POSTUR KERJA DAN RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEKERJA PASIRAN

*Denny Nurkertamanda -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 3 Oct 2017; Published: 3 Oct 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Case Studies
Language: ID
Full Text:
Statistics: 941 758
Abstract

Salah satu pekerjaan angkat angkut adalah pekerjaan menurunkan pasir dari atas truk. Dalam bekerja, pekerja menggunakan alat bantu berupa enggrong yang merupakan sekop dengan gagang pendek. Akibat penggunaan enggrong, pekerja bekerja dengan postur tubuh membungkuk. Postur kerja ini menimbulkan potensi low back pain pada pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 9 partisipan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui potensi risiko low back pain berdasarkan sudut kemiringan trunk ketika pekerja bekerja menurunkan pasir dengan enggrong. Sudut kemiringan trunk yang diprediksi meliputi: 1) sudut kemiringan trunk flexion, 2) sudut kemiringan trunk bending, dan 3) sudut kemiringan trunk twisting. Data postur kerja diambil dengan menggunakan kamera 3D Microsoft KinectTM dan dianalisis dengan menggunakan software Siemen Jack metode 3D Static Strength Prediction Program (3DSSPP) untuk memprediksi sudut kemiringan trunk. Hasil analisis dari ke-6 postur kerja menunjukkan postur-postur kerja yang sering dilakukan pekerja mempunyai rerata sudut kemiringan trunk flexion sebesar 61,10 ± 10,090, sudut kemiringan trunk bending sebesar 19,80 ± 6,740 dan sudut kemiringan trunk twisting sebesar 20,00 ± 9,030. Rerata sudut kemiringan trunk flexion yang mencapai 87,28 %  dari sudut kemiringan maksimal merupakan penyebab utama risiko low back pain. Sehingga dapat disimpulkan potensi terjadinya low back pain pada pekerja pasiran dapat terjadi. Perlu intervensi ergonomi untuk mencegah dan mengurangi potensi risiko terjadi low back pain pada pekerja pasiran.

 

Abstract

One of the manual matrial handling jobs is the derivative work from the top of the truck. In working the workers use a tool that enggrong which is a short-handed shovel. Due to the use of employee enggrong work with stooped posture. This work posture raises the potential for low back pain in workers. This study is a cross sectional study with a sample of 9 participants. The purpose of research is to find potential risks of low back pain based on angle trunk when workers work sent down the sand by enggrong. Angle trunk which is predicted covering: 1 angle trunk flexion, 2) angle trunk bending, and 3) angle trunk twisting. Work posture data was taken using Microsoft KinectTM 3D camera and analyzed by using Siemen Jack 3D Static Strength Prediction Program (3DSSPP) software to predict angle trunk. The result of the analysis of the 6 work postures showed that worker's frequently employed posture had the average angle trunk flexion of 61.10 ± 10.090, angle trunk bending of 19.80 ± 6.740 and angle trunk twisting of 20.00 ± 9.030. The average angle trunk flexion at 87.28% of maximal angle is a major cause risk low back pain. So that it can be summed up the potential for low back pain on sand workers. Intervention ergonomics need to prevent and reduce potential risks happened low back pain on sand workers.

Keywords
3DSSPP; low back pain; manual angkat angkut; sudut kemiringan trunk

Article Metrics: