skip to main content

Penerapan Blended Librarian di Era Digital (Studi Kasus di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

*Aidilla Qurotianti  -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Received: 9 Jan 2020; Revised: 8 Mar 2020; Accepted: 8 Mar 2020; Published: 26 Jun 2020.

Citation Format:
Abstract

Era digital merupakan tantangan bagi pustakawan, terutama pustakawan akademik di perpustakaan universitas. Demi menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi di universitas, perpustakaan perguruan tinggi harus menyediakan layanan yang mengikuti pola kebutuhan informasi dari kalangan akademik. Selain meningkatkan layanan dan fasilitas, perpustakaan juga harus meningkatkan kemampuan dan keahlian sumber daya manusia di sana, yaitu pustakawan. Tidak hanya mampu mengolah bahan pustaka, tetapi pustakawan akademik juga harus memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi dan memiliki peran dalam proses peningkatan pembelajaran mahasiswa. Kemampuan dalam menggabungkan ketiga kombinasi ini disebut blended librarian. Salah satu perpustakaan perguruan tinggi yang telah memiliki pustakawan dengan kemampuan blended librarian yaitu Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Berdasarkan pemaparan tersebut, peneliti tertarik pada penelitian tentang implementasi blended librarian di era digital di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus.  Hasil dari penelitian ini adalah implementasi blended librarian di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta adalah 1) Menyediakan dan mengelola sumber referensi; 2) Menyediakan fasilitas yang mendukung learning commons; 3) Mengoptimalkan TIK untuk akses informasi; 4) Sebagai penghubung ke sumber lain di luar universitas; 5) User Education; 6) Literasi Informasi; 7) Pencegahan Plagiarisme; 8) Pelatihan Manajer Referensi; dan 9) Pendamping Dosen.

Fulltext View|Download
Keywords: blended librarian; perpustakaan perguruan tinggi; tri dharma perguruan tinggi; era digital

Article Metrics:

  1. Almah, H. (2014). Urgensi Pendidikan Pemakai ( User Education ) Bagi Pemustaka Di Perpustakaan Perguruan Tinggi Agama Islam : Sebuah Konsep Penerapan. Jurnal Ilmu Perpustakaan & Kearsipan Khizanah Al-Hikmah, 2, 80–89. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah/article/view/143
  2. Andayani, U. (2018). Strategi Pengembangan Kompetensi Pustakawan Akademik Sebagai Blended Librarian Dalam Penyedia Layanan Perpustakaan di Era Keilmuan Digital. Al Maktabah, 17, 13–24. http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/al-maktabah/article/view/11061/5684
  3. Association, A. L. (2020). Information Literacy. https://literacy.ala.org/information-literacy/
  4. Bell, Steven J., J. S. (2004). The blended librarian librarians. College & Research Libraries News, August, 372–375. https://crln.acrl.org/index.php/crlnews/article/view/7297/7297
  5. de Lima, G. Â., Maculan, B. C. M. dos S., & Borges, G. S. B. (2017). Blended librarians in academic libraries: A Brazilian Panorama. Revista General de Informacion y Documentacion, 27(2), 471–486. https://doi.org/10.5209/RGID.58213
  6. Fatmawati, E. (2010). The Art of Library: Ikatan Esai Bergizi tentang Seni Mengelola Perpustakaan. Universitas Diponegoro
  7. Istiana, P. (2017). Pustakawan Berkualitas Tinggi: Urgensi Perpustakaan Perguruan Tinggi sebagai "Fountain of Knowledge”. JIPI: Jurnal Ilmu Perpustakaan & Informasi, 2(1), 107–114. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/jipi/article/view/924/723
  8. Naibaho, K. (2018). Blended skill bagi Pustakawan Akademik dalam menghadapi era Revolusi Industri. Blended Skill Bagi Pustakawan Akademik Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri, 17(1). http://medpel.journal.ipb.ac.id/index.php/jpi/article/view/27261/17429
  9. Nielsen, J. M. (2013). The Blended Business Librarian: Technology Skills in Academic Business Librarian Job Advertisements. Journal of Business & Finance Librarianship, 18, 37–41
  10. Putri, G. R. (2019). Implementasi Blended Librarianship di Learning Resource Center Sekolah Tinggi Manajemen. Al Maktabah, 4(2), 120–127. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/almaktabah/article/view/2517/2045
  11. Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta
  12. Sulistyo-Basuki. (2006). Metode Penelitian. Wedatama Widya Sastra
  13. Vargas, G. A. T., Vanderkast, E. J. S., García, A. A. R., & González, J. T. G. (2015). The Blended Librarian and the Disruptive Technological Innovation in the Digital World. OALib, 02(08), 1–9. https://doi.org/10.4236/oalib.1101764
  14. Yin, R. K. (2011). Studi Kasus: Desain Dan Metode. Raja Grafindo Persada
  15. Yusuf, M. C. (2015). Learning commons: Konsep pengembangan perpustakaan perguruan tinggi menghadapi generasi digital. Pustakaloka, 7(1), 119–128

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.