Analisis Beban Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pacarkeling Surabaya

*Eska Distia Permatasari -  Universitas Airlangga, Indonesia
Nyoman Anita Damayanti -  Universitas Airlangga, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND

Supp. File(s):
Sertifikat Uji Etik Penelitian
Subject -
Type Other
  Download (2MB)    Indexing metadata
Statistics: 26
Abstract

Masalah beban kerja adalah masalah yang paling banyak dialami oleh sejumlah Puskesmas, termasuk di Puskesmas Pacarkeling Surabaya. Hasil survey pendahuluan menunjukkan bahwa 58,33%  tenaga kesehatan memiliki beban kerja yang berat atau tinggi. Pengakuan persepsi beban kerja tinggi yang tidak sebanding dengan kuantitas pekerjaan yang dilakukan oleh petugas kesehatan dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang salah ketika melakukan pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah di Puskesmas. Untuk membuktikan bahwa masalah tingginya beban kerja ini bukan masalah subyektif saja, maka peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kategori beban kerja obyektif setiap tenaga kesehatan yaitu dokter, bidan, dan perawat di Puskesmas Pacarkeling Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah dokter, bidan, dan perawat di Puskesmas Pacarkeling Surabaya. Analisis beban kerja dilakukan dengan menggunakan metode time and motion study. Hasli penelitian menunjukkan bahwa seluruh seluruh tenaga medis, kebidanan, dan keperawatan di Puskesmas Pacarkeling Surabaya memiliki kategori beban kerja underload dengan rata-rata pelaksanaan waktu kerja produktif 69,46% setiap harinya. Sehingga hasil pengukuran beban kerja obyektif memang diperlukan agar masalah beban kerja subyektif dapat diselesaikan dengan pengambilan keputusan yang tepat.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords
beban kerja, time and motion study, Puskesmas

Article Metrics:

  1. Arsi, M.R., Analisis Beban Kerja untuk Menentukan Jumlah Optimal Karyawan dan Pemetaan Kompetensi Karyawan Berdasar Pada Job Description. Jurnal Teknik ITS Vol.1 No:1.. 2012.
  2. Chirdan, et al. Perceptions Of Working Conditions Amongst Health Workers In State-Owned Facilities In Northeastern Nigeria. Annals of African Medicine Journal Vol. 8, No. 4; 2009:243-249
  3. Erwin. Dkk., Produktivitas Waktu Kerja Perawat di Ruang Rawat Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jurnal Ners Indonsia. Vol.1 No:2. 2011.
  4. Gibson, Ivanecevich, J.L., dan Donnely, J.L. Organisasi: Perilaku, Struktur dan Proses. Edisi VIII. Alih Bahasa: Nunuk Adiani. Jakarta: Binarupa Aksara. 2000.
  5. Groenewegen, P dan Hutten, J. Workload and Job Satisfaction Among General Practitioners. Vol 32; Edisi 10. 1991. A Review of the Literature Social Science and Medicine..
  6. Ilyas, Y. Perencanaan SDM Rumah Sakit: Teori, Metoda, dan Formula. Edisi Revisi. Depok: Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan FKM-UI. 2004
  7. Haryanti, dkk,. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Semarang. Jurnal Managemen Keperawatan . Volume 1, No. 1, Mei 2013; 48-56.
  8. Hendianti,. dkk,. Gambaran Beban Kerja Perawat Pelaksana Unit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Jurnal Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran.
  9. Hendianti, dkk,. Gambaran Beban Kerja Perawat Pelaksana Unit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Karya Ilmiah. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran. 2010.
  10. Laraswatie, dkk. Kebutuhan Perawat Puskesmas Berbasis Analisis Beban Kerja (Studi Kasus Di Puskesmas Rembang 2 Kabupaten Rembang). Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 2 Agustus 2016
  11. Manuho, dkk. 2015. Hubungan Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Di Instalasi Rawat Inap C1 RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. ejournal Keperawatan (e-Kep) Volume 3. Nomor 2, Mei 2015
  12. Muzammil, A,. Analisis Lingkungan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Perawat RSUD Petala Bumi Pekanbaru. Jom Vekom Vol.1, No:2. 2014.
  13. Muzammil, A,. Analisis Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Perawat RSUD Petala Bumi Pekanbaru. Jom Fekon Vol.1 No.2 Oktober 2014
  14. Omolayo, Benjamin. Influence of Mental Workload on Job Performance. International Journal of Humanities and Social Science Vol. 3 No. 15; August 2013.
  15. Permatasari, E.D. Analisis Penerapan Workload Indicators of Staffing Need (WISN) sebagai Metode dalam Perhitungan Kebutuhan Tenaga Medis, Kebidanan, dan Keperawatan (Studi di Puskesmas Pacarkeling Surabaya). Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga. 2015.
  16. Puspita, A.S. Analisis Kebutuhan Tenaga dengan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di Unit Pelatihan dan Pengembangan Rumah Sakit Tabet Jakarta Tahun 2011. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia
  17. Republik Indonesia. Undang-Undang RI No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara.
  18. Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Sekretariat Negara.
  19. Rizcarachmakurnia, dkk. Analisis Beban Kerja Dan Kebutuhan Tenaga Perawat Di Puskesmas Poncol Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Volume 5, Nomor 3, Juli 2017
  20. Hussain, et al. Workload and Performance of Employees. Interdisciplinary Journal Of Contemporary Research In Business Vol.3 No.5 September 2011.
  21. Young, G. & Zavelina, L,. ‘Assessment of Workload Using NASA Task Load Index in Perianesthesia Nursing’. 2008