KOMPETENSI NOTARIS DALAM PEMBUATAN PERJANJIAN SYARIAH (Tinjauan Dari Perspektif Hukum Ekonomi Syariah)

Published: 8 Mar 2020.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: artikel penelitian
Full Text:
Statistics: 71 23
Abstract

Abstrack

 

This study discusses the competence of Notaries in making sharia agreements to provide services to the community according to applicable rules. The notary occupies a very important position in the Islamic banking industry today, because the notary has a role in making the deeds of Islamic banking product contracts and binding guarantees, especially in the case of Mortgage and Fiduciary Rights. In the practice of business agreements in the banking world today, it is very much in need of a notary who is able to understand the concepts of sharia contracts and their application in sharia banking practices so that a notary is required to equip themselves with sufficient knowledge about the types of contracts and financial products. at an Islamic bank. Because between Islamic banks and conventional banks are different characteristics.

 

Keywords: notary, authentic deed, sharia agreement

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang kompetensi Notaris dalam pembuatan perjanjian syariah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku.Notaris menduduki posisi yang sangat penting dalam industri perbankan syariah saat ini, karena notaris memiliki peranan dalam pembuatan akta-akta kontrak-kontrak produk perbankan syariah dan pengikatan jaminan khususnya dalam perkara Hak Tanggungan dan Fidusia.Dalam praktik perjanjian bisnis di dunia perbankan dewasa ini tentu sangat membutuhkan notaris yang mampu memahami konsep-konsep akad syariah dan penerapannya dalam praktek perbankan syariah sehingga seorang notaris pun dituntut untuk membekali diri dengan pengetahuan yang cukup memadai tentang jenis-jenis akad dan produk-produk keuangan di bank syariah. Karena antara bank syariah dengan bank konvensional merupakan karakteristik yang berbeda.

 

Kata Kunci : notaris, akta otentik, perjanjian syariah

 

Article Metrics: