PENGATURAN KLAUSULA BAKU DALAM HUKUM PERJANJIAN UNTUK MENCAPAI KEADILAN BERKONTRAK

*Muhamad Hasan Muaziz -  PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNDIP, Indonesia
Achmad Busro -  FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia
Published: 31 Mar 2015.
Open Access Copyright 2017 LAW REFORM

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 489 1910
Abstract

Hukum perjanjian memberikan ruang kepada para pihak untuk membentuk dan menentukan isi dari perjanjian yang akan dilakukan, meski demikian, dalam penerapanya terjadi beberapa permasalahan yang sering dialami dalam menjalankan perjanjian tersebut, salah satu diantaranya adalah adanya kontrak baku. Agar tercapainya keadilan dalam berkontrak maka diperlukan pengaturan klausula baku yang digunakan di dalam perjanjian saat ini.  Klausula baku cenderung menguntungkan pihak yang membuatnya dalam hal ini adalah pihak perusahaan atau kreditur, dimana pihak kreditur memiliki waktu yang cukup banyak untuk membuat klausula perjanjian, sedangkan masyarakat/ debitur tidak memiliki ruang yang cukup untuk melakukan negosiasi atas klausula dalam perjanjian tersebut, bahkan masyarakat sendiri tidak atau bahkan belum familiar dengan istilah-istilah yang terdapat di dalam klausula baku. 

Keywords
Hukum Perjanjian; Keadilan Berkontrak; Klausula Baku

Article Metrics: