Hubungan Intertekstual Tanwiru ‘l-qori dengan Tuchfatu ‘l-athfal

*Moh Muzakka Mussaif  -  Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 31 May 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Abstract

The presence of a text can not be free from the preceding texts. Because, the presence of a new text is very affected from the texts that already exist. This is called intertextual relationships. The presence of tajwid text in Javanese must be strongly influenced by the Arabic text. Because, tajwid text is the domain of Arabic. This study aims to see the intertextual relations Tanwiru ‘-Qari’ derived from the Javanese text with Tuchfatu ‘l-Athfal derived originating from Arabic texts. The results show that Tanwiru ‘l-Qari' text structure is a transformation of the Tuchfatu ‘l-Athfal text. It appears in the narrative structure, the formal structure, and the ideas of the two texts.

 

Intisari

Kehadiran sebuah teks tidak bisa terbebas dari teks-teks sebelumnya. Sebab, hadirnya sebuah teks baru sangat terpengaruh dari teks-teks yang sudah ada. Inilah yang disebut dengan hubungan intertekstual. Hadirnya teks tajwid di Jawa pasti sangat dipengaruhi oleh teks Arab. Sebab, teks tajwid itu merupakan ranah bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan intertekstual Tanwiru ‘l-Qari’ yang berasal dari teks Jawa dengan Tuchfatu ‘l-Athfal yang berasal yang berasal dari teks Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks Tanwiru ‘l-Qari’ merupakan transformasi dari teks Tuchfatu ‘l-Athfal. Hal itu tampak pada struktur naratifnya, struktur formal, dan gagasan kedua teks.

Keywords: Intertext; transformation; structure; tajwid

Article Metrics: