THE DETERMINATION OF SALINITY AND NUTRITION (NaH2PO4) PROFILE IN Nannochloropsis oculata CULTIVATION TO GAIN MAXIMUM LIPID

*Elida Purba  -  Department of Chemical Engineering, Faculty of Engineering, University of Lampung,, Indonesia
Kenjiro Siburian  -  Department of Chemical Engineering, Faculty of Engineering, University of Lampung,, Indonesia
Published: 14 Aug 2012.
Open Access

Citation Format:
Abstract

The determination of salinity and nutrition (NaH2PO4) profile in Nannochloropsis oculata cultivation
to gain maximum lipid was investigated. The purpose of this research was to determine the optimum
salinity and nutrition (NaH2PO4) to gain maximum lipid in Nannochloropsis oculata. Phosphor can
be obtained by adding NaH2PO4 and a salinity enhancement can be applied by adding NaCl to the
culture. This research was run by matching each variable of salinity (33, 34, 35, and 36 ppt) to each
variable of NaH2PO4 (5, 10 and 15 ppm) randomly. The results show that the percentage of maximum
lipid in Nannochloropsis oculata was obtained at 35 ppt and 5 ppm NaH2PO4 (37.68 %). Nevertheless
the maximum lipid percentage is low and it can be caused by some factors, such as the drying
temperature for preparing the dry microalgae to extract, the cell disruption method and the extraction
solvent used. By seeing the results, salinity can affect the total lipid in Nannochloropsis oculata. The
greater the salinity in culture the greater the lipid content in Nannochloropsis oculata. Otherwise a
different response was obtained by adding NaH2PO4. If NaH2PO4 concentration is greater, the lipid
contained Nannochloropsis oculata will be lower

 

Penentuan profil
salinitas dan nutrisi (NaH2PO4) pada pembiakan Nannochloropsis oculata untuk memperoleh lipid
maksimum diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan salinitas dan nutrisi (NaH2PO4)
optimum untuk memperoleh lipid maksimum pada Nannochloropsis oculata. Fosfor dapat diperoleh
dengan menambahkan NaH2PO4 pada kultur dan peningkatan salinitas dapat dilakukan dengan
menambahkan NaCl pada kultur. Penelitian ini dijalankan dengan mencocokkan setiap variabel
salinitas (33, 34, 35, dan 36 ppt) dengan setiap variabel NaH2PO4 (5, 10 dan 15 ppm) secara acak.
Hasil menunjukkan bahwa persentase lipid maksimum pada Nannochloropsis oculata diperoleh pada
salinitas 35 ppt dan 5 ppm NaH2PO4 (37,68 %). Walaupun demikian, persentase lipid maksimum
masih tergolong rendah dan hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti temperatur
pengeringan yang diterapkan, metode cell disruption dan pelarut ekstraksi yang digunakan. Dengan
mempelajari hasil yang telah didapat, salinitas dapat mempengaruhi lipid total pada
Nannochloropsis oculata. Semakin tinggi salinitas pada biakan, semakin tinggi kandungan lipid pada
Nannochloropsis oculata. Sebaliknya didapatkan respon yang berbeda saat menambahkan NaH2PO4.
Apabila konsentrasi NaH2PO4 semakin tinggi, maka lipid yang terkandung pada Nannochloropsis
oculata akan menjadi lebih rendah.

Keywords: maximum lipid; nannochloropsis oculata; nutrition (NaH2PO4); salinity

Article Metrics:

Last update: 2021-03-06 03:52:22

No citation recorded.

Last update: 2021-03-06 03:52:23

No citation recorded.