Hubungan Paparan Pestisida dengan Kadar SGOT dan SGPT Petani di Desa Pakis Kabupaten Jember

Iin Fatimatus Zahrox  -  Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
*Hairrudin Hairrudin orcid  -  Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
Kristianningrum Dian Sofiana  -  Laboratorium Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
Received: 20 May 2020; Revised: 8 Nov 2020; Accepted: 11 Nov 2020; Published: 1 Apr 2021; Available online: 2 Feb 2021.
DOI: https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.47-52 View
Copyright Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (320KB)    Indexing metadata
Turnitin
Subject
Type Turnitin
  Download (1MB)    Indexing metadata
Open Access Copyright 2020 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Hepar merupakan salah satu organ yang rentan terhadap paparan pestisida. Akumulasi pestisida di dalam hepar tidak dapat diuraikan maupun diekskresikan. Penumpukan pestisida pada hepar memicu peningkatan jumlah radikal bebas dan menyebabkan gangguan permeabilitas membran sel hepatosit. Kondisi tersebut mengakibatkan kerusakan sel hepatosit dan meningkatkan kadar SGOT maupun SGPT. Desa Pakis merupakan salah satu desa penghasil padi terbesar di Kabupaten jember dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan paparan pestisida terhadap kadar SGOT dan SGPT pada petani di Desa Pakis Kabupaten Jember.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah petani padi Desa Pakis yang menggunakan pestisida organofosfat atau karbamat Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non probability sampling dengan metode accidental sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan pengukuran kadar asetilkolinesterase, SGOT dan SGPT menggunakan fotometer.

Hasil: Sampel berjumlah 30 orang. Tingkat paparan pestisida yang tinggi ditunjukkan oleh kadar asetilkolinesterase <75% ditemukan pada 23,33% dari sampel. Sebagian besar berusia > 50 tahun dan telah bekerja lebih dari 10 tahun. Peningkatan kadar SGOT dan SGPT didapatkan masing-masing sebesar 33,33% dan 23,33%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara paparan pestisida dengan kadar SGOT (p = 0,320) dan SGPT (p = 604).

Simpulan: Tidak ada hubungan antara paparan pestisida dengan kadar SGOT dan SGPT pada petani di Desa Pakis Kabupaten Jember.

 

ABSTRACT

Title: The Correlation of Pesticides Exposure with Farmer’s SGOT and SGPT level in Pakis Village, Jember Regency

Background: The Liver is one of the organs that are vulnerable to pesticide exposure. Accumulated pesticides in the liver cannot be broken down or excreted. Pesticides that build up in the liver triggers an increase in the number of free radicals and cause an impaired hepatocyte membrane permeability. These conditions result in damage to hepatocyte cells and an increase in SGOT/SGPT levels. Pakis village is one of the biggest paddy producers in Kabupaten  Jember with the majority of its people works as farmers. This research aims to analyze the correlation of pesticide exposure and SGOT/SGPT levels among farmers in Pakis village, Jember regency.

Method: This research is an analytic observational study using a cross-sectional research design. Samples were farmers who had been using organophosphate or carbamate pesticides. Sample collected using a nonprobability sampling technique with the accidental sampling method. Data obtained through interviews and measurements of acetylcholinesterase, SGOT, and SGPT levels using a photometer.

Result: A number of 30 subjects participated. A high degree of pesticide exposure as indicated by acetylcholinesterase level of <75% was encountered in 23.33% of samples. Most samples were > 50 years old and had worked for more than 10 years.. Increased SGOT and SGPT levels were encountered in 33.33% and 23.33%, respectively. This research has shown that there was no significant correlation between pesticide exposure with SGOT (p=0,320) and SGPT levels (p=604).

Conclusion: No significant correlations were found between pesticides exposure with SGOT and SGPT levels in farmers in Pakis village, Jember regency.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Pestisida; Kolinesterase; Organopospat; SGOT; SGPT

Article Metrics:

  1. Mohajeri SK, Ahmadipour A, Rahimi HR, and Abdollahi M. Adverse effects of organophosphorus pesticides on the liver: a brief summary of four decades of research. Arg Hig Rada Toksikol. 2017; 68: 261-75
  2. Jamal F, Haque QS, Singh S. The influence of pesticides on hepatic and renal functions in occupational sprayers of rural malihabad, lucknow (India). Toxicology: Open access. 2016; 1(1): 1-7
  3. Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata M, Setiyohadi B, dan Syam AF. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi IV. Jakarta: Interna Publishing, 2014. 1023 p
  4. Donham KJ and Thelin A. Agriculture medicine. 2nd ed. New Jersey: John Wiley & Sons, 2016. 205-250 p
  5. Damalas CA, Koutroubas SD. Farmers’ exposure to pesticides: toxicity types and ways prevention. Toxics. 2016; 4(1): 1-10
  6. Sulistyaningsih E dan Marchianti ACM. Agromedicine. Jember: UPT Percetakan dan Penerbitan Unej, 2019. 61-82 p
  7. Marisa dan Pratuna ND. Analisa kadar cholinesterase dalam darah dan keluhan kesehatan pada petani kentang kilometer XI kota Sungai Penuh. Jurnal Kesehatan Perintis. 2018; 5(1): 146-52
  8. Rahmadani NMN, Rachmawati DA, Elfiah U. Perbedaan kadar malondialdehid (MDA) plasma pada petani yang menggunakan pestisida kimia dan petani yang menggunakan pestisida organik. Journal of Agromedicine and Medical Science. 2018; 4 (3): 165-70
  9. Jenni A, Nurjazuli S. Hubungan riwayat paparan pestisida dengan kejadian gangguan fungsi hati (studi pada wanita usia subur di daerah pertanian kota batu). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2014; 13(2): 62-65
  10. Rustia HN, Wispriyono B, Susanna D, dan Luthfiah FN. Lama pajanan organofosfat terhadap penurunan aktivitas enzim kolinesterase dalam darah petani sayuran. Makara Kesehatan. 2010; 14(2): 95-101
  11. Tsani RA, Setiani O, dan Dewanti NAW. Hubungan riwayat pajanan pestisida dengan gangguan fungsi hati pada petani di desa sumberjo kecamatan ngablak kabupaten magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-journal). 2017; 5(3): 411-20
  12. Badan Pusat Statistik. Kecamatan Panti Dalam Angka. Jember: BPS Kabupaten Jember. 2019
  13. Budiawan RA. Faktor risiko cholinesterase rendah pada petani bawang merah. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2013; 8 (2):198-206
  14. Han Y, Ma Y, Liu Y, Zhao Z, Zhen S, Yang X, Xu Z, and Wen D. Plasma cholinesterase is associated with chinese adolescent overweight or obesity and metabolic syndrome prediction. Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity: Targets and Therapy. 2019;12:685–702
  15. Sarkar BR, Dey, Sharma K. The Study of biochemical parameters and histopathological changes in liver of albino rats to find out the effect of extract of sechium edule roots against paracetamol induced hepatic damages. American Journal of Pharmacy and Health Reserch. 2016; 4(4):27-39
  16. Marisa dan Arrasyid AS. Pemeriksaan kadar pestisida dalam darah petani bawang merah di Nagari Alahan Panjang. Jurnal of Sainstek. 2017; 9(1): 14-8
  17. Tambunan AM, Ritonga H, Pasaribu NK. Hubungan kebiasaan merokok, menyirih dan lama bekerja dengan penurunan kadar cholinesterase pada petani di desa gajah pokki Kabupaten Simalungun. 2020 Januari; 2,(1):1-8
  18. Reyes JGG and Alegria H. Toxic effects of exposure to pesticides in farm workers in navolato, sinaloa (Mexico). Rev. Int. Contam. Ambie. 2018;34 (3) 505-16
  19. Ramdan IM, Candra KP, Purwanto H. Factors Associated With Cholinesterase Level of Spraying Workers Using Paraquat Herbicide At Oil Palm Plantation In East Kalimantan, Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2020;19 (1), 2020, 16 – 20
  20. Rahmawati YD. Pengaruh faktor karakteristik petani dan metode penyemprotan terhadap kadar kolinesterase. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health. 2017;6(3): 345–54
  21. Mahawati1 E, Husodo AH, Sarto AI. Pengaruh teknik aplikasi pestisida terhadap derajat keparahan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) pada Petani. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2017;16 (2):37 - 45
  22. Reza A, Rachmawati B. Perbedaan kadar SGOT dan SGPT antara subyek dengan dan tanpa diabetes mellitus. Jurnal Kedokteran Diponegoro. 2017;6(2)158-66
  23. Singh Z, Kaur J, Kaur R, Hundal SS. Toxic Effects of Organochlorine Pesticides: A Review. American Journal of BioScience. 2016; 4(3-1): 11-8
  24. Maulida FP, Hairrudin, Sakinah EN. Aktivitas hepatoprotektor cuka apel 'A' terhadap kadar SGOT dan SGPT serum tikus wistar yang diinduksi parasetamol dosis toksik. Pustaka Kesehatan. 2016; 4 (3):603-607

Last update: 2021-03-06 14:07:37

No citation recorded.

Last update: 2021-03-06 14:07:37

No citation recorded.