skip to main content

Influence of Educational Game-Based Learning on Knowledge and Ability in Nutritional Selection

Risma Verani Arvina Putri  -  Universitas Negeri Malang, Indonesia
*windi Chusniah Rachmawati orcid  -  Universitas Negeri Malang, Indonesia
Sapto Adi  -  Universitas Negeri Malang, Indonesia
Nurnaningsih Herya Ulfa  -  , Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Authors
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Background: Malnutrition, particularly stunting, remains a global health issue that impedes child development and affects overall human quality. This study aimed to examine the effectiveness of "SPINERGY," an educational game-based health promotion media, in improving knowledge of stunting, balanced nutrition, and food selection skills among adolescents at SMPN 5 Batu.

Method: A quasi-experimental design with pre-test and post-test control groups was used, following a research and development (R&D) approach with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The study involved 116 students from grades VII to IX selected via proportional stratified random sampling. Data were collected using valid and reliable questionnaires (20 items each) to assess knowledge and food selection abilities before and after the intervention. Statistical analysis was conducted using the Mann-Whitney U Test. 

Result: The findings showed a significant improvement in knowledge in the intervention group across all grades (VII, VIII, IX) compared to the control group (p < 0,05). For the food selection ability variable, a significant improvement was noted in grades VII (p = 0,023) and VIII (p = 0,022), while grade IX (p = 0,112) showed no significant change, likely due to a higher initial ability level. Developing SPINERGY into a digital format or dare game is recommended to make this medium more accessible, engaging for the younger generation, and relevant to current learning technology developments. Collaboration with educational institutions and health departments is also needed to strengthen the implementation and appeal of this game-based nutrition education program.

   

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (187KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Health, Education, Stunting prevention
Funding: Universitas Negeri Malang

Article Metrics:

  1. Rani DM, Puspita R, Artati DK. Penyuluhan peran remaja dalam pencegahan stunting. Engagem J Pengabdi Masy. 2023;2(3):135–42
  2. United Nations Children's Fund, World Health Organization, World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition: key findings of the 2020 edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: World Health Organization; 2020
  3. United Nations Children's Fund, World Health Organization, World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition: key findings of the 2019 edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: World Health Organization; 2019
  4. United Nations Children's Fund, World Health Organization, World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition: key findings of the 2021 edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: World Health Organization; 2021
  5. United Nations Children's Fund, World Health Organization, World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition: key findings of the 2023 edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: World Health Organization; 2023
  6. Daracantika A, Ainin A, Besral B. Systematic literature review: pengaruh negatif stunting terhadap perkembangan kognitif anak. J Biostat Kependudukan dan Inform Kesehat. 2021;1(2):124–35
  7. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Laporan nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Sekretariat Badan Litbang Kesehatan; 2018
  8. Kementerian Kesehatan RI. Buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022
  9. Kementerian Kesehatan RI. Laporan tematik Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024
  10. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ngawi. Penilaian kinerja kab/kota percepatan penurunan stunting terintegrasi. Ngawi: DP3AKB Kabupaten Ngawi; 2023
  11. Dinas Kesehatan Kota Batu. Data balita stunting Kota Batu. Batu: Dinas Kesehatan Kota Batu; 2024
  12. Aurelia Y. 1000 HPK kunci cegah stunting. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024
  13. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi di kabupaten/kota. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas; 2018
  14. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014
  15. Kementerian Kesehatan RI. Petunjuk teknis pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk balita dan ibu hamil. Dewi A, Noor R, editors. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023
  16. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Ketahanan keluarga berbasis kelompok kegiatan (Poktan). Jakarta: BKKBN; 2022
  17. World Health Organization. Adolescent health in the South-East Asia Region. New Delhi: WHO Regional Office for South-East Asia; 2024
  18. Purtiantini. Gizi seimbang pada remaja. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; 2023
  19. Fitria, Musniati N, Mulyawati DA. Gambaran tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang pada siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Muhammadiyah J Nutr Food Sci. 2022;3(1):11–6
  20. Hadi SDP, Soeyono RD, Sutiadiningsih A, Miranti MG. Pengaruh pengetahuan gizi dan sikap memilih makanan dengan perilaku makan remaja di Kabupaten Kediri. J Tata Boga. 2024;13(1):1–7
  21. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Profil Kaki Langit. Jakarta: BKKBN; 2017
  22. Putra ME, Femelia W. Efektifitas aplikasi edukasi gizi remaja berbasis Android untuk pencegahan stunting. J Endur. 2022;6(2):443–51
  23. Harianti R, Fitri I, Hotmauli H, Dini MA, Iballa B, Anita F, et al. Literasi gizi remaja melalui permainan edukasi Goaksi (Go Aksi Bergizi). Din J Pengabdi Kpd Masy. 2022;6(5):1188–94
  24. Zahra A, Sya’baniah PR, Isni K, Saidah A. Pengembangan media permainan TESABEN (Tebak Salah Benar) sebagai media promosi kesehatan peningkatan kesadaran aktivitas fisik. SEHATMAS J Ilm Kesehat Masy. 2023;2(4):816–26
  25. Arikunto S. Dasar-dasar evaluasi pendidikan. 2nd ed. Jakarta: Bumi Aksara; 2013
  26. Hamidah N. Perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan gizi dengan media leaflet dan Power Point pada remaja putri IPPNU tentang pencegahan stunting di Desa Tempurejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri [skripsi]. Malang: Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang; 2024
  27. Puspitadewi A. Hubungan perilaku pemilihan makanan jajanan dengan status gizi mahasiswa Program Studi S1 Gizi STIKes Mitra Keluarga [skripsi]. Bekasi: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga; 2023
  28. Payung LM, Ramadhan A, Budiarsa IM. Pengaruh pengetahuan awal, kecerdasan emosional, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Parigi. e-Jurnal Mitra Sains. 2016;4(3):59–67
  29. Andri M, Budiman, Nurfadilah H. Perbedaan tingkat pengetahuan siswa kelas IV tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan menggunakan metode penyuluhan kesehatan di SD Negeri 2 Petobo Kecamatan Palu Selatan. Promot J Kesehat Masy. 2023;13(1):15–21
  30. Utami SVS, Mansur H, Qomario. Pemanfaatan media pembelajaran Wordwall untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SD. J Educ Res. 2024;5(4):6081–9
  31. Lubis RS, Hasibuan AL. Pengaruh tes pengetahuan awal terhadap keterampilan membaca pemahaman dan struktur kalimat siswa kelas VII MTsN 2 Deli Serdang. Silampari Bisa J Penelit Pendidik Bhs Indones Daerah dan Asing. 2024;7(1):170–82
  32. Suparlan S. Teori konstruktivisme dalam pembelajaran. Islam J Keislam dan Ilmu Pendidik. 2019;1(2):79–88
  33. Mauliya A. Perkembangan kognitif pada peserta didik SMP (Sekolah Menengah Pertama) menurut Jean Piaget. ScienceEdu. 2019;2(2):86–91
  34. Fitriani A, Yusri F. Tingkat kemandirian belajar pada remaja. Cons Berk Kaji Konseling dan Ilmu Keagamaan. 2022;9(1):9–18

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-08-24 12:32:29

No citation recorded.