skip to main content

IMPLEMENTASI SISTEM CERDAS PADA AUTOMATED TOOL CHANGER (ATC) BERDASARKAN ANALISIS GAYA POTONG DAN GAYA MAKAN

*Susilo Adi Widyanto  -  Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Penerapan sistem otomasi dalam suatu proses produksi telah berhasil meningkatkan kualitas produk, menekan ongkos produksi dan meningkatkan keamanan dalam pelaksanaan proses. Dalam bidang proses pemesinan, pengembangan kemampuan mesin perkakas terus dilakukan antara lain dengan menerapkan sistem cerdas yang secara aktif dapat mengoreksi jalannya proses pemotongan. Paper ini membahas pengotomasian proses pergantian pahat beradasarkan analisis gaya potong dan gaya makan. Gaya potong dan gaya makan aktual diukur secara simultan dengan proses pemotongan dan hasilnya dibandingkan dengan suatu data referensi yang tersimpan dalam sistem database. Nilai spesifik yang ditunjukkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi perubahan parameter proses yang terjadi termasuk terjadinya keausan pahat. Data hasil indentifikasi digunakan sebagai perintah eksekusi bagi sistem mekanik ATC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi proses identifikasi ditentukan oleh nilai R2 (koefisien determinan) yang berarti dibutuhkan sistem pengukuran gaya potong dan gaya makan yang presisi.

Kata kunci: ATC, gaya potong, gaya makan, nilai korelasi, sistem cerdas

 

 

Application of automation systems in a production process has been successful in increasing product quality, costs and enhance security in the implementation process. In the field of machining processes, machine tool development capabilities continue to be made, among others, by applying intelligent systems that can actively correct the course of the cutting process. This paper discusses the automation process of changing the style of carving beradasarkan analysis pieces and eating style. Style actual pieces and eating style was measured simultaneously with the cutting process and the results compared with a reference data stored in a database system. Specific values ​​shown can be used to identify changes in process parameters including the occurrence of wear and tear that occurs chisel. The identification data is used as a command execution for the mechanical system ATC. The results showed that the accuracy of the identification process is determined by the value of R2 (coefficient determinant) which means the system needs cutting force measurements and precise style of eating.

Keywords: ATC, cut style, style dining, value of correlation, intelligent systems
Fulltext View|Download

Article Metrics:

Article Info
Section: Case Studies
Language : EN

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.