Efektifitas Variasi Umpan Pada Fly Trap Dalam Pengendalian Kepadatan Lalat Di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Andong Yogyakarta

Eva Fitriana  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia
*Surahma Asti Mulasari  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia
Received: 24 Aug 2020; Revised: 17 Nov 2020; Accepted: 8 Dec 2020; Published: 1 Apr 2021; Available online: 2 Feb 2021.
DOI: https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.59-64 View
Copyright Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (214KB)    Indexing metadata
Turnitin
Subject
Type Turnitin
  Download (1MB)    Indexing metadata
Open Access Copyright 2020 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Lalat merupakan salah satu serangga yang memiliki populasi tinggi di lingkungan masyarakat. Lalat berperan dalam penularan penyakit pada manusia seperti disentri, tifoid, kolera infeksi cacing, conjungtivitis, trachoma kusta, mikosis, dan difteri kutaneus. Fly trap digunakan untuk pengendalian lalat dewasa dalam jumlah besar dan padat. Penerapan Fly trap dilakukan diluar rumah pada udara terbuka dan tidak terhindar dari pepohonan. Penggunaan alat ini berpasangan dengan umpan yang digunakan untuk menarik lalat dengan bau dan kandungan pada umpan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas variasi umpan pada Fly trap dalam pengendalian lalat di tempat pembuangan sementara (TPS) Jalan Andong Yogyakarta.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan variasi umpan ikan, udang, buah nangka, terasi, dan buah mangga. Pengukuran dilakukan pada radius ± 1 Meter dari tumpukan sampah dan dibiarkan selama 2 jam selanjutnya lalat yang terperangkap dihitung menggunakan handcounter. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way Anova dengan derajat kesalahan α 0.05 dan dilanjutkan uji Post hoc Tamhanne.

Hasil: Hasil penelitian menunjukan terdapat hasil yang signifikan rata-rata lalat yang terperangkap pada Fly trap dengan umpan terasi dan umpan udang diperoleh nilai p=0,042 (p<α). Terdapat perbedaan bermakna antara umpan terasi dan umpan udang. Lalat yang terperangkap pada Fly trap umpan terasi sebanyak 69 ekor lalat, dan lalat yang terperanfkap pada Fly trap umpan udang sebanyak 1123 ekor lalat.

Simpulan: Ada perbedaan rata-rata lalat yang terperangkap pada Fly trap umpan ikan, udang, buah nangka, terasi dan buah mangga. Terdapat perbedaan bermakna rata-rata lalat yang terperangkap antara Fly trap umpan terasi dan umpan udang.

 

ABSTRACT

Title: The Effectivennes of various feed variations in the fly trap as a control of fly density at the Andong street Yogyakarta.

Background: Flies are one of the insects that have a high population in the community. Flies play a role in transmitting disease to humans such a dysentery, typoid, cholera, worm infection, conjungtivitis, leprosy trachoma, mycosis and cutaneus diphteria. Fly traps are used fpr the control of large and dense adult flies. The application on fly traps is carried out outside the house in the open air and is not spared from trees. The use of this tool is paired with the bait used the attract flies to get closer to the smell and content of the bait, this research was conducted to determine the effectiveness of bait varians in the fly trap in controlling flies at the temporary disposal site (TPS) at the Andong street Yogyakarta.

Method: This research was a experimental study with a variety of bait fish, shrimp, jackfruit, shrimp paste, and mango. Measurements were made at radius of ± 1 meter from the garbage pile. The data obtained were analyzed using the One Way Anova tesy with an error degree of α=0,05 and continued with the Post hoc Tamhanne test.

Result: The result showed that there were significant result on the average of flies trapped in the fly trap with the shrimp paste bait and shrimp bait obtained p value = 0.042 (p<α). That there was a significant difference between shrimp paste bait and shrimp bait.

Conclusions: There was a difference in the average number of flies trapped in fly traps for fish, shrimp, jackfruit, shrimp paste, mango. There was a significant difference of flies trapped between shrimp paste bait and shrimp bait. Fly trap shrimp bait is the most preferred bait by flies shrimp paste bait is the least preferred bait by flies.

 

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Umpan; Fly trap; Lalat; Tempat Pembuangan Sementara

Article Metrics:

  1. Permenkes RI. Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Untuk Vektor Dan Binatang Pembawa Penyakit Serta Pengendaliannya. Published online 2017
  2. Tanjung N. Efektivitas Brbagai Bentuk Fly Trap dan Umpan Dalam Pengendalian Kepadatan Lalat Pada Pembuangan Sampah Jalan Budi Luhur Medan. J Ilm PANNMED. 2016;11(3):218-221
  3. Sucipto CD. Vektor Penyakit Tropis. Gosyen Publishing; 2011
  4. Saipin, Fadmi FR, Mauliyana A. Efektifitas Variasi Umpan Terhadap Penggunaan Perangkap Lalat (Fly Trap) di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari. MIRACLE J Public Heal. 2019;2(1):113-118
  5. Purnama SG. Buku Ajar Pengendalian Vektor. In: Uiversitas Udayana. ; 2015
  6. Purba MDA. Efektifitas Berbagai Bentuk Fly Trap dan Umpan dalam Pengendalian Kepadatan Lalat pada Pembuangan Sampah Jalan Budi Luhur Medan tahun 2016. Skripsi Univ Sari Mutiara Indones. Published online 2016
  7. Mustikawati D, Martini, Hadi M. Pengaruh Variasi Umpan Aroma Terhadap Jumlah Lalat Yang Terperangkap Dalam Perangkap Warna Kuning (Studi di Kandang Sapi Dusun Tegalsari Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang). J Kesehat Masy Univ Diponegoro. 2016;4(4):275-281
  8. Nadeak ESM, Rwanda T, Iskandar I. Efektifitas Variasi Umpan Dalam Penggunaan Fly Trap Di Tempat Pembuangan Akhir Ganet Kota Tanjungpinang. J Kesehat Masy Andalas. 2017;10(1):83-85. doi: 10.24893/jkma.v10i1.167
  9. Suprapto. Efektifitas Pengendalian Lalat Rumah (Musca Domestica) Dengan Parameter Fly Trap Pada Perimeter Kantor Kesehatan Pelabuhan Dumai. Skripsi Kesehat Masy Univ Sumatera Utara. Published online 2003
  10. Kemenkes RI. Pedoman TeknisPengendalian Resiko Kesehatan Lingkungan Di Pelabuhan/ Bandara/Pos Lintas Batas Dalam rangka Karantina Kesehatan. Presented at the: 2007
  11. Emerty VY, Mulasari SA. Pengaruh Variasi Warna Pada Fly Grill Terhadap Kepadatan Lalat (Studi di Rumah Pemotongan Ayam Pasar Terban Kota Yogyakarta). J Kesehat Lingkung Indones. 2020;19(1):22-26
  12. Hidayat R. Rancangan kuasi eksperimen. In: Universitas Gajah Mada; 2017
  13. Putra FK, Kermelita D, Jubaidi. Efektifitas Atraktan pada Fly Trap terhadap Jumlah Lalat Rumah (Musca Domestica). J Media Kesehat. 2013;6(2):112-116
  14. Krisdayanta, Ariyani S. Kemampuan Jenis Umpan Lalat dengan Menggunakan Fly Trap di Tempat Pemrosesan Akhir ( TPA ) Sampah Talang Gulo Jambi. J Bahan Kesehat Masy. 2018;2(1):70-73
  15. Ramlah, Eddy S, Hasyim Z, Hasan MS. Perbandingan Kandungan Gizi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Asal Danau Mawang Kabupaten Gowa dan Danau Universitas Hasanuddin Kota Makasar. J Biol Makassar. 2016;1(1):41-43
  16. Dadour I, Cook D. the Effectiveness of Four Commercial Fly Traps At Catching Insects. Aust J Entomol. 2018;31(3):205-208
  17. Gunalan, S NT, T. A, P. S. Nutritive value of cultured white leg shrimp Litopenaeus vannamei. Int J Fish ad Aquac. 2013;5(7):166-169
  18. Nafia E. Uji Beda Variasi Umpan Dalam Modifikasi Perangkap Lalat Dari Botol Air Mineral Terhadap Lalat Rumah. J Tugas Akhir. Published online 2019:3 Diakses dari : http://digilib.poltekkesdepkes-sby.ac.id/public/POLTEKKESSBY-Studi-4530-JURNALTUGASAKHIRELMANAFIA.pdf
  19. Gan P, Poh P. Investigation on the Effect of Shapes on the Drying Kinetics and Sensory Evaluation Study of Dried Jackfruit. Int J Sci Eng. 2014;7(2):193-194
  20. Wulansari OD, Windarso SE, Narto. Pemanfaatan Limbah Nangka (Jerami) Sebagai Atraktan Lalat pada Flytap. Sanitasi J Kesehat Lingkung. 2018;9(3):124-125
  21. Pongsetkul J, Benjakul S, Sampavapol P, Osako K, Faithong N. Chemical compositions, sensory and antioxidative properties of salted shrimp paste (Ka-pi) in Thailand. Int Food Res J. 2015;22(4):1455-1456
  22. Amalia U, Sumardianto, Agustini TW. Characterization of Lactic Acid Bacteria (LAB) isolated from Indonesian shrimp paste (terasi). IOP Conf Ser Earth Environ Sci. 2018;116(1):1-6
  23. Sibuea AF, Hamzah F, Rossi E. Pemanfaatan Buah Mangga (Mangifera indica L.) dan Ekstrak Teh Hijau (Camelia sinensis) dalam Pembuatan Selai. JOM Faperta. 2016;3(1):1-8
  24. Samuel M, Zipporah N, Philip N, Ingonga J, Peter N. Comparative Analysis of the Effectiveness of Sand Fly Traps with Different Baits. IOSR J Pharm Biol Sci. 2015;10(4):16-24
  25. Sayono, Sifak M, Martini. Pengaruh Aroma Umpan Dan Warna Kertas Perangkap Terhadap Jumlah Lalat Yang Terperangkap. J Litbang Univ Muhammadiyah Semarang. Published online 2015:30-36
  26. Fajriansyah F. Efektivitas Penggunaan Perekat Lalat Dan Umpan Lalat Dalam Pengendalian Lalat Rumah. Action J. 2016;1(1):59-62
  27. Adawyah R, Asyah S, Puspitasari F, Candra. Penambahan Ekstrak Kepala Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii de man) Untuk Meningkatkan Kandungan Protein Pada Produk Olahan Stick. Fish Sci. 2017;7(1):61-67
  28. Panditan E, Sambuaga JVI. Efektivitas Perangkap Lalat Dari Botol Plastik Bekas Kemasan Air Mineral Dengan Menggunakan Variasi Umpan. JKL. 2019;9(1).69-74

Last update: 2021-03-04 20:32:11

No citation recorded.

Last update: 2021-03-04 20:32:12

No citation recorded.