skip to main content

Pemetaan Pengetahuan Eksplisit Tentang COVID-19 pada Website Perpustakaan

*Rizki Nurislaminingsih orcid scopus  -  Universitas Padjadjaran, Indonesia
Sukaesih Sukaesih  -  Universitas Padjadjaran, Indonesia
Received: 19 Aug 2020; Revised: 4 Nov 2020; Accepted: 5 Nov 2020; Published: 11 Dec 2020.

Citation Format:
Abstract

Kewajiban utama perpustakaan adalah menyebarkan pengetahuan. Melihat dampak besar yang ditimbulkan COVID-19 pada kesehatan maupun sosial, maka sudah selayaknya perpustakaan secara rutin memberikan pengetahuan tentang pencegahan, aktivitas yang tepat saat lockdown, cara menghindari stress, atau pengumuman penting lainnya tentang perkembangan virus Corona. Website dapat menjadi jembatan penghubung antara perpustakaan dengan kebutuhan pengetahuan masyarakat. Website merupakan representasi dari sebuah perpustakaan yang bersifat maya sebagai penyimpan sekaligus penyebar pengetahuan tentang COVID-19 yang dibutuhkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan pengetahuan eksplisit tentang COVID-19 pada website perpustakaan melalui analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 perpustakaan yang membagikan pengetahuan tentang COVID-19 melalui website yaitu Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Banten, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Perpusatakaan Badan Standardisasi Nasional dan Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Website tersebut mengunggah tema literasi, tips dan trik hidup sehat selama wabah, menikmati waktu, kesehatan psikis, efek COVID-19, tips bepergian, tips bekerja di kantor, informasi kesehatan, serta karakter, penularan dan pencegahan COVID-19. Kesimpulan penelitian ini adalah website dari 4 perpustakaan yang menjadi sampel pada penelitian ini mengunggah pengetahuan tentang COVID-19 dengan berbagai tema seperti literasi corona, kiat hidup sehat fisik dan psikis selama masa pandemi, tips beraktivitas di dalam dan luar rumah yang aman, hingga informasi tentang penularan dan pencegahan virus Corona.

Fulltext View|Download
Keywords: pemetaan pengetahuan; pengetahuan ekspisit; website perpustakaan; covid-19

Article Metrics:

  1. Bin Hashim, L., & Mokhtar, W. N. H. W. (2012). Preparing new era librarians and information professionals : Trends and issues. International Journal of Humanities and Social Science, 2(7), 151–156. Retrieved from http://www.ijhssnet.com/journal/index/924
  2. Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. In Qualitative Research Journal (Vol. 9). https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
  3. Conceição, S. C. O., Anita, S., & Biniecki, S. M. Y. (2017). Using concept mapping as a tool for conducting research: An analysis of three approaches. Cogent Social Sciences, 3(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2017.1404753
  4. Guest, G., MacQueen, K., & Namey, E. (2014). Introduction to Applied Thematic Analysis. Applied Thematic Analysis, 3–20. https://doi.org/10.4135/9781483384436
  5. Hewson, C. (2014). Qualitative Approaches in Internet-Mediated Research: Opportunities, Issues, Possibilities. In P. Leavy (Ed.), The Oxford Handbook of Qualitative Research. New York: Oxford University Press
  6. Husain, S., & Nazim, M. (2013). Concepts of knowledge management among library & information science professionals. International Journal of Information Dissemination and Technology, 3(4), 264–269. Retrieved from https://core.ac.uk/reader/83519182
  7. Matthies, B., & Coners, A. (2017). Document selection for knowledge discovery in texts: Framework development and demonstration. Journal of Information & Knowledge Management, 16(4), 1–24. https://doi.org/10.1142/S0219649217500381
  8. Meagher-Stewart, D., Solberg, S. M., Warner, G., MacDonald, J. A., McPherson, C., & Seaman, P. (2012). Understanding the role of communities of practice in evidence-informed decision making in public health. Qualitative Health Research, 22(6), 723–739. https://doi.org/10.1177/1049732312438967
  9. Nazim, M., & Mukherjee, B. (2013). Librarians’ perceptions of knowledge management in developing countries: A case with Indian academic libraries. The International Information and Library Review, 45(1–2), 63–76. https://doi.org/10.1016/j.iilr.2013.08.002
  10. Savolainen, R. (2017). Information sharing and knowledge sharing as communicative activities. IR Information Research, 22(3), 17–19. Retrieved from http://www.informationr.net/ir//22-3/paper767.html
  11. Silverman, D. (2014). Interpreting Qualitative Data (5th ed.). London: SAGE
  12. Weichselgartner, J., & Pigeon, P. (2015). The Role of Knowledge in Disaster Risk Reduction. International Journal of Disaster Risk Science, 6(2), 107–116. https://doi.org/10.1007/s13753-015-0052-7
  13. Wulandari, A., Rahman, F., Pujianti, N., Sari, A. R., Laily, N., Anggraini, L., … Prasetio, D. B. (2020). Hubungan karakteristik individu dengan pengetahuan tentang pencegahan coronavirus disease 2019 pada masyarakat di Kalimantan Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 42. https://doi.org/10.26714/jkmi.15.1.2020.42-46
  14. Yuliana. (2020). Corona virus diseases (Covid-19); Sebuah tinjauan literatur. WELLNESS AND HEALTHY MAZAGINE, 2(1), 124–137. Retrieved from https://wellness.journalpress.id/wellness/article/view/21026/pdf
  15. Yunus, N. R., & Rezki, A. (2020). Kebijakan Pemberlakukan Lockdown Sebagai Antisipasi Penyebaran Corona Virus Covid-19. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(3). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i3.15048

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-06-22 01:51:00

No citation recorded.