POLA GERAKAN STADIA UMUR KEPITING BAKAU (Scylla serrata) DALAM MERESPON MAKANAN YANG BERBEDA (SKALA LABORATORIUM) The Model Movement of Mud Crab’s Life Stage (Scylla serrata) in Responds to Different Food (Laboratory Scale)

*Fahresa Nugraheni Supadminingsih  -  Awardee LPDP Kemenkeu, Teknologi Perikanan Laut, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Aristi Dian Purnama Fitri  -  Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Asriyanto Asriyanto  -  Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 29 Jan 2017; Published: 30 Jan 2017.
Open Access
Citation Format:
Abstract

 

Kepiting bakau merupakan salah satu jenis crustacea yang daur hidupnya memiliki beberapa tahapan tingkatan umur berdasarkan lebar karapas. Habitat kepiting bakau terdapat di perairan estuari hingga laut dengan kebiasaan hidup yang berbeda, terutama dalam mencari makanan dan habitat tiap stadia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola tingkah laku kepiting bakau pada stadia umur yang berbeda terhadap makanan. Materi penelitian adalah  kelompok umur kepiting muda (lebar karapas 8 cm) dan dewasa (lebar karapas 11 cm) serta jenis makanan berupa makanan kepala ayam, ikan petek dan keong mas yang ketiganya dalam keadaan segar. Metode penelitian menggunakan eksperimen skala laboratorium dengan 2 variabel umur dan makanan dengan 6 perlakuan secara deskriptif. Hasil penelitian mengindikasikan terdapat 2 pola gerakan pola tingkah laku dimana kepiting dewasa memberikan respon langsung, sedangkan kepiting muda menunjukkan respon tidak langsung terhadap makanan.

 

 

The Mud Crab’s  is one of crustaceans species that their life circle have some stage based on carapas length. The Mud crab’s live in differences behavior between  estuarine trought deep sea, mostly in the feeding behavior in the different life stage. The purpose of this study is to know the model movement between life stage factor towards food factor. The materials used  in this research are sub-adult (carapace width 8 cm) and adult (carapce 11 cm) mud crab and the types of  fresh food in the form of chicken’s head, leiognathus fish, and golden snail. The methods used in this reasearch are  experimental laboratory  with two variables: the types of bait and life stage with six treatments. The result shows that the adult crab’s  movement give the direct responses, but the subadult crab give  the indirect responses to the food. 
Keywords: Tingkah Laku; Makanan; Pola Gerakan; Umur; Kepiting Bakau

Article Metrics:

  1. Chairunnisa, R. 2004. Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kawasan Hutan Mangrove KPH Batu Ampar Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat. [Skripsi]. Program Studi Ilmu Kelautan Intitut Pertanian Bogor. Bogor
  2. Fitri, A.D.P. 2009. Respon Penglihatan dan Penciuman Ikan Kerapau Macan (Ephinephelus fuscoguttatus) terhadap Umpan Buatan. [Prosiding]. Jurnal Perikanan Unversitas Diponegoro. Semarang
  3. Fitri, A.D.P. 2009 . 2012. Buku Ajar Tingkah Laku Ikan. Lembaga Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan. Universitas Diponegoro. Semarang
  4. Frenkel.L, B.Dimant, L.D.Suarez, E.L.Portiansky, A.Lorenzo. 2012. Food Odor, Visual Danger Stimulus, And Retrieval of An Aversive Memory Trigger Heat Shock Protein HSP70 Espression In The Olfactory Lobe of The Crab. Laboratory de Neurobiological de la Memoria. Universidad de Buenos Aires. Argentina
  5. Halberg, E. 2003. Chemosensory System in Insects and Crustacean. Department of Cell and Organism Biology
  6. Lee, P.G and S.P. Mayers. 1996. Chemoattraction and Feeding Stimulation in Crustaceans. Aquaculture Nutrition. 2: 157-164
  7. Perdian, Perdian. 2014. Laju Asam Amino Terlarut yang Terdistribusi ke dalam Kolom Air Laut pada Makanan Ikan Kembung (Rastrelingger kanagurta) Skala Laboratorium. Jurnal Manajemen Sumberdaya Perikanan 3(3): 28-36
  8. Prasad, P.N dan B. Neelakantan. 1988. Food and Feeding of The Mud Crab Scylla serrat Forskal (Decapoda: Portunidae) from Kanwar Water. Indian Journal Fish 35(3): 164-170
  9. Rusmadi, Rusmadi. 2013. Studi Biologi Kepiting di Perairan Teluk Dalam Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Jurusan Ilmu Kelautan Universitas MaritimRaja Ali Haji. Riau
  10. Shelly, Colin and Alessandro Lovatelli. 2011. Mud Crab Aquaculture A Practical Manual. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper. Rome, Italy
  11. Supadminingsih, Fahresa Nugraheni. 2015. Analisis Tingkah Laku Kepiting Bakau pada Umpan dan Stadia Umur yang Berbeda Skala Laboratorium. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 4(3): 57-61
  12. Tallo, Ismawan. 2015. Rancang Bangun Bubu Lipat dalam Upaya Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Penangkapan Kepiting Bakau yang Ramah Lingkungan. Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor
  13. www.fish.wa.gov.au. 2013. Fisheries Fact Sheet Mud Crab. Government of Western Australia Departement of Fisheries. Australia

Last update: 2021-03-03 22:34:34

No citation recorded.

Last update: 2021-03-03 22:34:35

No citation recorded.