PENGARUH LATIHAN FISIK; SENAM AEROBIK TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI WILAYAH PUSKESMAS BUKATEJA PURBALINGGA

*Puji Indriyani -  Akper “Yakpermas” Banyumas, Indonesia
Heru Supriyatno -  Poltekkes, Prodi Keperawatan, Semarang, Indonesia
Agus Santoso -  PSIK FK UNDIP Semarang
Received: 21 Dec 2010; Published: 22 Dec 2010.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 17366 20161
Abstract
Diabetes mellitus tipe 2 adalah suatu keadaan hiperglikemia yang disebabkan gangguan pada resistensi insulin dan sekresi insulin sehingga metabolisme tubuh juga terganggu. Pada DM tipe 2, latihan fisik berperan sebagai glycemic control yaitu mengatur dan mengendalikan kadar gula darah. Latihan fisik yang dianjurkan salah satunya adalah senam aerobik, yang bertujuan meningkatkan dan mempertahankan kesegaran tubuh dan dilaksanakan sesuai prinsip F.I.T.T (Frekuensi, Intensitas, Time dan Tipe). Penelitian yang dilakukan di wilayah Puskesmas Bukateja Purbalingga pada bulan September – Oktober 2004 ini, bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik: senam aerobik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen tanpa kelompok kontrol. Responden yang menjadi subyek penelitian adalah 22 orang yang menderita DM tipe 2. Alat pengumpulan data berupa kuesioner tentang karakteristik responden dan observasi untuk mengetahui kadar gula darah sebelum dan sesudah latihan.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh latihan fisik: senam aerobik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 di Wilayah Puskesmas Bukateja Purbalingga (p=0.0001) dengan penurunan rata – rata sebesar 30,14 mg%.

Article Metrics: