PRIORITAS PENENTUAN LOKASI WADUK PADA DAS CILIWUNG UNTUK PENGENDALIAN BANJIR JAKARTA

*Rommy Martdianto  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University, Indonesia
Trihono Kadri  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University, Indonesia
Published: 15 Feb 2013.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Wilayah Jakarta merupakan wilayah yang sulit terlepas dari banjir. Berbagai upaya pengendalian banjir telah diupayakan semenjak zaman Pemerintah Kolonial Belanda hingga saat ini, namun permasalahan banjir yang ditimbulkan juga semakin kompleks, dengan dimensi ilmu pengetahuan yang semakin luas. Salah satu penyebab terjadinya banjir Jakarta karena aliran permukaan dari hulu DAS Ciliwung yang lebih besar dari kapasitas aliran sungai/ saluran drainase. Berbagai usulan dan upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah banjir Jakarta, salah usulan ialah dengan membangun waduk di hulu DAS Ciliwung. Waduk tersebut yang dapat berfungsi sebagai tampungan dan regulasi air limpasan dari hulu DAS Ciliwung dan juga untuk dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat. Pembangunan waduk relatif mahal dan membutuhkan pembebasan lahan, sehingga penentuan alternatif lokasi waduk harus melalui kriteria yang tepat. Pemilihan alternative tersebut dilakukan berdasarkan potensi cekungan alami, dan rencana peruntukan lahan berdasarkan kebijakan pemerintah pada rencana lokasi waduk. Aplikasi metoda analisis multikriteria PAH (Proses Analisis Hirarki atau AHP) yang dapat menentukan solusi optimum suatu permasalahan dengan tinjauan multikriteria yang memiliki variabel bersifat kuantitatif dengan tujuan menentukan metoda penanggulangan banjir dengan waduk optimum pada DAS Ciliwung.

Kata kunci : Pengendalian banjir, waduk, AHP.

ABSTRACT

Jakarta is a region that is difficult regardless of the flood. Various flood control efforts have been attempted since the Dutch era to the present, but also caused flooding problems become more complex, with dimensions wider science.One of the causes of flooding in Jakarta due to runoff from the upper watershed Ciliwung greater than the capacity of the river / canal drainage. Various proposals and attempts have been made to overcome the problem of flooding in Jakarta, one proposal is to build a dam in the upper Ciliwung. The reservoir, which could serve as a catchment and water runoff from the upstream regulatory Ciliwung and also to be used for the benefit of society. Construction of dams are relatively expensive and require land acquisition, so the determination of alternative dam site must go through the appropriate criteria. The selection was based on the potential of alternative natural basins, and land use plans based on government policy on the planned location of the reservoir. Application PAH multicriteria analysis method (Analysis Hierarchy Process or AHP) to determine the optimum solution of a problem with a review of multicriteria who have quantitative variables in order to determine the method of flood control reservoirs in the watershed Ciliwung optimum.

Keywords: flood control, reservoirs, AHP.

Article Metrics:

Last update: 2021-03-02 14:09:24

No citation recorded.

Last update: 2021-03-02 14:09:25

  1. The importance of integrated solutions to flooding and water quality problems in the tropical megacity of Jakarta

    Costa D.. Sustainable Cities and Society, 20 , 2016. doi: 10.1016/j.scs.2015.09.009