pilihan pada kasus struma disertai tumor paru. Analgesi melalui blok pleksus servikal superfisial terbukti cukup memuaskan selama operasi.

Keywords
karsinoma tiroid; TCI propofol; blok pleksus servikal superfisial

Article Metrics:

  1. Harahap Wirsma Arif. Keganasan Pada Kelenjar Tiroid. Dalam: Suplemen Majalah Kedokteran Andalas. 2010. P. 34
  2. Harvey Simon. Non-small cell lung cancer. 2013.avaible from URL: http://umm.edu/health/medical/reports/articles/nonsmall-cell-lung-cancer
  3. Farling Peter. Thyroid Disease. In: Hall George, Hunter Jennifer, Cooper Mark. Core Topics in Endocrinology in Anesthesia and Critical Care. New York: Cambridge University Press; 2010. P. 17-9
  4. Singer Emily, Sikka Pankaj. Thyroid Disorders. In: Vavanti Charles, Sikka Pankaj, Urman Richard, Dershwitz Mark, Segal Scott. Essantial Clinical Anesthesia. New York: Cambridge University Press; 2010. P. 662
  5. Zafirova Zdravka, Tung Avery. The Difficult Airway: Definitions and Algorithms. In: Glick David B, Cooper Richard M, Ovassapian Andranik. The Difficult Airway An Atlas of Tools and Techniques for Clinical Management. New York: Springer; 2013. P. 1-3
  6. Anesthesia for Patients with Endocrine Disease. In: Butterworth John, Mackey David, Wasnick John. In: Morgan and Mikhail’s Clinical Anesthesiology. United States: Mc Graw Hil Education; 2013. P.734
  7. Ross Nicki, McCormick Bruce. Thoracic Surgery. In: Allman Keith, Wilson Ian. Oxford Handbook of Anaesthesia. New York: Oxford University Press; 2011. P.367
  8. Ruzzeh Sharif, Kurup Viji. Respiratory Disease In:Hines roberta, Marschall Katherine. Stoelting’s Anesthesia dan Co-Existing Disease. Philadelphia: Elsevier Saunders; 2012. P.209
  9. Adhrie Sugiarto. Panduan Praktis Total Intravenous Anesthesia dan Target Controlled Infusion. PP PERDATIN; 2012. P.33-5
  10. MukhopadhyaySandip,NiyogiMausumi, DuttaManotosh, Ray Ritam, Gayen Ganesh Chandra, MukherjeMonoj, et all. Bilateral superficial cervical plexus block with or without low-dose intravenous ketamine analgesia: effective, simple, safe, and cheap alternative to conventional general anesthesia for selected neck surgeries. Local and Regional Anesthesia 2012:5 1–7
  11. G. Andrieu, H. Amrouni, E. Robin, B. Carnaille, J. M. Wattier, F. Pattou,et all. Analgesic efficacy of bilateral superficial cervical plexus block administered before thyroid surgery under general anaesthesia. Br J Anaesth. 2007: 1-6