Analysis Of Sustainable Health Development In Indonesia (Sustainable Development Goal's)

Mochammad Iqbal Fadhlurrohman orcid  -  University of Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
*Eko Priyo Purnomo orcid  -  University of Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
Ajree Ducol Malawani orcid  -  University of Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
Received: 10 May 2020; Revised: 28 Jul 2020; Accepted: 29 Jul 2020; Published: 1 Oct 2020; Available online: 8 Sep 2020.
DOI: https://doi.org/10.14710/jkli.19.2.133-143 View
Copyright Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (813KB)    Indexing metadata
Open Access Copyright 2020 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Pengembangan kesehatan berkelanjutan adalah proses untuk memberikan hak atas kehidupan yang sehat yang harus diperoleh oleh masyarakat yang berguna untuk memperoleh kesejahteraan bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan yang sehat. Konsep pendekatan dalam upaya menangani kesehatan populasi mengalami banyak perubahan sejalan dengan pemahaman dan pengetahuan kita tentang bagaimana masyarakat hidup dan menghormati bahwa kesehatan adalah "Sumber Daya Manusia" yang bernilai sangat besar. Dan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana faktor yang mempangaruhi dalam melakukan pembangunan kesehatan berkelanjutan.

Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu melihat hasil penelitian sebelumnya dan selanjutnya dikembangkan kembali. Teknik pengumpulan data studi literatur ini dari beberapa buku, surat kabar, jurnal, catatan, undang-undang dan media informasi lainnya yang relevan dengan masalah yang diteliti dan observasi, termasuk observasi langsung baik pada subjek yang diteliti maupun wawancara.

Hasil: Pemerintah belum mampu menangani masalah yang akan dihadapi terkait kesehatan karena dalam penanganan pemerintah yang masih kurang dikarena banyak kekurangan seperti alat kesehatan dan juga peraturan/regulasi terkait pembangunan kesehatan berkelanjutan yang belum dapat dikatakan efisien pada pertumbuhan kesehatan atau pembangunan kesehatan yang merupakan tujuan pembangunan berkelanjutan atauSubtanable Development Goal’s(SDG’s).

Kesimpulan: Peran dari pemerintah dari tahun ke tahun belum dapat bisa melihat adanya kemajuan dalam mengatasi masalah yang harus diantisipasi sebelum masalah terjadi baik dalam kematian ibu, kekurangan gizi untuk anak-anak dan wanita hamil, dan lain-lain. Yang dimana diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan dari kesehatan.

 

ABSTRACT

Title: Analysis of Sustainable Health Development in Indonesia (Sustainable Development Goal's).

Background: Sustainable health development is a process to provide the right to a healthy life that must be obtained by the community that is useful for obtaining welfare for the community in running a healthy life. The concept of approach in the effort to handle the health of the population underwent many changes in line with our understanding and knowledge of how a society lives and respects that health is a "Human Capital" of enormous value.

Method: The research method used is a descriptive study that is looking at the results of previous studies and further developed again. This literature study data collection technique from several books, newspapers, journals, notes, laws and other information media that are relevant to the problem under study and observation, including direct observation both on the subject under study and interview.

Results: The government has not been able to handle the problems that will be faced related to health because in managing the government which is still lacking due to many deficiencies such as medical devices and also regulations/regulations related to sustainable health development that cannot be said to be efficient in health growth or health development which is a goal of sustainable development or Sustainable Development Goal's (SDG's).

Conclusion: The role of government from year to year has not been able to see any progress in overcoming problems that must be anticipated before problems occur both in maternal deaths, malnutrition for children and pregnant women, and others. Which is expected to provide solutions to problems from health.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Sustainable Health Development; Determinants; Health Development Efforts

Article Metrics:

  1. Nurhidayah, Hidayati N. Revitalisasi Posyandu melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan MKK. MKK. 2019;2(2):145–57. doi: 10.24198/mkk.v2i2.22703
  2. Walpole, Barna, Richardson R. Sustainable healthcare education: integrating planetary health into clinical education. Lancet Planet Heal. 2019;3(1):e6–7. doi: 10.1016/S2542-5196(18)30246-8
  3. Gumilar, Raharjo, Apsari W. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Dan Kesehatan Anak Balita (Kasus Pada Csr Pt. Pertamina Tbbm Bandung Group). Share Soc Work J. 2019;8(2):225. doi: 10.24198/share.v8i2.19416
  4. Suarsih, Sunjaya, Setiawati, Wiwaha, Herawati R. Analisis Kebijakan Dana Desa Untuk Pembangunan Kesehatan Di Kabupaten Malinau Dengan Pendekatan Segitiga Kebijakan. J Sist Kesehat. 2017;2(4):211–7. doi: 10.24198/jsk.v2i4.12500
  5. Purnomo. The stakeholders’ analysis and development indicator of sustainability on the community project. Available SSRN 1818584. 2011;1–19
  6. Nurjazuli N, Dangiran HL, Bari’ah AA. Analisis Spasial Kejadian Filariasi di Kabupaten Demak Jawa Tengah. J Kesehat Lingkung Indones. 2018;17(1):46. doi: 10.14710/jkli.17.1.46-51
  7. Kieny, Bekedam, Dovlo, Fitzgerald, Habicht, Harrison, Kluge, Lin, Menabde, Mirza, Travisk S. Strengthening health systems for universal health coverage and sustainable development. Bull World Health Organ. 2017;95(7):537–9
  8. Carryer A. Nurse practitioners as a solution to transformative and sustainable health services in primary health care: A qualitative exploratory study. Collegian. 2017;24(6):525–31. doi: 10.1016/j.colegn.2016.12.001
  9. Lestari, Sugiharti S. Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Dalam Pelayanan Kesehatan Ibu Di Tujuh Kabupaten / Kota Di Indonesia Health Insurance Utilization on Maternal Health Services in Seven Districts of Indonesia. J Ekol Kesehat. 2019;18(2):111–21. doi: 10.22435/jek.18.2.2160.111-121
  10. World Health Organization. Global report on urban health: equitable, healthier cities for sustainable development. 2016;
  11. Nasirin C. Penguatan peran petugas kesehatan: implementasi kelembagaan daerah dalam meningkatkan kesehatan keluarga prasejahtera di mataram. 2017;3(1):87–99
  12. Cahya C. Sektor Kesehatan Sebagai Input Pembangunan Berkelanjutan. suaramerdeka.com. 2017;
  13. Suci P. Pemetaan Masalah Dan Penentuan Prioritas Program Kesehatan Pada Masyarakat Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Hearty. 2018;6(2)
  14. Kosasih, Isabella S. Upaya Peningkatan Gizi Balita Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Pendahuluan Keadaan gizi masyarakat Indonesia pada saat ini masih belum menggembirakan . Berbagai masalah gizi seperti : gizi kurang dan gizi buruk , kekurangan vitaminA , anemia gizi besi ,. MKK. 2018;1(1):90–100. doi: 10.24198/mkk.v1i1.16945
  15. Hendrawati, Adistie M. Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor. Dharmakarya. 2018;7(4):274–9. doi: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19527
  16. Pinem M. Pengaruh pendidikan dan status sosial ekonomi kepala keluarga bagi kesehatan lingkungan masyarakat. J Ilmu Pemerintah dan Sos Polit UMA. 2016;4(1):97–106. doi: 10.31289/jppuma.v4i1.896
  17. Putri. Kesiapan Sumber Daya Manusia Kesehatan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). J Medicoeticolegal dan Manaj Rumah Sakit 1018196/jmmr2016. 2017;6(1):55–60
  18. Chen, Ma, Song, Lai H. Smart Clothing: Connecting Human with Clouds and Big Data for Sustainable Health Monitoring. Mob Networks Appl. 2016;21(5):825–45
  19. Tahir H. Inovasi Program Kesehatan 24 Jam Dalam Mewujudkan Good Health Care Governance di Kabupaten Bantaeng Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar. J Ilm Muqoddimah. 2017;2(1):13–22. doi: 10.31604/jim.v2i1.2018.13-22
  20. Tjandrarini, Mubasyiroh D. Pencapaian Indonesia Sehat Melalui Pendekatan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Dan Indeks Keluarga Sehat. Bul Penelit Sist Kesehat. 2018;21(2):90–6. doi: 10.22435/hsr.v21i2.314
  21. Shalfiah. Peran Pemberdayaan dan Kesejahtraan Kkeluarga (PKK) Dalam Mendukung Program-Program Pemerintah Kota Bontang. J Ilmu Pemerintah Unmul. 2013;1(3):975–84
  22. Tse, Suprojo A. Peran Kader Posyandu Terhadap Pembangunan Kesehatan Masyarakat. J Ilmu Sos dan Ilmu Polit. 2017;6(1):60–2
  23. Indrawati T. Peran Indikator Pelayanan Kesehatan untuk Meningkatkan Nilai Sub Indeks Kesehatan Reproduksi dalam Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat ( IPKM ). Penelit dan Pengemb Upaya Kesehat Masyarakat, Badan Penelit dan Pengemb Kesehat Kementeri Kesehat RI,. 2018;28(2):95–102
  24. Pablos-Mendez, Cavanaugh L. The new era of health goals: Universal health coverage as a pathway to the sustainable development goals. Heal Syst Reform. 2016;2(1):15–7. doi: 10.1080/23288604.2015.1120377
  25. Pertiwi N. Efektivitas Program Bpjs Kesehatan Di Kota Semarang (Studi Kasus Pada Pasien Pengguna Jasa Bpjs Kesehatan Di Puskesmas Srondol). J Public Policy Manag Rev. 2017;6(2):416–30. doi : 10.14710/jppmr.v6i2.16050
  26. Maliangga, Walewangko L. Pengaruh Kebijakan Pemerintah Kartu Indonesia Di Kecamatan Dumoga Timur. J Berk Ilm Efisiensi. 2019;19(01):32–43
  27. Raco J. Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya. In PT Grasindo, Jalan Palmerah Selatan 22 - 28, Jakarta 10270; 2018
  28. Morton S, Pencheon D, Squires N. Sustainable Development Goals (SDGs), and their implementation. Br Med Bull. 2017;124(1):81–90
  29. Lardo S. Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan - SDGs. soroylardo.com. 2019;
  30. Sumargo B, Kasuma KAP, Tsang YF. Social-environment factor as a weak point of sustainable development in Indonesia. AIP Conf Proc. 2018;2019(October 2018)
  31. Nurfahmi Budi Prasetyo. Kesehatan Masyarakat, Agenda yang Berkelanjutan & Konsisten 2020-03-24. gesuri.id. 2018;
  32. Kemenkes. Pokok-Pokok Renstra Kemenkes 2020-2024. 2020;1–40
  33. Kurnia E. Pembangunan Kesehatan di Indonesia Dilanjutkan SDGs. Okezone LifeStyle. 2015
  34. Kemenkes H. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019 (Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan). 2015;
  35. Keuangan K. Anggaran Kesehatan 2010 - 2020 (Miliar Rupiah). Direktorat Penyusunan APBN; 2019
  36. Mahardika, Santosa M. Pengaruh Pengeluaran Kesehatan Dan Pendidikan Serta Infrastruktur Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Maluku. J Chem Inf Model. 2016;14(9):1–58. doi: 10.22219/jep.v14i2.3850
  37. Indonesia KKR. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Kementerian Kesehatan. 2017. p. 6
  38. Nur, Khoiriyah K. Pengembangan model pendidikan kesehatan pada ibu hamil untuk menurunkan angka kematian ibu di kabupaten bogor. J Progr Kreat Mhs. 2018;2(1):23–30
  39. Bappenas. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan : Menjamin Kehidupan yang Sehat dan Meningkatkan Kesejahteraan Seluruh Penduduk Semua Usia. kementrian ppn BAPPENAS. 2017
  40. Ermalena. Indikator Kesehatan SDGs Di Indonesia. Acta Math Acad Sci Hungaricae. 2017;35(3–4):451–3
  41. Moeloek FA. Kesehatan Masyarakat. Semin Pembang Huk Nas VIII. 2003;14–8
  42. Susiana S. Angka Kematian Ibu: Faktor Penyebab dan Upaya Penanganannya. INFO Singk Kaji Singk Terhadap Isu Aktual dan Strateg. 2015;XI(24):13–8
  43. Ibrahim AA. Kekacauan Respons terhadap COVID-19 di Indonesia. Thc Insigjts. 2020;1(13):1–7
  44. Chasanah SU. Peran Petugas Kesehatan Masyarakat Dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu Pasca MDGs 2015. J Kesehat Masy Andalas. 2015;9(2):73. doi: 10.24893/jkma.v9i2.190
  45. Susilawati, Yan A. Persepsi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok Terhadap Pembangunan Kesehatan di Depok Tahun 2018. ARKESMAS (Arsip Kesehat Masyarakat). 2020;4(2):191–7

Last update: 2021-02-26 14:40:10

No citation recorded.

Last update: 2021-02-26 14:40:10

No citation recorded.