skip to main content

Strategi Coping Stress Melalui Media Sosial pada Remaja di Kota Semarang

Fransiska Devia Tiara Amelia  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
*Besar Tirto Husodo  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Novia Handayani  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2021 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Media sosial menawarkan keadaan memahami dan dipahami bagi pengguna, serta koneksi instan dengan ruang publik yang interaktif dan nyaman. Media sosial sebagai strategi coping dapat membantu individu mendapatkan akses ke sumber informasi dan terhubung serta mendapat dukungan dari orang lain saat menghadapi keadaan yang penuh tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana remaja memanfaatkan media sosial sebagai strategi coping stress.

Metode: Metode pada penelitian menggunakan pendekatan cross sectional melalui observasional kuantitatif.  Populasi penelitian ini remaja yang berdomisili di Kota Semarang berjumlah 299.768 remaja dengan sampel sebanyak 384 responden menggunakan teknik proportional purposive sampling. Pengumpulan data melalui angket online.

Hasil: Responden berjenis kelamin perempuan (72,9%), dan laki-laki (27,1%). Responden yang melakukan praktik pemanfaatan media sosial sebagai strategi coping stress baik sebanyak 57,8% dan pemanfaatan yang buruk sebanyak 42,2%.  Praktik pemanfaatan media sosial sebagai strategi coping stress berhubungan dengan tingkat stres responden (p-value=0,003). Selain itu praktik pemanfaatan media sosial sebagai strategi coping stress berhubungan dengan penggunaan media sosial  (p-value=0,019).

Simpulan: Responden memanfaatkan media sosial sebagai strategi coping stress untuk melampiaskan stres yang meraka miliki dengan akivitas media sosial yang dilakukan berupa menonton video. Sehingga dibutuhkan peran instansti kesehatan dalam membuat promosi kesehatan yang menarik mengenai coping stress melalui media sosial agar pengguna media sosial dapat menggunakannya dengan bijak dan efisien.

Kata kunci: Koping Stres; Media Sosial; Remaja

 

 ABSTRACT

Title: Copimg Stress Strategy Using Social Media in Adolescents in Semarang City

Background: Social media offers users a state of understanding and being understood, as well as instant connection with interactive and convenient public spaces. Social media as a coping strategy can help individuals gain access to sources of information and connect and get support from others when dealing with stressful situations. This study aims to determine how adolescents use social media as a strategy coping stress.

Method: The research method uses aapproach cross sectional through quantitative observation. The population of this research is adolescents who live in the city of Semarang totaling 299,768 teenagers with a sample of 384 respondents using proportional purposive sampling technique. Data collection through questionnaire online.

Result: Respondents were female (72.9%), and male (27.1%). Respondents who had a good practice using social media as a strategy coping stress are 57.8% and 42.2% are not good yet. The practice of using social media as astrategy coping stress related to the respondent's stress level (p-value= 0.003). In addition, the practice of using social media as a strategy coping stress related to the use of social media (p-value= 0.019).

Conclusion: Respondents use social media as a strategy coping stress to vent the stress they have with social media activities carried out in the form of watching videos. So that it takes the role of health agencies in making attractive health promotions about coping stress through social media so that social media users can use them wisely and efficiently.

Keywords: Coping Stress; Social Media; Adolescents

Fulltext View|Download
Keywords: Koping Stres; Media Sosial; Remaja

Article Metrics:

  1. Hurlock E. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga; 2011
  2. Tim Riskesdas 2018. Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan RI. 2018
  3. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Kementrian Kesehat RI. 2018;
  4. Maryam S. Strategi Coping: Teori Dan Sumberdayanya. JURKAM J Konseling Andi Matappa. 2017;1(2):101
  5. Mafazi N, Nuqul FL. Perilaku Virtual Remaja: Strategi Coping, Harga Diri, Dan Pengungkapan Diri Dalam Jejaring Sosial Online. J Psikol. 2017;16(2):128
  6. Maryam S. Strategi Coping: Teori Dan Sumberdayanya. J Konseling Andi Matappa. 2017 Aug;1(2):101–7
  7. Cairns J. Health Psychology. A Textbook. Prim Heal Care. 2004;14(10):10–10
  8. Van Ingen E, Wright KB. Predictors of mobilizing online coping versus offline coping resources after negative life events. Comput Human Behav [Internet]. 2016;59:431–9. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.chb.2016.02.048
  9. APJII. Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia Survey 2017. Teknopreneur. 2018;2018(31 August 2018):Hasil Survey
  10. Duvenage M, Correia H, Uink B, Barber BL, Donovan CL, Modecki KL. Technology can sting when reality bites: Adolescents’ frequent online coping is ineffective with momentary stress. Comput Human Behav [Internet]. 2020;102(January 2019):248–59. Available from: https://doi.org/10.1016/j.chb.2019.08.024
  11. Psikologi F, Islam U, Syarif N. Pengaruh Fear of Missing Out , Kontrol Diri , Narsisme , dan Strategi Koping terhadap Adiksi Media Sosial pada Mahasiswa di Jabodetabek
  12. Tiara Firdaus, Andik Matulessy YP. Hubungan Kecenderungan Penggunaan Media Sosial Dengan Psychological Well-Being. 2019
  13. Coates R, Sykora M, Jackson T. Browsing to Breathe: Social Media for Stress Reduction. Proc 52nd Hawaii Int Conf Syst Sci. 2019;(April)
  14. Chan SF, La Greca AM. Perceived Stress Scale (PSS). Encycl Behav Med. 2020;1646–8
  15. Sari IP. Hubungan Tingkat Stres dengan Strategi Koping Mahasiswa Reguler Profesi Ners di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. 2016
  16. Mafazi N, Lubabin Nuqul F. Perilaku Virtual Remaja: Strategi Coping, Harga Diri, dan Pengungkapan Diri Dalam Jejaring Sosial Online. Vol. 16. 2017
  17. Nurhidayanti YD. Strategi Coping Stress Kejadian Bullying Siswa SMP di Wilayah Kecamatan Banyumanik. Masyarakat, J Kesehat. 2019;7:266–72
  18. Matthieu MM, Ivanoff A. Using stress, appraisal, and coping theories in clinical practice: Assessments of coping strategies after disasters. Br Treat Cris Interv [Internet]. 2006 Nov;6(4):337–48. Available from: http://brief-treatment.stanford.clockss.org/cgi/content/full/6/4/337
  19. Muliana E. Gambaran Faktor-Faktor Strategi Koping Stres Remaja Akhir Dalam Menghadapi “Body Shaming” Dikalangan Mahasiswa Di Yogyakarta [Internet]. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021
  20. Farid M. Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Problem Focused Coping Siswa VII MTS Bani Hasyim Gresik. 2019
  21. Andriyani J. Strategi Coping Stres Dalam Mengatasi Problema Psikologis. At-Taujih Bimbing dan Konseling Islam. 2019;2(2):37
  22. Nurjanisah N. Analisis Penyalahgunaan Napza Dengan Pendekatan Health Belief Model. J Ilmu Keperawatan. 2017;5(1):23–35
  23. Kottler JA. Stress Management and Prevention Applications to Daily Life [Internet]. 2008. Available from: https://www.academia.edu/20584922/Stress_Management_and_Prevention_Kottler_Jeffrey_A?
  24. Putrianingsih M. Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Strategi Coping Stres Pada Perawat [Internet]. 2016. Available from: http://repository.unika.ac.id/13115/6/11.40.0023 Masterina Putrianingsih BAB V.pdf

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.