RELIABILITAS DAN VALIDITAS KONSTRUK SKALA KONSEP DIRI UNTUK MAHASISWA INDONESIA

Published: .
Open Access
Citation Format:
Abstract
Penelitian tentang reliabilitas dan validitas konstruk skala konsep diri mahasiswa penting
mengingat di Indonesia sampai saat ini belum ada instrumen yang secara khusus dipergunakan
untuk mengukur atau menilai konsep diri mahasiswa dan karena perkembangan pemahaman
tentang konstruk konsep diri yang selalu berkembang dari pandangan konsep diri sebagai struktur
yang berdimensi tunggal sampai kepada konsep diri sebagai sebuah konstruk yang bersifat
multidimensi. Penelitian ini dilakukan karena reliabilitas dan validitas konstruk skala konsep diri
yang dipergunakan dalam penelitian ini belum teruji, serta hasil penelitian merupakan bukti yang
mendukung atau sebaliknya tidak mendukung multidimensionalitas konsep diri.
Subjek dalam penelitian ini adalah 489 mahasiswa Psikologi dari tiga universitas yang
berbeda, yaitu Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Universitas
Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Skala konsep
diri yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi dari Self Description Questionaire III
(SDQ III) yang dikembangkan oleh Herberth W. Marsh dari Self-Concept Enhancement and
Learning Facilitation (SELF) Research Centre, University of Western Sydney. Dalam penelitian
ini, digunakan beberapa metode analisis yaitu formula Alpha, analisis faktor konfirmatori dan
analisis faktor eksploratori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien reliabilitas skor komposit yang dicapai
oleh skala konsep diri dalam penelitian ini tinggi, yaitu sebesar 0.98, dengan koefisien reliabilitas
masing-masing variabel (komponen) bergerak dari nilai 0.5942 sampai dengan 0.8924. Konsep
diri subjek tersusun ke dalam dua faktor yaitu faktor diri sosial dan faktor daya tarik. Faktor diri
sosial mampu menjelaskan varians sebesar 28.151% dan didukung oleh 8 variabel yaitu
kejujuran, nilai-nilai spiritual, kemampuan umum, hubungan dengan orang tua, hubungan dengan
sesama jenis, kemampuan verbal, matematika, dan kestabilan emosi. Faktor kedua, yaitu daya
tarik mampu menjelaskan varians sebesar 22.452% dan mempunyai lima (5) muatan faktor
(variabel) yaitu hubungan dengan lawan jenis, penampilan fisik, diri secara umum, pemecahan
masalah, dan kemampuan fisik. Ini menunjukkan multidimensionalitas konsep diri, tetapi
mengindikasikan bahwa validitas konstruk skala konsep diri dalam penelitian ini belum tercapai
secara maksimal.
Kata kunci: reliabilitas, validitas konstruk, skala konsep diri

Article Metrics:

Last update: 2021-05-11 12:17:53

No citation recorded.

Last update: 2021-05-11 12:17:53

No citation recorded.