skip to main content

Pengaruh Variasi Warna Fly Trap Sebagai Kontrol Kepadatan Lalat di Puron, Bantul

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta 55164, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Tempat Pembuatan Sampah (TPS) merupakan sumber penularan penyakit berbasis lingkungan. Vektor penyakit yang banyak ditemukan di TPS adalah lalat. Lalat perlu dikendalian agar mengurangi resiko penularan penyakit. Fly trap merupakan alat pengendalian populasi lalat yang ramah lingkungan karena tidak mempergunakan bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak lingkungan. Warna pada fly trap dapat menarik lalat untuk mendekat dan pada akhirnya terperangkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi warna pada fly trap terhadap jumlah lalat yang terperangkap di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Puron, Bantul.

Metode: Variasi warna fly trap yang digunakan adalah warna ungu, warna kuning, dan warna hijau. Titik sampling diambil pada 3 titik dengan radius ± 1 meter dari tumpukan sampah di TPS Puron Bantul. Analisis data mengunakan One Way Anova, dilanjutkan dengan analisis Least Significant Different (LSD) untuk mengetahui warna paling efektif untuk memerangkap lalat.

Hasil: Rata-rata lalat yang terperangkap pada fly trap ungu sebanyak 33.7 ekor, fly trap kuning 82 ekor, dan fly trap  hijau 59,7 ekor. Hasil uji one way anova menunjukan 0.001 (0.001 < 0.05) menunjukkan ada perbedaan signifikan lalat yang terperangkap pada fly trap warna ungu, kuning dan hijau. Hasil LSD dengan nilai p=0.003 (0.003 < 0.05) menunjukkan ada perbedaan signifikan antara rata-rata jumlah lalat yang terperangkap pada fly trap kuning dan fly trap ungu,.  

Simpulan: Variasi warna fly trap memiliki peran dalam meningkatkan efektivitas fly trap sebagai perangkap lalat. Warna ungu merupakan warna yang tidak disenangi oleh lalat. Sedangkan warna kuning merupakan warna paling disenangi oleh lalat.

 

ABSTRACT

Title: Effect of Color Variation on Fly Trap as Control of Flies Density at Puron, Bantul.

Background : The Waste Disposal Site (TPS) is a source of environmental-based disease transmission. The most common disease vectors found in TPS are flies. Flies need to be controlled in order to reduce the risk of disease transmission. Fly trap is a fly population control tool that is environmentally friendly because it does not use hazardous materials that can damage the environment. The color on the fly trap can attract flies to come closer and eventually get trapped. The purpose of this study was to determine the effect of color variations on the fly trap on the number of flies trapped in the Puron Disposal Site (TPS), Bantul.

Method: The fly trap color variations used are purple, yellow, and green. Sampling points were taken at 3 points with a radius of ± 1 meter from the pile of garbage at TPS Puron Bantul. Data analysis using One Way Anova, followed by Least Significant Different (LSD) analysis to determine the most effective color for trapping flies.

Results: The average number of flies trapped in the purple fly trap was 33.7, the yellow fly trap was 82, and the green fly trap was 59.7. The results of the one way ANOVA test showed p value = 0.001 (0.001 < 0.05) indicating there was a significant difference in flies trapped in purple, yellow and green fly traps. The LSD results with p value = 0.003 (0.003 < 0.05) showed that there was a significant difference between the average number of flies trapped in the yellow fly trap and the purple fly trap.

Conclusion: The color variation of the fly trap has a role in increasing the effectiveness of the fly trap. Purple is a color that flies don't like. While yellow is the color most favored by flies.

 

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Turnitin
Turnitin
Subject
Type Turnitin
  Download (1MB)    Indexing metadata
 CTA
Copyright Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (61KB)    Indexing metadata
 ES
Etichal Statement
Subject
Type ES
  Download (118KB)    Indexing metadata
Keywords: Warna; fly trap; lalat

Article Metrics:

  1. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 50 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan untuk Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit Serta Pengendaliannya [Internet]. Republik Indonesia; 2017 Sep [cited 2022 Mar 19]. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/103092/Permenkes Nomor 50 Tahun 2017.pdf
  2. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Tentang Pemberantasan Lalat. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan; 2004
  3. Husin H. Identifikasi Kepadatan Lalat di Perumahan yang Berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Air Sebakul Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. J Nurs Public Heal. 2017;5(1):80–7. https://doi.org/10.37676/jnph.v5i1.603
  4. WHO. Vector Borne Disease (Flies). World Health Organization; 2017
  5. Akhirah M, Kristiani E, Sundayani L F. Perbedaan Penyebab Infeksi Parasit Usus Manusia Pada Vektor Lalat Rumah ( Musca domestica ) DAN LALAT. J Anal Med Bio Sains. 2017;4(1):35–40
  6. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pengendalian Lalat di Pelabuhan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan; 2008
  7. Nadeak, E. S. M., Rwanda, T., & Iskandar I. Efektifitas Variasi Umpan Dalam Penggunaan Fly Trap di Tempat Pembuangan Akhir Ganet Kota Tanjungpinang. J Kesehat Masy Andalas. 2017;10(1):82. https://doi.org/10.24893/jkma.v10i1.167
  8. Tanjung N. Efektifitas Berbagai Bentuk Fly Trap Dan Umpan Dalam Pengendalian Kepadatan Lalat Pada Pembuangan Sampah Jalan Budi Luhur Medan Tahun 2016. J Ilm PANNMED (Pharmacist, Anal Nurse, Nutr Midwivery, Environ Dent. 2018;11(3):217–22. https://doi.org/10.36911/pannmed.v11i3.104
  9. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Teknis Pengendalian Resiko Kesehatan Lingkungan di Pelabuhan/ Bandara/ Pos Lintas Batas Dalam Rangka Karantina Kesehatan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan; 2007
  10. Wulandari D, Saraswati L, Martini M. Pengaruh Variasi Warna Kuning Pada Fly Grill Terhadap Kepadatan Lalat (Studi Di Tempat Pelelangan Ikan Tambak Lorok Kota Semarang) Effect of Variation the Color Yellow on Fly Grill To Density of Flies (Study At Fish Ouction Place Tambak Lorok Semarang Cit. J Kesehat Masy [Internet]. 2015;3(3):130–40. Available from: https://www.researchgate.net/publication/340359602_Pengaruh_Variasi_Warna_Pada_Fly_Grill_Terhadap_Kepadatan_Lalat_Studi_di_Rumah_Pemotongan_Ayam_Pasar_Terban_Kota_Yogyakarta
  11. Hanley, M. E., Cruickshanks, K. L., Dunn, D., Stewart-Jones, A., & Goulson D. Luring houseflies (Musca domestica) to Traps: Do Cuticular Hydrocarbons and Visual Cues Increase Catch? Med Vet Entomol. 2009;23(1):26–33. https://doi.org/10.1111/j.1365-2915.2008.00750.x
  12. Emerty VY, Mulasari SA. Pengaruh Variasi Warna Pada Fly Grill Terhadap Kepadatan Lalat (Studi di Rumah Pemotongan Ayam Pasar Terban Kota Yogyakarta). J Kesehat Lingkung Indones. 2020;19(1):21. https://doi.org/10.14710/jkli.19.1.21-26
  13. Prasetya RD, Yamtana Y, Amalia R. The Effect Of Variations In The Colour Of Light Equipment Adhesive Flies To The Number Of House Flies (Musca domestica) TRAPPED A. Balaba J Litbang Pengendali Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara. 2015;11(1):29–34. https://doi.org/10.22435/blb.v11i1.4152.29-34
  14. Arif AS, Munawar A. Pengaruh Warna Fly Grill terhaap Kepadatan Lalat di TPA Talang GuloKota Jambi. Bahan Kesehat Masy [Internet]. 2018;2(1):62–7. Available from: http://www.journal.poltekkesjambi.ac.id/index.php/JBKM/article/download/101/34
  15. Erdiansyah I, Syarief M, Kusairi MI. The Effect of Color Type and Light Intensity of Light Emitting Diode (LED) Light Traps on the Types and Number of Pest Insect Catches in Rice Plantations. Crop - J Plant Prot. 2021;4(1):10. https://doi.org/10.24198/cropsaver.v4i1.28555
  16. Diclaro JW, Cohnstaedt LW, Pereira RM, Allan SA, Koehler PG. Behavioral and physiological response of Musca domestica to colored visual targets. J Med Entomol. 2012;49(1):94–100. https://doi.org/10.1603/ME10257
  17. Mainali BP, Lim UT. Circular yellow sticky trap with black background enhances attraction of Frankliniella occidentalis (Pergande) (Thysanoptera: Thripidae). Appl Entomol Zool. 2010;45(1):207–13. https://doi.org/10.1303/aez.2010.207
  18. Abu-Ragheef AH, Hamdan FQ, Al-Hussainawy KJ. Evaluation of type, color of traps and different attractants in attracting and capturing of mediterranean fruit fly ceratitis capitata (Wied.). Plant Arch. 2020;20:52–5
  19. Susabda DZ, Rosa E, Nukmal N. Ngengat di Taman Araceae Kebun Raya Liwa. J Biocpecies. 2020;13(2):16–21. https://doi.org/10.22437/biospecies.v13i2.9540
  20. Hakim L, Surya E, Muis A, Teknologi J, Universitas P, Mekkah S. Pengendalian Alternatif Hama Serangga Sayuran dengan Menggunakan Warna sebagai Perangkap Mekanis. Serambi Saintia. 2017;V(1):33–44. https://doi.org/10.15575/860
  21. Sari YM, Prastowo S, Haryadi T. Uji Ketertarikan Ngengat Spodoptera exigua Hubn. terhadap Perangkap Lampu Warna pada Pertanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Agrovigor J Agroekoteknologi. 2017;10(1):1–6
  22. Amalia R, Yamtama, Prasetya RD. The Effect Of Variations In The Colour Of Light Equipment Adhesive Flies To The Number Of House Flies (Musca Domestica) Trapped. J BALABA. 2015;11(01):29–34. https://doi.org/10.22435/blb.v11i1.4152.29-34
  23. Lestari Y, Nirmala F, Saktiansyah L. Analisis Dampak Kepadatan Lalat, Sanitasi Lingkungan Dan Personal Higiene Terhadap Kejadian Demam Tifoid Di Pemukiman Uptd Rumah Pemotongan Hewan (Rph) Kota Kendari Tahun 2017. J Ilm Mhs Kesehat Masy Unsyiah. 2017;2(6):198342
  24. Depkes R. Pedoman Teknis Pengendalian Lalat. Jakarta: Dirjen PPM & PL; 2001
  25. Nanda Pradana J. Deskripsi Kepadatan Lalat Dengan Variasi Warna FlyGrill Di TPS Beras Pasar Besito Kabupaten Kudus. 2020;1:23–6

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.