Desain Kapal Keruk Perairan Dangkal Menggunakan Bucket Elevator

*I Putu Sindhu Asmara scopus  -  Politeknik Perskapalan Negeri Surabaya, Indonesia
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 22 Aug 2019; Revised: 5 Sep 2019; Accepted: 7 Oct 2009; Published: 31 Oct 2019; Available online: 7 Oct 2019.
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Statistics: 528 519
Abstract
Pengerukan sungai di kota-kota besar biasanya dilakukan dengan menggunakan excavator yang dipasang di atas ponton. Metode ini memiliki kelemahan, yaiu: terbatasnya jarak jangkauan excavator untuk membuang material hasil pengerukan ke tepi sungai. Artikel ini berisikan desain kapal keruk sungai dengan metode pengerukan menggunakan kapal katamaran yang dilengkapi dengan kontainer penampung lumpur sehingga  lebar sungai tidak lagi menjadi batasan. Kapal dilengkapi dengan bucket elevator pada bagian buritan kapal yang berfungsi untuk melakukan pengerukan dan berfungsi ganda sebagai propulsi kapal dengan memanfaatkan gaya dorong yang diakibatkan oleh sentakan antara bucket dan dasar perairan. Kebutuhan displacement kapal telah dihitung berdasarkan berat bucket elevator, berat kontainer dan berat konstruksi kapal. Perhitungan hidrostatik dan hambatan kapal dilakukan menggunakan Software MaxSurf dan divalidasi menggunakan pengujian tahanan kapal. Perhitungan bucket elevator divalidasi dengan uji coba pengerukan oleh prototipe kapal dengan skala 1:4. Kapal keruk katamaran ini memiliki displacement 6,972 ton dan mampu menampung muatan lumpur sampai dengan 2,668 ton dengan kecepatan laju hanya 1,7 knot untuk menjaga agar pengerukan terjadi secara merata.  Kapal ini sangat sesuai digunakan sebagai kapal keruk  sungai yang beroperasi secara rutin untuk memelihara tingkat kedalaman sungai.

Article Metrics:

  1. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3663897/lumpur-hasil-pengerukan-sungai-dan-saluran-digunakan-nguruk-fasum/komentar. [Diakses 19 Agustus 2019]
  2. W.J.Vlasblom, Design Dredging Equipment, Chapter 6 Bucket (Ladder) Dredger, 2004.
  3. Herijono, B dan Prayitno M.M.E., “Perencanaan Dredger Ship untuk Normalisasi Hilir Sungai Kalimas,” Seminar Master, PPNS, 2017.
  4. Renold, Conveyor Chain, Chapter 4 Conveyor Chain Designer Guide, 2014.
  5. US Army Corps of Engineers, Engineering and Design; Dredging and Dredged Material Management, EM 1110-2-5025, Department of the Army, 2015.
  6. Asmara, I.P.S. dan Utama, I.K.A.P., 2017. Kapal Keruk Katamaran yang Dilengkapi dengan
  7. Bucket Elevator Bersirip. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Paten. Nomor IDP000045824.
  8. Maxsurf, Maxsurf Pro 7.16 User Manual, Formating Design Pty Ltd, 2002.
  9. V. Dubrovsky and A. Lyakhovitsky, Multi-Hull Ships, Backbone Publishing Company, USA, 2001.
  10. M. Haase, G. Thomas, G. Davidson, and J. R. Binns, “ Apractical Design Approach including Resistace Prediction for medium Speed Catamarans”, Ship Technology Research, 2013[Online]
  11. .DOI: 10.1179/str.2013.60.1.001[Diakses19Agustus2019]
  12. Lloyd Register of Shiping, (1983), Rules and Regulation for Classification of Yatchs and
  13. Small Craft, London.
  14. Scott, Robert M., (1996), Fiberglass Boat Design and Construction, 2nd edition,
  15. SNAME, New Jersey.O. M. Faltinsen, Hydrodynamics of High-Speed Marine Vehicle, Cambridge: Cambridge University Press, 2005.