PENGARUH PERUBAHAN KOMPONEN ARUS KAS DAN EARNINGS PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi Pada Perusahaan yang Tergabung Dalam Kelompok Indeks LQ45 Periode 2007 – 2009)

*David Bertoni Giantoro -  Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 83 4064
Abstract

Syarat utama yang diinginkan para investor untuk bersedia melakukan investasi melalui pasar modal adalah perasaan aman akan investasi dan tingkat return yang akan diperoleh dari investasi tersebut. Perasaan aman ini diantaranya  diperoleh  karena para investor memperoleh informasi yang jelas dan tepat waktu sebagai dasar dalam pengambilan keputusan investasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh “komponen arus kas dan earnings per share terhadap return saham pada perusahaan guna memberikan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan tergabung dalam kelompok indeks LQ45 periode tahun 2007 – 2009 sebanyak 60 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang diambil dalam penelitian  ini sebanyak 17 perusahaan dalam 3 tahun. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS.

Hasil pengujian secara simultan menunjukkan semua variabel berpengaruh terhadap return saham dengan  nilai signifikan 0,004.  Hasil pengujian  secara parsial menunjukkan variabel “arus kas operasi dan “earning per share signifikan terhadap return saham dengan signifikansi masing-masing 0,008 dan 0,034 karena nilai signifikan lebih kecil dari tingkat signifikansi sebesar 0,05. “Arus kas investasi dan “arus kas pendanaan  tidak signifikan terhadap return saham dengan nilai signifikansi masing- masing 0,621 dan 0,540 karena nilai signifikan lebih besar dari tingkat signifikansi sebesar 0,05.

Koefisien determinasi sebesar 22% menunjukkan kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependennya dan sisanya sebesar 78% tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini. Sehingga masih memberi ruang untuk penelitian mendatang  untuk menambahkan  variabel-variabel lain.

Keywords
“Arus kas Operasi, “Arus Kas Investasi, “Arus Kas Pendanaan, “Earning Per Share, Return Saham

Article Metrics: