Implementation of Indonesian Flag for Electricity Standards on Non-Conventional Vessel at Palipi Harbor
DOI: https://doi.org/10.14710/kapal.v21i2.64500
Abstract
This research aims to analyze the current level of application of electricity standards on Indonesian-flagged non-convention ships by Gross Tonnage (GT 7-35), identify the obstacles faced in implementing electricity standards on Indonesian-flag non-convention ships by Gross Tonnage (GT 7-35) and how to make efforts in increasing the application of electrical standards on Indonesian-flagged non-convention ships by Gross Tonnage (GT 7-35). The research method used is a qualitative method with data collection techniques involving observation, documentation, and interviews with related parties. The data analysis technique used is qualitative descriptive analysis. The results show that the electrical condition of non-convention ships varies greatly depending on factors such as ship type, ship size, and the level of maintenance performed. The constraints faced in the implementation of electrical standards on Indonesian-flagged non-convention ships by Gross Tonnage (GT 7-35) are limited resources, understanding and awareness, changes in technology and regulations, and lack of routine maintenance and inspections; and collaboration between authorities, ship owners, and ship crews has not been maximized in the implementation of electrical standards, as well as the absence of training programs or resources offered by related parties to improve understanding and skills related to ship electricity.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 65 Tahun 2OO9 tentang Standar Kapal Non Konvensi (Non Conuention Vessel Standard) Berbendera Indonesia, Jakarta;
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : PM. 7 Tahun 2013 Tentang Kewajiban Klasifikasi Bagi Kapal Berbendera Indonesia Pada Badan Klasifikasi, Jakarta;
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 65 Tahun 2009 Tentang Standar Kapal Non Konvensi (Non Convention Vessel Standard) Berbendera Indonesia
keputusan direktur jendral perhubungan laut nomor: KP. 936/DJPL/2020 Tentang rencana strategis direktorat jenderal perhubungan laut tahun 20202024
Soekanto, Soekanto. 2013. Beberapa Aspek Sosial Yuridis Masyarakat, Bandungi: PT Alumni, 1983
Aradhana, Raihan. 2023. Efektivitas Penerapan Non Convention Vessel Standard (NCVS) berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan KM.65/2009 tentang Standar Kapal Non Konvensi Berbendera Indonesia. Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan PolitikVol.1, No.4Oktober2023e-ISSN : 2988-5140 , p-ISSN ; 2988-7747, Hal11-22
Komisi Elektroteknik Internasional (International Electrotechnical Commission). https://www.iec.ch/homepage
Agus Yulianto, “Kemenhub Gelar FGD Aturan Standar Kapal non Konvensi NCVS”, republika.co.id, https://www.republika.co.id/berita/qhttsf396/kemenhub-gelarfgd-aturan-standar-kapal-non-konvensi-ncvs diakses pada 17 Juni 2022
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 6 Tahun 2022 Keputusan direktur jenderal perhubungan laut tentang pemberlakuan standar dan petunjuk teknis pelaksanaan kapal Non konvensi berbendera Indonesia.
Peraturan Perundang-Undangan : Uu No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2009 Tentang Kepelabuhanan.
Lasse.D.A.(2014).Manajemen Kepelabuhanan. Jakarta; Raja Grafindo Persada
IMO, 2001, Safety of Life at Sea (SOLAS) 1974 consolidated edition 2001, IMO, London.
Julianto, T. S. Fitokimia Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining Fitokimia, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Syahrul, Nizam.2020. Peningkatan Pengawasan Penggunaan Alat Keselamatan Bagi Pengguna Jasa Dan Awak Kapal Dalam Mendukung Zero Accident
Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. 2012. Indonesian Flagged Non Convention Vessel Standard Is Applied. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Dwis Nanang. 2019. Sistem Kelistrikan Kapal. UNIMAR AMNI Semarang
D.A. Taylor. 1996. “Introduction to Marine Engineering”. ElsevierButterworth-Heinemann Linacre House, Jordan Hill, Oxford 0X2 80F 200Wheeler Road, Burlington, MA 01803
European Maritime Safety Agency. 2020. “Electrical Energy Storages forShips”.DNV GL AS Maritime Environment Advisory Veritasveien 1 1363,Høvik Norway
Ap Reza. 2021. Keselamatan Pelayaran. POLTEKTRANS SDP PALEMBANG
Mutholib,A. 2013. Kajian fasilitas keselamatan kapal pada lintas penyeberangan 35 ilirmuntok. Jurnal Transportasi, 25 (5), Hal 143.
Iqbal, Muhammad., et.al.2022. “Verifikasi Kesesuaian Alat Keselamatan Terhadap Non Convention Vessel Standard Pada Tug Boat 2x1100 HP”, SENOVTEK
International Maritime Organization.(1969). International Convention on Tonnage Measurement of Ship. Diakses pada tanggal 13 maret 2024 dari https://www.imo.org/en/about/conventions/page/international-Convention-on-Tonnage-Measurement-of-Ships.aspx.
Triatmodjo, B. 2010. Perencanaan Pelabuhan. Penerbit BETA OFFSET, Edisi Pertama, Yogyakarta.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2001 Tentangn Kepelabuhanan Presiden Republik Indonesia
Lasse, D. A. 2016. Manajemen Kepelabuhanan. Cetakan kedua. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Capt. R. P. Suyono, M.Mar, 2007, Shipping Pengangkutan Intermodal Ekspor Impor Melalui Laut Edisi IV, Jakarta
UU No.17 Tahun 2008. Tentang Pelayaran Kementerian Perhubungan.
Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 74 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Angkutan Laut Pelayaran- Rakyat
PM No.51 Tahun 2002. Tentang Perkapalan Kementerian Perhubungan
Tahun 2013. Tentang Pengukuran Kapal Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
London, 1969, International Convention On Tonnage Measurement Of Ships.
Utami, Tri Kusumaning.2015. “Kesiapan Kapal Cargo Dibawah 500 GT Terhadap Implementasi Standar Kapal Non Konvensi (Non Convention Vessel Standard)i Berkaitan Dengani Manajemen Keselamatan dan Perlindungan Lingkungan Maritim di Pelabuhan Kendari”, J. Pen. Transla, Vol. 17, No. 2, 2015
Copyright (c) 2024 Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





