Pengaruh Penambahan Surfaktan Hexadecyltrimethyl-Ammonium (HDTMA) pada Zeolit Alam Terdealuminasi terhadap Kemampuan Mengadsorpsi Fenol

*Sriatun Sriatun orcid scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Dimas Buntarto  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Adi Darmawan orcid scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Published: 1 Apr 2008.
Open Access Copyright 2008 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 241 506
Abstract
Telah dilakukan modifikasi dengan menambahkan surfaktan hexadecyltrimethylammonium (HDTMA) terhadap zeolit alam terdealuminasi. Dealuminasi zeolit alam dilakukan dengan cara direndam dengan menggunakan HCl 6 M, dan dilanjutkan dengan NH4NO3 2 M masing-masing selama 4 jam yang kemudian dikalsinasi pada suhu 300 oC. Zeolit alam hasil dealuminasi selanjutnya ditambah dengan surfaktan HDTMA pada konsentrasi 0,125; 0,25; 0,5 dan 1,0 M dan dishaker selama 8 jam dengan kecepatan 150 rpm pada temperatur kamar. Karakterisasi terhadap zeolit terdealuminasi dan modifikasi HDTMA dilakukan dengan spektroskopi FTIR. Uji kemampuan adsorpsi zeolit termodifikasi HDTMA dilakukan terhadap fenol. Untuk mengetahui jumlah fenol yang teradsorp, maka konsentrasi fenol sebelum dan sesudah adsorpsi ditentukan dengan spektroskopi UV-Vis.Spektra FTIR menunjukkan bahwa zeolit alam setelah diberi perlakukan dengan HCl 6 M dan NH4NO3 2 M mengalami dealuminasi. Adanya dealuminasi ditunjukkan oleh pergeseran pita dari 1045,3 cm-1 ke 1076,2 cm-1. Sedangkan adanya HDTMA pada zeolit terdealuminasi ditunjukkan oleh serapan pada daerah 2923,9 cm-1 dan 2854,5 cm-1. Dari hasil analisis spektroskopi UV-Vis, diketahui konsentrasi fenol yang teradsorp maksimum pada ZAD3 (konsentrasi HDTMA 0,5 M) yaitu sebesar 239,724 mg/L.Kata kunci: surfaktan HDTMA, zeolit terdealuminasi, adsorpsi fenol
Keywords
surfaktan HDTMA; zeolit terdealuminasi; adsorpsi fenol

Article Metrics:

  1. D.W. Breck, Zeolite molecular sieves: structure, chemistry, and use, Wiley, 1973.
  2. H. Hamdan, Introduction to Zeolites: Synthesis, Characterization, and Modification, Universiti Teknologi Malaysia, Kualalumpur, (1992).
  3. R.S. Bowman, Applications of surfactant-modified zeolites to environmental remediation, Microporous and Mesoporous Materials, 61 (2003) 43-56.
  4. A. Imron, Modifikasi pori zeolit alam menggunakan lauril benzil dimetil amonium klorida sebagai molekul pengarah, in: Kimia, Universitas Diponegoro, Semarang, 2003.
  5. Z. Li, D. Alessi, L. Allen, Influence of quaternary ammonium on sorption of selected metal cations onto clinoptilolite zeolite, Journal of environmental quality, 31 (2002) 1106-1114.
  6. H. Hongping, F.L. Ray, Z. Jianxi, Infrared study of HDTMA+ intercalated montmorillonite, Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy, 60 (2004) 2853-2859.