Ekstraksi Asam Lemak Bebas dari Minyak Dedak Padi Menggunakan Etanol-Air dalam Tangki Pengaduk

DOI: https://doi.org/10.14710/reaktor.17.3.166-176
Copyright (c) 2017 Reaktor
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 04-09-2017
Published: 03-10-2017
Section: Research Article
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Abstract

 

EXTRACTION OF FREE FATTY ACID FROM RICE BRAN OIL USING ETHANOL-WATER IN A STIRRED TANK. This research was aimed to study the extraction of free fatty acid (FFA) from rice bran oil (RBO) in a stirred tank. Fatty acid mixtures derived from RBO were used as FFAs and aqueous ethanol as solvent. First, the distribution coefficients of FFAs were measured through equilibrium experiments. The experiments were carried at 25°C with ethanol concentration in the solvent and FFA concentration in RBO in the ranges of 85-95%-w and 10-30%-w, respectively. In general, the distribution coefficient of FFA was linearly dependent on ethanol concentration. A constant distribution coefficient of 0.9 for FFA RBO, however, is a fairly acceptable assumption with a deviation range of 20-30%. In addition, FFA mixtures in RBO could be represented by a pseudo-component. Extraction experiments were proposed to measure the mass transfer coefficient of FFA, with experimental variations including solvent to feed ratio, ethanol concentration in the solvent, stirring rate, and FFA concentration in RBO. The mass transfer coefficient was in the range of (0.5-1.9)10-3 kg·m-2·s-1. Increasing solvent to feed ratio, ethanol concentration in the solvent, stirring rate, or FFA concentration in RBO increased mass transfer coefficient. The mass transfer coefficient data could be correlated well using the dimensionless equation of Skelland-Xien.

 

Keywords: free fatty acid; extraction; rice bran oil; stirred tank

 

 

Abstract

 

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji ekstraksi asam lemak bebas (ALB) dari minyak dedak padi (MDP) dalam sebuah tangki pengaduk. Campuran asam lemak yang diturunkan dari MDP (ALB MDP) digunakan sebagai ALB dan etanol-air sebagai pelarut. Pertama, koefisien distribusi ALB diukur melalui percobaan kesetimbangan. Percobaan dilakukan pada temperatur 25°C dengan konsentrasi etanol dalam pelarut dan konsentrasi ALB dalam MDP masing-masing pada rentang 85-95%-berat dan 10-30%-berat. Secara umum, koefisien distribusi ALB terhubungkan secara linier dengan konsentrasi etanol. Walaupun demikian, koefisien distribusi ALB MDP tetap sebesar 0,9 merupakan asumsi yang cukup dapat diterima dengan rentang galat 20-30%. Tambahan pula, ALB MDP dapat digambarkan sebagai komponen semu. Percobaan ekstraksi diarahkan untuk mengukur koefisien perpindahan massa ALB, dengan variasi percobaan meliputi rasio pelarut terhadap umpan, konsentrasi etanol dalam pelarut, laju putaran pengaduk, dan konsentrasi ALB dalam MDP. Koefisien perpindahan massa yang diperoleh berada pada rentang (0,5-1,9)10-3 kg·m-2·s-1. Kenaikan rasio pelarut terhadap umpan, konsentrasi etanol dalam pelarut, laju putaran pengaduk, atau konsentrasi ALB dalam MDP meningkatkan koefisien perpindahan ALB. Data koefisien perpindahan massa dapat dikorelasikan dengan baik menggunakan persamaan tak berdimensi dari Skelland-Xien.

 

Kata kunci: asam lemak bebas; ekstraksi; minyak dedak padi; tangki pengaduk

  1. I Dewa Gede Arsa Putrawan 
    Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  2. Rizkyanto Nugroho 
    Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  3. Reza Anggara 
    Institut Teknologi Bandung, Indonesia