BibTex Citation Data :
@article{J@TI75709, author = {Avesena Ma`ruf and Ferida Yuamita and Cep Muladi}, title = {PENGARUH PELATIHAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP TINGKAT KEWASPADAAN PEKERJA TAMBANG BAUKSIT}, journal = {J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri}, volume = {21}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {keselamatan pertambangan; pelatihan K3; tingkat pengetahuan; kewaspadaan pekerja; regresi linier berganda}, abstract = { PT. X mengalami permasalahan tingginya angka insiden dan near miss pada kendaraan tambang yang disebabkan oleh pengawasan yang kurang ketat, perilaku tidak aman, dan kondisi tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan tingkat pengetahuan keselamatan pertambangan terhadap tingkat kewaspadaan pekerja tambang bauksit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner pada 177 responden yang diperoleh dengan rumus Slovin. Teknik analisis data menggunakan perhitungan tingkat kewaspadaan dengan metode QUASA, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan model persamaan regresi Y = 34,510 + 1,751X₁ + 0,512X₂ dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,614 dan R² sebesar 0,371 atau 37,1% yang menunjukkan besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji ANOVA menghasilkan F hitung sebesar 56,414 yang lebih besar dari F tabel 3,04 dengan nilai signifikansi 0,00 yang lebih kecil dari alpha 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan K3 dan tingkat pengetahuan K3 secara simultan berpengaruh secara linier dan signifikan terhadap tingkat kewaspadaan pekerja tambang bauksit di Kalimantan Barat. Persamaan regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan frekuensi pelatihan K3 dan tingkat pengetahuan K3 akan meningkatkan tingkat kewaspadaan pekerja tambang. Abstract [Effect Of Training And Level Of Knowledge Of Occupational Safety And Health On The Level Of Awareness Of Bauxite Miners] PT. X experienced problems with high incident and near miss rates in mining vehicles caused by lax supervision, unsafe behavior, and unsafe conditions. This study aims to determine the effect of training and the level of mining safety knowledge on the alertness level of bauxite miners. This study used a quantitative method with data collection techniques through observation, interviews, and questionnaires on 177 respondents obtained using the Slovin formula. Data analysis techniques used vigilance level calculations using the QUASA method, validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression tests. The results of the study show a regression equation model of Y = 34.510 + 1.751X₁ + 0.512X₂ with a correlation coefficient (R) value of 0.614 and R² of 0.371 or 37.1%, which shows the magnitude of the influence of independent variables on dependent variables. The ANOVA test produced an F count of 56.414, which is greater than the F table of 3.04 with a significance value of 0.00, which is less than alpha 0.05. These results prove that OHS training and OHS knowledge levels simultaneously have a linear and significant effect on the alertness level of bauxite miners in West Kalimantan. The regression equation shows that every increase in the frequency of OHS training and the level of OHS knowledge will increase the level of awareness of mine workers. Keywords: mining safety; OHS training; knowledge level; worker awareness; multiple linear regression }, issn = {2502-1516}, pages = {11--16} doi = {10.14710/jati.1.1.11-16}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti/article/view/75709} }
Refworks Citation Data :
PT. X mengalami permasalahan tingginya angka insiden dan near miss pada kendaraan tambang yang disebabkan oleh pengawasan yang kurang ketat, perilaku tidak aman, dan kondisi tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan tingkat pengetahuan keselamatan pertambangan terhadap tingkat kewaspadaan pekerja tambang bauksit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner pada 177 responden yang diperoleh dengan rumus Slovin. Teknik analisis data menggunakan perhitungan tingkat kewaspadaan dengan metode QUASA, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan model persamaan regresi Y = 34,510 + 1,751X₁ + 0,512X₂ dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,614 dan R² sebesar 0,371 atau 37,1% yang menunjukkan besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji ANOVA menghasilkan F hitung sebesar 56,414 yang lebih besar dari F tabel 3,04 dengan nilai signifikansi 0,00 yang lebih kecil dari alpha 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan K3 dan tingkat pengetahuan K3 secara simultan berpengaruh secara linier dan signifikan terhadap tingkat kewaspadaan pekerja tambang bauksit di Kalimantan Barat. Persamaan regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan frekuensi pelatihan K3 dan tingkat pengetahuan K3 akan meningkatkan tingkat kewaspadaan pekerja tambang.
Abstract
[Effect Of Training And Level Of Knowledge Of Occupational Safety And Health On The Level Of Awareness Of Bauxite Miners] PT. X experienced problems with high incident and near miss rates in mining vehicles caused by lax supervision, unsafe behavior, and unsafe conditions. This study aims to determine the effect of training and the level of mining safety knowledge on the alertness level of bauxite miners. This study used a quantitative method with data collection techniques through observation, interviews, and questionnaires on 177 respondents obtained using the Slovin formula. Data analysis techniques used vigilance level calculations using the QUASA method, validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression tests. The results of the study show a regression equation model of Y = 34.510 + 1.751X₁ + 0.512X₂ with a correlation coefficient (R) value of 0.614 and R² of 0.371 or 37.1%, which shows the magnitude of the influence of independent variables on dependent variables. The ANOVA test produced an F count of 56.414, which is greater than the F table of 3.04 with a significance value of 0.00, which is less than alpha 0.05. These results prove that OHS training and OHS knowledge levels simultaneously have a linear and significant effect on the alertness level of bauxite miners in West Kalimantan. The regression equation shows that every increase in the frequency of OHS training and the level of OHS knowledge will increase the level of awareness of mine workers.
Keywords: mining safety; OHS training; knowledge level; worker awareness; multiple linear regression
Article Metrics:
Last update:
Penulis yang mempublikasikan artikel pada jurnal J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
View statistics of J@ti Undip:
Articles in J@ti Undip are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License