skip to main content

Konstruksi Hukum Food Estate sebagai Proyek Strategis Nasional dalam Ketahanan Pangan

1Program Studi Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro Kota Semarang Jawa Tengah, Indonesia

2Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro Kota Semarang Jawa Tengah, Indonesia

3Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Kota Surakarta Jawa Tengah, Indonesia

Open Access Copyright (c) 2026 Notarius
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

ABSTRACT

The development of food estate as a National Strategic Project (PSN) is a strategic policy to strengthen food security, but its implementation raises legal issues concerning land use, community rights, ecosystem sustainability, and intergenerational justice. This study aims to analyze the legal construction of food estate as a PSN from the perspectives of food security and sustainable development and to examine the balance between development interests and land rights protection. This normative juridical study employs statutory and conceptual approaches through library research. The findings show that the legal construction of food estate must integrate food security, legal certainty, ecosystem protection, meaningful community participation, and intergenerational justice. PSN status cannot justify disregarding land rights, indigenous communities, or environmental sustainability.

Keywords: Food Estate; National Strategic Project; Food Security; Land Rights.

ABSTRAK

Pembangunan food estate sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan kebijakan strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, tetapi pelaksanaannya menimbulkan persoalan hukum terkait pemanfaatan tanah, perlindungan hak masyarakat, keberlanjutan ekosistem, dan keadilan antargenerasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi hukum food estate sebagai PSN dalam perspektif ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan serta menganalisis keseimbangan kepentingan pembangunan dengan perlindungan hak atas tanah dan kepentingan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis, melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi hukum food estate harus mengintegrasikan ketahanan pangan, kepastian hukum, perlindungan ekosistem, partisipasi masyarakat, dan keadilan antargenerasi. Status PSN tidak dapat menjadi legitimasi untuk mengesampingkan hak atas tanah, hak masyarakat hukum adat, maupun keberlanjutan lingkungan.

Kata Kunci: Food Estate; Proyek Strategis Nasional; Ketahanan Pangan; Hak atas Tanah

Keywords: Food Estate; National Strategic Project; Food Security; Land Rights.

Article Metrics:

  1. Dewia, Sevana., Kuncahyo, Budi., & Mardiana, Rina. (2025). Scenario for Sustainable Food Plantation Forest Management in the Former Peatland Development Area of Central Kalimantan, Indonesia. Journal of Natural Resources and Environmental Managemen, Vol. 15, (No. 3), p.392-404. https://doi.org/10.29244/jpsl.15.3.392
  2. Dheri, P. P. (2026). Perlindungan Lingkungan Hidup sebagai Implementasi Asas Pembangunan Berkelanjutan dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Juragan: Jurnal Ragam Pengabdian-Penelitian, Vol. 3, (No. 2), p.2974-2983. https://doi.org/10.62710/wqsfdr71
  3. Fatahullah., & Hilmi, Muhammad Aldian. (2024). Food Estate: Ancaman ataukah Peluang bagi Ketahanan Pangan Indonesia? Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), Vol. 8, (No. 4), p.1313-1326. Retrieved from https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/ub.jepa.2024.008.04.7
  4. Haryanti, Rosiana., & Alexander, Hilda B. (2020). Food Estate' dan Kilas Balik Proyek Lahan Gambut Sejuta Hektar. Retrieved from https://www.kompas.com/properti/read/2020/06/24/070000221/food-estate-dan-kilas-balik-pro yek-lahan-gambut-sejuta-hektar?page=all
  5. Irwania, Sabitah., Hariyadi., & Kartodihardjo, Hariadi. (2022). Analysis of Policy Implementation for Peatland Ecosystem Degradation Control on Community Land in the Ex-PLG Area of Central Kalimantan Province. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL), Vol. 12, (No. 1), p.34-45. https://doi.org/10.29244/jpsl.12.1.34-45
  6. Marpaung, Yohana Tamara Sopyana Br., & Putrijanti, Aju. (2026). Analisis Yuridis tentang Pelanggaran Notaris terhadap Kode Etik Terkait Pemalsuan Akta Otentik. Notarius, Vol. 19, (No. 1), p.17-33. https://doi.org/10.14710/nts.v19i1.75280
  7. Muhammad, Raihan., Pebriyani, Aulia., Fithriyatirrizqoh., Martitah., & Sulistianingsih, Dewi. (2025). Analisis Kebijakan Pembangunan Food Estate di Indonesia dalam Bingkai Teori Hukum Pembangunan Ala Mochtar Kusumaatmadja. Book Chapter Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif, Vol. 4, p.79-101. https://doi.org/10.15294/hp.v4i.608
  8. Mutia, An Nissa Ayu., Nurlinda, ida., & Astriani, Nadia. (2022). Pengaturan Pembangunan Food Estate pada Kawasan Hutan untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan di Indonesia. Bina Hukum Lingkungan, Vol. 6, (No. 2), p.225-237. https://doi.org/10.24970/bhl.v6i2.259
  9. Nendissa, J. E. (2022). Teori Konflik Sosiologi Modern terhadap Pembentukan Identitas Manusia. Jumal Pendidikan Sosiologi Undiksha, Vol. 4, (No. 3), p.69-76. https://doi.org/10.23887/jpsu.v4i3.53615
  10. Nugraha, Naufal Aditya., Wicaksono, Irham., Amrullah, Muchamad Fatchurochman., Danis Adhi, Danendra., Fikri, Muhammad Adymas Hikal. (2026). Food Estate sebagai Kegagalan Konstitusional: Tinjauan Hukum Lingkungan atas Konflik Agraria, Degradasi Gambut, dan Penggusuran Masyarakat Hukum Adat di Papua dan Kalimantan. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, Vol. 16, (No. 7). https://doi.org/10.6679/h32gtj59
  11. Rachmawati. (2023). Proyek Food Estate di Kalteng: 600 Hektar Perkebunan Singkong dan Ribuan Hektar Sawah Baru Mangkrak. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2023/03/17/151600178/proyek-food-estate-di-kalteng-600-hektar-perkebunan-singkong-dan-ribuan?page=all
  12. Rasman, Alsafana., Theresia, Eliza Sinta., & Aginda, M. Fadel. (2023). Analisis Implementasi Program Food Estate sebagai Solusi Ketahanan Pangan Indonesia. JHTS: Holistic: Journal of Tropical Agriculture Sciences, Vol. 1, (No. 1), p.36-68. https://doi.org/10.61511/hjtas.v1i1.2023.183
  13. Sari, A. C. F. S. (2024). Proyek Strategis Nasional Bernama Food Estate: Ancaman Otonomi Petani dan Keragaman Sumber Pangan Lokal di Desa Umbu Mamijuk, Sumba Tengah. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol. 6, (No. 3), p.352-375. https://doi.org/10.14710/jphi.v6i3.352-375
  14. Setu, Fransiskus A., Angel, Silvira., Yigibalom, Arite L., Ganul, Selina., Hasiri, Elizabeth F. E., & Maritikasari, Kurnia. (2025). Food Estate dan Masa Depan Ekonomi Kerakyatan: antara Strategi Ketahanan Pangan dan Realitas Ketimpangan. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, Vol. 17, (No. 3), p.651-659. https://doi.org/10.23887/jjpe.v17i3.98877
  15. Sulaeman., Rahmatullah, Rio Akbar., Firdaus, Fauzan., Fadhilah, Iftitaha., Rahmadani, Karina., & Hanny, Rossa Putri. (2025). Food Estate: Antara Ambisi dan Realitas. Policy Brief: Pertanian, Kelautan, Biosains Tropika, Vol. 7, (No. 4), p.1460-1464. https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0704.1460-1466
  16. Syafliansah., Royani, Esti., Gultom, Juni., & Selamet, Hari. (2025). Metode Penelitian Hukum. Sleman: Zahir Publishing
  17. Syofiarti., Fatimah, Titin., & Ravhena, Pujha. (2024). Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat dalam Pembangunan Food Estate di Kawasan Hutan sebagai Ketahanan Pangan Nasional. JURNAL SULOH: Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, Vol. 12, (No. 2), p.273-298. https://doi.org/10.29103/sjp.v12i2.18405
  18. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  19. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
  20. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Peraturan Pelaksanaannya
  21. Wibisana, A. G. (2017). Perlindungan Lingkungan dalam Perspektif Keadilan antar Generasi: Sebuah Penelusuran Teoritis Singkat. Masalah-Masalah Hukum, Vol. 46, (No. 1), p.9-19. https://doi.org/10.14710/mmh.46.1.2017.9-19
  22. Yulis, S. (2025). Metodologi Penelitian Hukum sebagai Kerangka Analisis Isu Hukum Kontemporer. Locus Journal of Academic Literature Review, Vol. 9, (No. 9), p.808-816. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v4i9.800

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-09-30 10:01:07

No citation recorded.