PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM PERJANJIAN KEAGENAN PT. PERTAMINA (PERSERO) DENGAN PARA AGEN

*Ahmad Syarief  -  , Indonesia
Paramita Prananingtyas  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Novira Maharani Sukma  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 10 May 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: artikel penelitian
Language: ID
Full Text:
Statistics: 55 61
Abstract

Agency agreement of PT. Pertamina (Persero), with its Agent, is a standard agreement born from the principle of freedom of contract. The principle of freedom of contact with the parties is free to make agreements that apply as laws. The principle of freedom of contract is limited by legislation and norms of decency. Agency agreement PT. Pertamina (Persero) often finds inconsistencies between the title of the agreement and the classifications that harm agents and society. Agency agreement PT. Pertamina (Persero) is interesting to study about the implementation and consequence if the agency agreement violates the provisions in the legislation. Agency agreements PT. Pertamina (Persero) is a standard agreement in which there is a clause that is not by the laws and regulations and the characteristics of the agency agreement. LPG agency agreement PT. Pertamina (Persero) with agents shows more conformity with the distributor agreement. As a result of the agency agreement that is not suitable can be done addendum or change. If there is no agreement, a cancellation by the Agent can be submitted.

 

Key words: Freedom of Contracts, Agency, Agreements,

Abstrak

 

Perjanjian keagenan PT. Pertamina (Persero) dengan agennya merupakan perjanjian baku yang lahir dari asas kebebasan berkontrak. Adanya asas kebebasan berkontrak para pihak bebas membuat perjanjian yang berlaku sebagai undang-undang. Asas kebebasan berkontrak dibatasi oleh peraturan perundang-undangan dan norma kesusilaan. Perjanjian keagenan PT. Pertamina (Persero) kerap dijumpai inkonsistensi antara judul perjanjian dengan klasula-klausula yang merugikan agen dan masyarakat. Perjanjian keagenan PT. Pertamina (Persero) menarik untuk diteliti mengenai pelaksanaan dan akibatnya jika perjanjian keagenan tersebut melanggar ketentuan dalam peraturan perundang-undangan. Perjanjian keagenan PT. Pertamina (Persero) merupakan perjanjian baku didalamnya terdapat klausula yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan karakteristik perjanjian keagenan. Perjanjian keagenan LPG PT. Pertamina (Persero) dengan Agen lebih menunjukkan kesesuaian dengan perjanjian distributor. Akibat dari perjanjian keagenan tersebut yang tidak sesuai dapat dilakukan addendum atau perubahan. Jika tidak terjadi kesepakatan maka dapat diajukan pembatalan oleh Agen.  

 

Kata Kunci: Kebebasan Berkontrak,Perjanjian, Keagenan,

Keywords
Kebebasan Berkontrak,Perjanjian, Keagenan,

Article Metrics: