IMPLIKASI IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA KARYAWAN

Published: .
Open Access
Citation Format:
Abstract
Dalam bekerja, lingkungan kerja berpengaruh langsung terhadap sikap kerja dan
menentukan prestasi kerja pegawai. Lingkungan kerja yang menyenangkan membuat sikap
pegawai positif dan memberi dorongan untuk bekerja lebih tekun dan lebih baik. Sebaliknya, jika
situasi lingkungan tidak menyengangkan mereka cenderung meninggalkan lingkungan tersebut.
Sebagaimana diungkap Ghiselli dan Brown (dalam Tjalla, 1989) bahwa lingkungan kerja
berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas hasil kerja karyawan.
Steers (1980) menyatakan bahwa pengaruh lingkungan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu
lingkungan luar dan lingkungan dalam. Lingkungan luar umumnya menggambarkan kekuatan
yang berada di luar organisasi, sedangkan lingkungan dalam merujuk pada faktor-faktor di dalam
organisasi yang menciptakan milieu kultural dan sosial tempat berlangsungnya kegiatan.
Lingkungan dalam ini biasanya disebut dengan istilah iklim organisasi.
Menyadari betapa iklim organisasi memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap
setiap individu di organisasi, yang pada ujung-ujungnya akan pula berpengaruh terhadap kualitas
kerja, maka dengan sendirinya perlu pemahaman yang baik tentang iklim organisasi. Tulisan ini
akan mengantarkan pada pengenalan dimensi iklim organisasi dan “carut-marut” yang
menyertainya serta pengaruh yang ditimbulkannya terhadap kepuasan kerja dan kualitas
kehidupan kerja karyawan

Article Metrics:

Last update: 2021-05-11 21:37:03

No citation recorded.

Last update: 2021-05-11 21:37:03

No citation recorded.