Pelayanan Fiskus, Pelayanan Perpajakan dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kabupaten Semarang

*Andi Wijayanto -  Departemen Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 22 Sep 2018.
Open Access Copyright 2019 JURNAL ADMINISTRASI BISNIS
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 155 163
Abstract

This study was conducted to analyze the performance of the service of tax authorities, Taxation Services and Tax Compliance of taxpayers and the influence tax authorities Services and Taxation Services to the personal taxpayer compliance in Semarang District. The study using a survey research approach. The population in this study were all individual taxpayers in the district of Semarang. Sampling method using judgment sampling with a sample of 100 taxpayers. Methods of data collection using questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis using multiple linear regression analysis. The study concluded that: (a) variable of tax authorities service had no significant effect on the variable Taxpayer Compliance; (b) Taxation Services has positive and significant effect on Taxpayer Compliance; (c) variable service of tax authorities and Taxation Services simultaneously have significant effect on Taxpayer Compliance. The research suggestions: (a) taxation socialization should be increased so that all taxpayers know that they have choices and ease to report SPT; (b) Tax Officer must more Proactive and communicative to the taxpayers; (c) rewards and punishments apply to the taxpayer in accordance with the legislation in force; (d) variable service of tax authorities and Taxation Service has simultaneously contributed influences on taxpayer compliance is relatively small at only 16.7 percent. It is therefore recommended for future studies to examine several other factors, such as the understanding of the self-assessment system, education level, income level, tax penalties, or because of attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kinerja Pelayanan Fiskus, Pelayanan Perpajakan dan Kepatuhan Wajib Pajak serta pengaruh Pelayanan Fiskus dan Pelayanan Perpajakan Wajib Pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WP Orang Pribadi (OP) di Kabupaten Semarang. Metode penarikan sampel dilakukan dengan teknik judgement Sampling dengan jumlah sampel 100 WP. Metode pengumpulan data menggunakan Kuesioner, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian menyimpulkan bahwa: (a) Pelayanan Fiskus tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepatuhan WP; (b) Pelayanan Perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kepatuhan WP; (c) Variabel Pelayanan Fiskus dan Pelayanan Perpajakan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan WP. Saran-saran penelitian: (a) Sosialisasi media penyampaian SPT dan penyuluhan perpajakan harus ditingkatkan agar semua WP mengetahui bahwa mereka memiliki pilihan-pilihan dan kemudahan dalam menyampaikan SPT; (b) Petugas Pajak harus Lebih Proaktif dan Komunikatif kepada para WP; (c) menerapkan reward dan punishment kepada WP sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; (d) Variabel Pelayanan Fiskus dan Pelayanan Perpajakan secara simultan memiliki kontribusi pengaruh terhadap kepatuhan WP yang terbilang kecil yaitu hanya 16,7 persen. Oleh karena itu bagi penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti beberapa faktor lain, misalnya adalah pemahaman terhadap sistem self assessment, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, sanksi perpajakan, atau karena faktor sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan.
Keywords
Tax authorities Services; Taxation Services; taxpayer compliance

Article Metrics: