PENGARUH WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP UNREACTED OIL REMOVAL PADA PURIFIKASI BIODIESEL MENGGUNAKAN DEEP EUTECTIC SOLVENT

DOI: https://doi.org/10.14710/reaktor.18.2.%25p
Copyright (c) 2018 Reaktor
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 13-10-2017
Published: 24-08-2018
Section: Research Article
Tell your colleagues Email the author

Biodiesel dari minyak dedak padi (RBO) mengandung unreacted oil yaitu monogliserida (MG), digliserida (DG) dan trigliserida (TG) yang harus dimurnikan. Metode liquid-liquid extraction (LLE) digunakan untuk proses purifikasi dengan pelarut Deep Eutectic Solvent (DES). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh waktu ekstraksi terhadap removal unreacted oil. Dedak padi mengandung 16,49 % minyak dengan kandungan free fatty acids (FFA) sebesar 44,75 %. Acid catalyzed methanolysis digunakan untuk pembuatan biodiesel dengan kondisi operasi: T= 60 °C, t = 8 jam, rasio molar minyak/metanol sebesar 1/10, H2SO4 1 % w/w dari RBO. Crude biodiesel mengandung 89,05 % fatty acid methyl ester (FAME), FFA 0,05 %, TG 4,03 %, DG 4,01 % dan MG 0,30 %. DES terbuat dari choline chloride dan ethylene glycol dengan rasio molar 1/2, sedangkan rasio molar crude biodiesel/DES adalah 1/2. Waktu ekstraksi divariasikan dari 15 menit hingga 240 menit pada suhu 30 °C. Removal  TG, DG dan MG terbaik pada waktu ekstraksi 240 menit secara berturut-turut adalah 3,01 %, 0,22 % dan 0,03 %, FAME dan FFA sebesar 96,55 % dan 0,03 %.

 

 Kata kunci: biodiesel, DES, ekstraksi, unreacted oil, purifikasi 

  1. Helda Niawanti 
    Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Mulawarman, Indonesia