skip to main content

Perilaku Informasi Penyandang Disabilitas Tuna Netra di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang

*Moch. Nanda Indra Lexmana  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Indonesia
Amalia Nurma Dewi orcid scopus  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Indonesia
Kusubakti Andajani  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Indonesia
Received: 25 Oct 2021; Revised: 4 Jun 2022; Accepted: 5 Jun 2022; Published: 29 Jun 2022.

Citation Format:
Abstract

Tujuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (UPT RSBN) Malang selain sebagai lembaga pendidikan nonformal yang mengajarkan keterampilan (soft skill) bagi tunanetra juga bertujuan untuk membentuk mereka sebagai pembelajar sepanjang hayat. Pada era informasi seperti saat ini, kedua tujuan UPT RSBN tersebut bisa dicapai apabila peserta didik pada UPT RSBN mampu memaksimalkan interaksi dengan informasi melalui perumusan kebutuhan informasi, pencarian informasi, pemrosesan dan penggunaan informasi atau yang biasa disebut dengan perilaku informasi. Melihat pentingnya peran perilaku informasi dalam pencapaian tujuan UPT RSBN Malang maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku informasi pada peserta didik di RSBN Malang dengan menggunakan teori TD Willson (1999). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi. Responden pada penelitian ini adalah siswa atau penyandang disabilitas tuna netra di UPT RSBN Malang. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa kebutuhan informasi penyandang disabilitas tuna netra dilatarbelakangi oleh unlearned motives dan economics motives. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyandang disabilitas tuna netra mengubah kebutuhan informasi menjadi pencarian informasi. Keputusan tersebut dipengaruhi mekanisme pengaktifan dan variabel intervensi. Perilaku pencarian informasi pada penyandang disabilitas tuna netra ditemukan hanya pada sampai tahap pencarian aktif. Hasil dari pencarian informasi tersebut diolah dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penyandang disabilitas tuna netra.

Fulltext View|Download
Keywords: perilaku informasi; literasi informasi; tuna netra

Article Metrics:

  1. Al-Suqri, M. N., & Al-Aufi, A. S. (2015). Information Seeking Behavior and Technology Adoption: Theories and Trends. Information Seeking Behavior and Technology Adoption: Theories and Trends, i, 1–321. https://doi.org/10.4018/978-1-4666-8156-9
  2. Asuncion, J., Budd, J., Fichten, C. S., Nguyen, M., Barile, M., & Amsel, R. (2012). Social Media Use By Students With Disabilities. Academic Exchange Quarterly, 16(1), 30–35. http://www.adaptech.org/pubs/AEQSocialMediaUse.pdf
  3. Ati, S., Nurdien, Kistanto, & Taufik, A. (2014). Pengantar Konsep Informasi, Data, dan Pengetahuan. Universitas Terbuka, 230. http://repository.ut.ac.id/4042/1/ASIP4204-M1.pdf
  4. Bidayasari, S. (2018). Perilaku Penemuan Informasi Berdasarkan Teori Wilson di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga pada Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Nusantara - Journal of Information and Library Studies, 1(2), 113. https://doi.org/10.30999/n-jils.v1i2.368
  5. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publication
  6. Dewi, A. N., & Istiqomah, Z. (2019). Perilaku Informasi Remaja dalam Memanfaatkan Facebook. BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 3(1), 15–31. https://doi.org/10.17977/um008v3i12019p015
  7. Firdaus, A., Sukarno, A., & Sary, R. M. (2016). Penerapan Media Audio Visual Pada Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Campuran Kelas IV SD Negeri 02 Doro. Prosiding Seminar Nasional PendidikanUniversitas PGRI Semarang, 1–15
  8. Gadarian, S. K., & Albertson, B. (2014). Anxiety, Immigration, and the Search for Information. Political Psychology, 35(2), 133–164. https://doi.org/10.1111/pops.12034
  9. Gomes, M., Wilson, T., Ford, N., & Shaw, B. (n.d.). Information Behaviour Wilson Related papers
  10. Istianda, M. (2014). Pengembangan Organisasi. Universitas Terbuka
  11. Kay, R. H., & Ahmadpour, K. (2015). Negotiating the Digital Maze of Information Literacy: A Review of Literature. Journal of Educational Informatics, 1, 1–25
  12. Panggabean, T. Y. S., & Ati, S. (2017). Evaluasi Jaws (Job Access With Speech) Screen Reader untuk Akses Informasi Tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(3), 701–710. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/23202
  13. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 108 Tahun 2016 Tentang Nomenklatur, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, (2016). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/26626
  14. Roosdhani, M. R., Wibowo, P. A., & Widiastuti, A. (2012). Analisis Tingkat Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Usaha Kecil Menengah di Kabupaten Jepara. Jurnal Dinamika Ekonomi Dan Bisnis, Vol. 9 No., 89–104
  15. Sakaki, M., Yagi, A., & Murayama, K. (2018). Curiosity in Old Age: A Possible Key to Achieving Adaptive Aging. Neuroscience and Biobehavioral Reviews, 88(January), 106–116. https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2018.03.007
  16. Sari, D. B. B. (2019). Gambaran Emosional Lansia dalam Aktivitas Sehari-hari Berdasarkan Karakteristik di Puskesmas Pancur Batu Medan Tahun 2019. http://ecampus.poltekkes-medan.ac.id/jspui/bitstream/123456789/2111/1/Jurnal - GAMBARAN EMOSIONAL LANSIA DALAM AKTIVITAS SEHARI-HARI BERDASARKAN KARAKTERISTIK - devit.pdf
  17. Septiyantono, T. (2014). Literasi Informasi. Universitas Terbuka
  18. Stellarosa, Y., Firyal, S. J., & Ikhsano, A. (2018). Pemanfaatan Youtube Sebagai Sarana Transformasi Majalah Highend. LUGAS Jurnal Komunikasi, 2(2), 59–68. https://doi.org/10.31334/ljk.v2i2.263
  19. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta
  20. Sulfemi, W. B. (2019). Modul Manajemen Pendidikan Non Formal. https://doi.org/10.31227/osf.io/p9bez
  21. UNDP. (2017). ‘Leave no one behind,’ UNDP Aims to Champion the Rights of Visually Impaired People in Indonesia | UNDP in Indonesia. https://www.id.undp.org/content/indonesia/en/home/presscenter/articles/2017/08/31/_leave-no-one-behind--undp-aims-to-champion-the-rights-of-visual.html
  22. Utomo, C. B., & Budi, T. (2015). Pengguna Gadget di SMAN 1 Semarang. Journal of Educational Social Studies, 4(1), 1–5. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess
  23. Wicaksono, A. (2016). Profil Literasi Informasi Pustakawan Indonesia. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 12(1), 1. https://doi.org/10.22146/bip.13024
  24. Widiyastuti. (2016). Jurnal Pustaka Budaya, Vol. 3, No. 2 Juli 2016 Perbandingan Teori Perilaku Pencarian Informasi Menurut Ellis, Wilson dan Kuhlthau. Jurnal Pustaka Budaya, 3(2), 51–64. https://journal.unilak.ac.id/index.php/pd/article/view/583
  25. Wijaya, C. (2017). Perilaku Individu Organisasi. In Lembaga Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI), Medan. www.lpppindonesia.com
  26. Wilson. (1999). Models in Information Behaviour Research
  27. Wilson, T. D. (2000). Human Information Behavior. Informing Science, 3(2), 49–55. https://doi.org/10.28945/576

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-04-18 07:21:11

No citation recorded.