EFISIENSI TEKNIS DAN SELEKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING INSANG (GILLNET) TERHADAP KOMPOSISI HASILTANGKAPAN DI PERAIRAN SEMARANG (Technical Efficiency and Selectivity of Fishing Gear Gillnet to Composition of Fish Capture in Semarang Water)

*Vatharany Liana Putri -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Faik Kurohman -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Aristi Dian Purnama Fitri -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 15 Feb 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: IND
Full Text:
Statistics: 1555 652
Abstract

Pengoperasian Gill Net  akan berpengaruh terhadap stok sumberdaya ikan apabila tidak diatur dengan baik. Strategi manajemen sumberdaya ikan diperlukan agar optimalisasi hasil tangkapan dan kelestarian sumberdaya ikan tetap terjaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai efisiensi teknis dan nilai selektivitas alat tangkap Jaring Insang (Gill Net ) terhadap komposisi hasil tangkapan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif bersifat studi kasus. Lokasi penelitian  di perairan Semarang. Obyek pengamatan adalah Gill Net .  Analisis data yang digunakan adalah uji Independent T-Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap Gill Net  terdapat dua mesh size yaitu 1,4 inci dan 3,5 inci. Total hasil tangkapan Gill Net  dengan mesh size 1,4 inci sebesar 38.350 kg sedangkan Gill Net  dengan ukuran 3,5 inci sebesar 15.220 kg. Nilai efisiensi yang terdapat pada mesh size 1,4 inci adalah 30 sedangkan, mesh size 3,5 inci memperoleh poin sebesar 20. Berdasarkan pengolahan uji Independent T-test bahwa terdapat pengaruh signifikan antara komposisi hasil tangkapan Gill Net  terhadap mesh size 1,4 inci dan 3,5 inci. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah status alat tangkap Gill Net  dengan mesh size 1,4 inci lebih efisien daripada mesh size 3,5 inci.

 

The way to operation the Gill Net  will affect the stock of fish resources if not properly regulated. Strategy to manage the fish resources is needed to optimize amount of catch and create the sustainable fish resources. The aim of research was to analyze level of technical efficiency and selectivity Gillnets to the composition of the catches. The research method used case study on technical efficiency Gillnets in Semarang’s waters. The results of the research, Gillnets have two mesh size, 1.4 inch and 3.5 inch. Total catch of Gillnets with mesh size 1.4 inch was 38.350 kg while Gillnets catch with mesh size 3.5 inch was 15.220 kg. Based on independence T-test that there was significant influence between the composition of Gillnets catches to mesh size 1.4 inch and 3,5 inch. efficiency point with mesh size 1,4 inch was 30, whereas mesh size 3,5 inch obtained 20 point. The conclusion from this research is stat us of fishing gear Gillnets with mesh size 1,4 inch more efficient than mesh size 3,5 inch.

Keywords
Efisiensi Teknis;Gill Net

Article Metrics:

  1. Argent, D. G, dan W. G. Kimmel. 2005. Efficiency and Selectivity of Gill Net s for Assessing Fish Community Composition of Large Rivers. North American Journal of Fisheries Management. 25: 1315–1320.
  2. Azizah, U. A., M. D. I., dan Tri, W. N. 2016. Efisiensi Teknis dan Ekonomis Unit Penangkapan Jaring Setet dan Strategi Pengembangannya di Muncar Banyuwangi. [SKRIPSI]. Departemen Pemanfaatan Sumberdaya
  3. Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
  4. Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Semarang. 2017. Produksi
  5. Perikanan Tambak Lorok.
  6. Kasmadi dan S.S. Nia. 2014. Panduan Modern PenelitianKuantitatif. Penerbit Alfabeta, Bandung, 234 hlm. Natalia, M., dan M. M. Alie. 2014. Kajian Kemiskinan Pesisir di Kota Semarang (Studi Kasus: Kampung Nelayan Tambak Lorok). Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. 3 (1): 50-59.
  7. Riyadi, A., Lestario, W., dan K, Wibowo. 2005. Kajian Kualitas Perairan Laut Kota Semarang dan Kelayakannya untuk Budidaya Laut. 6 (3): 497-501.
  8. Sutanto, H. Arif., Miyasto, dan Indah. S. 2005. Analisis Efisiensi Alat Tangkap Perikanan Gill Net dan Cantrang. [TESIS]. Program Pasca Sarjana. Universitas Diponegoro. Semarang.
  9. Tambunan, S. B., S. F., dan F, Agustriani. 2010. Selektivitas Drift Gillnet pada Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) di Perairan Belawan Pantai Timur Sumatera Utara Provinsi Sumatera Utara. n et. al./ Maspari Journal. 1 (1): 63-68.
  10. Wicaksono, G. K., Asriyanto., dan Herry, B. 2014. Analisis Efisiensi Teknis Genuine Payang dan Modifikasi Payang dengan Windows Samping Terhadap Hasil Tangkapan di Perairan Kabupaten Kendal. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Semarang.
  11. Wulanningrum, S, D., dan T. B. Jayanti. 2016. Evaluasi Kondisi Eksisting Kawasan Tambak Lorok untuk Penerapan Konsep Minapolitan. 4 (1): 21-28