PENGARUH VARIASI GULA PASIR TERHADAP WAKTUPENGOMPOSAN DITINJAU DARI RASIO C/N PADA SAMPAH SAYURANDI PASAR JATI BANYUMANIK DENGAN PENAMBAHAN BIOAKTIVATOR LINGKUNGAN

*Mochtar Hadiwidodo -  Teknik Lingkungan UNDIP, Indonesia
Received: 23 Apr 2019; Revised: 4 Jun 2019; Accepted: 10 Jun 2019; Published: 17 Jun 2019; Available online: 17 Jun 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 13 7
Abstract

Sampah sayuran di Pasar Jati Banyumanik biasa dibuang tanpa dilakukan pemanfaatan dan pengolahan. Sampah sayuran dimanfaatkan sebagai bahan baku pengomposan karena memiliki kandungan karbon, nitrogen, fosfor dan kalium yang dibutuhkan oleh tanaman dan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi gula pasir terhadap waktu pengomposan ditinjau dari rasio c/n pada sampah sayuran di Pasar Jati Banyumanik dengan penambahan bioaktivator lingkungan. Variasi gula pasir yang digunakan yaitu 0 gram, 20 gram, 30 gram, 40 gram, 50 gram, dan 60 gram. Proses pengomposan dilakukan selama 14 hari. Kompos yang diperoleh dianalisis  suhu, pH, kadar air, C-Organik, N-Total, P-Total, K-Total, penyusutan kompos, warna dan bau. Hasil analisis dibandingkan dengan SNI 19-7030-2004. Analisis kompos dilakukan pada hari ke 0, 3, 7, 10, dan 14. Waktu kematangan kompos optimum ditinjau dari rasio c/n yang dapat dicapai kompos dengan variasi gula pasir sebanyak 40 gram pada reaktor G3. Seluruh parameter yang diuji telah memenuhi standar kompos matang SNI 19-7030-2004.

Keywords
Sampah Sayuran, Variasi Gula Pasir, Bioaktivator Lingkungan, Waktu Kematangan Kompos Optimum

Article Metrics: