Implementasi Visi dan Misi Organisasi Induk ke dalam Moto Perpustakaan Kementerian “Artha”

*Churin ‘Ain Hasyim -  Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Indonesia
Luki Wijayanti -  Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Indonesia
Received: 1 Feb 2019; Revised: 27 May 2019; Accepted: 18 Jun 2019; Published: 4 Aug 2019; Available online: 28 Jun 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 281 135
Abstract
Penelitian ini membahas implementasi visi dan misi Perpustakaan Kementerian “Artha” dalam moto perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan visi dan misi Kementerian “Artha” pada moto Perpustakaan Kementerian Artha. Identifikasi penerapan moto ini akan dilihat dari koleksi perpustakaan, layanan yang diberikan, dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Kementerian “Artha”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kecenderungan bahwa perpustakaan Kementerian “Artha” hanya mengimplementasikan misi nomor 5 (lima) Kementerian Artha yang berkaitan dengan pengembangan diri pegawai. Hal ini merupakan suatu strategi awal perpustakaan untuk menunjukkan kebetradaannya sebelum mereka mampu memenuhi 4 (empat) misi lainnya agar perpustakaan dapat bertahan di lingkungan Kementerian Artha.
Keywords
moto; visi dan misi; perpustakaan khusus

Article Metrics:

  1. Ali, Purwito M. 2008. Kepabeanan dan cukai (pajak lalu lintas barang): teori dan aplikasi. Ed. Rev. Jakarta: FH UI.
  2. Ananda, Sofiari . 2014. Penerapan Budaya Organisasi dan Efektivitas Organisasi: Studi Deskriptif Kualitatif tentang Penerepan Simbol Budaya Organisasi terhadap Efektivitas Organisasi Pers Mahasiswa Suara, Diakses pada tanggal21Mei 2018, dari https://jurnal.usu.ac.id/index.php/flow/article/view/12775
  3. Azwar, Saifuddin. 2004. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  4. Bungin, Burhan. 2012. Metodologipenelitiankualitatif. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
  5. Cresswell, John W. 2014. Research desing: qualitative, quantitative, and mixed methods approachs. 4th ed. London: Sage.
  6. Direktorat Jenderal Pajak. 2007. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007 Tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang KetentuanUmum Dan Tata Cara Perpajak. Diakses pada tanggal 26April 2018, dari http://ketentuan.pajak.go.id/
  7. Evans, G. Edward & Saponaro, Margaret Zarnosky Saponaro. 2005. Developing library and information center collections. 5th Ed. London: Libraries Unlimited
  8. Freeman, Kimberly. 2018. Creating strategic taglines.Diakses pada 21 Mei 2018 dari https://www.emeraldinsight.com.
  9. Geller Lois K. 2006. The Power of Taglines. Diakses pada tanggal 21Mei 2018, dari https://search.proquest.com.
  10. Germano, Michael A. 2011. Strategic value planning for libraries. Diakses pada tanggal03Januari 2018, dari https://edisciplinas.usp.br/pluginfile.
  11. Gorman, G. E. & Clayton, Peter. 2005. Qualitative research for the informationprofessional. 2nd ed. London: Facet Publishing.
  12. Gramedia Digital Nusantara. (n.d). Apa itu e-Perpus. Diakses pada tanggal14Februari 2018, dari https://e-Perpus.com/home
  13. Havner, Arthur W. & Akers, Susan G. 2011. Building the Library's Brand: Using Taglines or Logos. Diakses pada tanggal21Mei 2018, dari https://search.proquest.com.
  14. Hutabarat, Jemsly & Huseini, Martani. 2012. Strategi: pendekatan komprehensif dan terintegrasi “strategic excellence” dan “operational excellence secara simultan.” Depok: UI Press.
  15. Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan. Diakses pada tanggal 01 Januari 2018, dari www.bpkp.go.id/uu/filedownload/2/36/176.bpkp .
  16. Jackson, David. 2000. BecomingDynamic. London: Macmillan Kementerian Artha Republik Indonesia. (n.d). Visi dan misi. Diakses pada tanggal18Oktober 2017, dari https://www.kemenkeu.go.id/profil/visi-dan-misi/
  17. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. n.d. Daftar lokasi dan kontak Kementerian Artha. Diakses pada tanggal13 Februari 2018, https://www.kemenkeu.go.id/profil/lokasi-dan-kontak/
  18. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. n.d. Tugas dan fungsi. Diakses pada tanggal13 Februari 2018, https://www.kemenkeu.go.id/profil/tugas-dan-fungsi/
  19. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. n.d. Peraturan Menteri D Nomor 234/PMK.01/2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Artha. Diakses pada tanggal12Februari 2018, http://www.jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2015/234~PMK.01~2015Per.pdf
  20. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. n.d. Peraturan Menteri D Republik Indonesia Nomor 212/PM.01/2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 234/PMK.01/2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Artha. Diakses pada tanggal12Februari 2018, www.jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2017/212~PMK.01~2017Per.pdf
  21. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (n.d). Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Kementerian Artha. Diakses pada tanggal13Februari 2018, http://e-ppid.kemenkeu.go.id/CMS/ContentDetail/453
  22. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (n.d). Biro Komunikasi dan Layanan Informasi. Diakses pada tanggal14Februari 2018, dari www.setjen.kemenkeu.go.id/Page/biro-komunikasi-dan-layanan-informasi
  23. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2018. Komposisi pegawai Kementerian Artha. Diakses pada tanggal10Februari 2018, http://www.sdm.kemenkeu.go.id/
  24. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2017. Annual report.
  25. Lasa Hs. 2017. Manajemen sumber daya manusia perpustakaan. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
  26. Lim, Nelson, Cho, Michelle, & Curry, Komberly. 2008. Planing for diversity.
  27. Members of the Government Libraries Section of IFLA. 2010. Mission and/or Vision Statements of Government Libraries Worldwide. Diakses pada tanggal08Januari 2018, darihttps://www.ifla.org/files/assets/government-libraries/publications/MissionStatements2010-07-28.pdf
  28. Nurcahyo, R. Jati. 2014. Implikasi visi, misi dan nilai-nilai organisasi terhadap kinerja karyawan restoran numani. Diakses pada tanggal 02Januari 2018, dari http://download.portalgaruda.org
  29. Pustaka Bergerak Indonesia. n.d.Tentang Pustaka Bergerak Indonesia. Diakses pada tanggal 14 Februari 2018, dari http://pustakabergerak.id/
  30. Reitz, Joan M. 2014. Online Dictionary and Library and Information Science. Diakses pada tanggal 01 Januari 2018, dari https://www.abc-clio.com/ODLIS/odlis_A.aspx
  31. Rupp, Michael T. 2012. Branding a college of pharmacy.Diakses pada tanggal26Januari 2018, dari https://remote-lib.ui.ac.id:6066/docview/1269472021/fulltextPDF/AC1CE6D2F2364CBDPQ/4?accountid=17242
  32. Sabarguna, Boy S. 2008. Analisis data pada penelitian kualitatif. Jakarta: UI-Press.
  33. Soejitno, Soedarmono. 2000. Reformasi Perumahsakitan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI-WHO.
  34. Standar Nasional Indonesia. 2009. Perpustakaan khusus instansi pemerintah. Jakarta:Badan Standarisasi Nasional.
  35. Standar Nasional Perpustakaan. 2011. Perpustakaan khusus instansi pemerintah. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
  36. Stueart, Robert D., Moran Barbara, B., & Morner, Claudia J. 2013. Library and information center management. (8th ed.). California : Libraries Unlimited.
  37. Sulistyo-Basuki. 2010. Metode penelitian. Jakarta: Penaku.
  38. Sutarno NS. 2006. Manajemen perpustakaan: suatu pendekatan praktis. Jakarta: Sagung Seto
  39. US Fed News Service. 2016. A motto: more than meets the eye. Diakses pada tanggal 26 Januari 2018, dari Yi, Z. 2016. Effective techniques for the promotion of library services. Diakses pada tanggal 20 April 2018, dari https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1094561.pdf