Perpindahan Panas Dan Massa Penguapan Falling Film Campuran Uap-Gas Methanol-Air Arah Berlawanan

*K. Budhikarjono -  , Indonesia
Susianto Susianto -  , Indonesia
N. Soewarno -  , Indonesia
Published: 19 Jun 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 REAKTOR
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: INDONESIA
Full Text:
Statistics: 1086 1243
Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh adanya aliran gas/udara terhadap koefisien perpindahan panas dan massa dalam falling film evaporator untuk sistem larutan campuran biner, dan memperoleh persamaan empiris koefisien perpindahan panas dan massa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kolom tegak  sepanjang 2 meter dan diameter 2,8 cm. larutan methanol-air dan udara panas dialirkan pada kolom dengan aliran berlawanan arah. Laju alir cairan 20-160 l/jam, konsentrasi umpan sebesar 10-50% methanol dan laju alir gas 0- 2,16 standar m3/jam. Harga yang diperoleh menunjukkan bahwa koefisien perpindahan panas dipengaruhi oleh laju alir umpan dan konsentrasi larutan. Semakin esar laju alir umpan, semkin besar koefisien perpindahan panas, semakin besar konsentrasi larutan, semakin kecil koefisien perpindahan massa. Koefisien perpindahan massa yang dihasilkan berkisar antara 5,6 – 9 Kw/ m2.K dan koefisien perpindahan massa yang dihasilkan berkisar antara 1,06- 2,73 . 10-4 m/detik untuk kisaran NRE,l 1800-6000 dab NRE,g 0-2000.

Kata kunci : falling film evaporator, koefisien perpindahan panas, koefisien perpindahan massa

Keywords
falling film evaporator, koefisien perpindahan panas, koefisien perpindahan massa

Article Metrics: