PENGARUH PENGGUNAAN LAMPU BAWAH AIR (UNDERWATER LAMP) TERHADAP HASIL TANGKAPAN BAGAN PERAHU (BOAT LIFT NET) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) KARANGANTU KOTA SERANG (Effect of Underwater Lamp Usage on Boat Lift Net Fishing Catch at Karangantu Fishing Port Serang City)

*Aditya Nuraga -  Departemen Perikanan Tangkap Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Indonesia
Bogi Budi Jayanto -  Departemen Perikanan Tangkap Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Indonesia
Indradi Setiyanto -  Departemen Perikanan Tangkap Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 17 Aug 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: IND
Full Text:
Statistics: 371 499
Abstract

Bagan perahu merupakan salah satu jenis alat tangkap di PPN Karangantu yang beroperasi pada malam hari. Bagan perahu menarik ikan target tangkapan yaitu ikan pelagis kecil fototaksis positif menggunakan atraktor cahaya berupa lampu. Salah satu kendala nelayan bagan perahu adalah pencahayaan lampu mengalami pembiasan. Penggunaan lampu bawah air bertujuan untuk mengurangi pembiasan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan lampu bawah air terhadap hasil tangkapan bagan perahu dan mengetahui komposisi hasil tangkapan bagan perahu dengan dan tanpa lampu bawah air. Penelitian ini dilakukan selama 10 trip menggunakan metode experimental fishing. Selisih berat total hasil tangkapan antara bagan perahu dengan dan tanpa lampu bawah air pada trip 1 sebesar 33,4 kg, trip 2 sebesar 38,9 kg, trip 3 sebesar 31,1 kg, trip 4 sebesar 41,1 kg, trip 5 sebesar 28,8 kg, trip 6 sebesar 30,5 kg, trip 7 sebesar 35,4 kg, trip 8 sebesar 34,3 kg, trip 9 sebesar 38,7 kg dan trip 10 sebesar 31,6 kg sehingga menunjukkan hasil tangkapan lebih banyak bagan perahu dengan lampu bawah air. Hasil tangkapan utama bagan perahu adalah ikan Teri (Stolephorus sp.) dan Cumi-cumi (Loligo sp.). Hasil tangkapan sampingan bagan perahu antara lain ikan Petek (Leiognathus sp.), Tembang (Sardinella sp.), Lemuru (Amblygaster sirm), Selar Kuning (Selaroides leptolepi) dan Layur (Lepturacanthus savala). Kesimpulan yang dapat diambil yaitu terdapat pengaruh antara lampu bawah air dengan hasil tangkapan pada bagan perahu.

 

Boat lift net is one type of fishing gear at PPN Karangantu which operates at night. Boat lift net attracts the target catch fish, the small pelagic fish is positive phototaxis using a light attractor in the form of a lamp. One of the constraints of fishermen on the boat chart is that the lighting has experienced refraction. Underwater lamp aims to reduce refraction.The purpose of this research is to know the effect of underwater lamp usage on boat lift net fishing catch and to know the composition of boat lift net with and without using underwater lamp. This research was conducted for 10 trips using experimental fishing methods. The difference in total catch of boat lift net with and without underwater lamp on trip 1 is 33,4 kg, trip 2 is 38,9 kg, trip 3 is 31,1 kg, trip 4 is 41,1 kg, trip 5 is 28,8 kg, trip 6 is 30,5 kg, trip 7 is 35,4 kg, trip 8 is 34,3 kg, trip 9 is 38,7 kg and trip 10 is 31,6 kg so it shows the catch is more the boat lift net with underwater lamp. Fish targets of the boat lift net are Anchovy (Stolephorus sp.) and Cuttlefish (Loligo sp.). The bycatches of boat lift net are Pony fish (Leiognathus sp.), Fringescale sardinella (Sardinella sp.), Indian sardinella (Amblygaster sirm), Trevally (Selaroides leptolepi) and Hairtail fish (Lepturacanthus savala). The conclusion that can be drawn that there is an influence between underwater lamp and catches on the boat lift net.

Keywords
Karangantu; Lampu bawah air; Bagan perahu; Hasil tangkapan

Article Metrics:

  1. Ahmad, Supriono., Gondo Puspito., M. Fedi A. Sondita dan Roza Yusfiandayani. 2013. Penguatan Cahaya Pada Bagan Menggunakan Reflektor Kerucut Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Tangkapan Cumi-cumi. Marine Fisheries. 4(2): 163 – 173.
  2. Apriani., Ririn Irnawari dan Adi Susanto. 2013. Komposisi Hasil Tangkapan Jaring Silir yang Berbasis di PPN Karangantu Kota Serang Provinsi Banten. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan. 2(2): 152 – 162.
  3. Bahri, Fathul. 2008. Perikanan Bagan Perahu dan Pengembangannya di Perairan Teluk Bima [Skripsi]. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
  4. BBPPI. 2012. Petunjuk Praktis Bagi Nelayan. Cetakan ke-5: Edisi Ke-3.
  5. Brown, Arthur., Isnaniah dan Soraya Domitta. 2013. Perbandingan Hasil Tangkapan Kelong (Lift Net) Menggunakan Lampu Celup Bawah Air (LACUBA) dan Petromaks di Perairan Desa Kote Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga Propinsi Kepulauan Riau. Jurnal Akuatika. 4(2): 149 – 158.
  6. Febrianto, Arif., Domu Simbolon., John Haluan dan Mustaruddin. 2017. Pola Musim Penangkapan Cumi-cumi di Perairan Luar dan Dalam Daerah Penambangan Timah Kabupaten Bangka Selatan. Marine Fisheries. 8(1): 63 – 71.
  7. Fuad., Sukandar dan Alfan Jauhari. 2016. Pengembangan Lampu Bawah Air Sebagai Alat Bantu pada Bagan Tancap di Desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Pasuruan. Jurnal Kelautan. 9(1): 7 – 11.
  8. Kumajas, Henry James. 2015. Pengaruh Warna Lampu Dalam Air Terhadap Hasil Tangkapan Bagan Perahu di Perairan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi. 2(1): 44 – 61.
  9. Nelwan, Alfa F.P., M. Yusron Nur Indar dan Muhammad Nur Ihsan. 2015. Analisis Produktivitas Penankapan Bagan Perahu di Perairan Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal IPTEKS PSP. 2(4): 345 – 356.
  10. Rahmawati, Epry., Ririn Irnawati dan Ani Rahmawati. 2017. Kelayakan Usaha Bagan Perahu yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu Provinsi Banten. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 7(1): 40 – 49.
  11. Rudin, M Johar., Ririn Irnawati dan Ani Rahmawati. 2017. Perbedaan Hasil Tangkapan Bagan Tancap dengan Menggunakan Lampu CFL dan LED Dalam Air (Leda) di Perairan Teluk Banten. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 7(2): 167 – 180.
  12. Setiawan, Ferdi., Sri Ratna Sulistiyanti dan Ageng Sadnowo. 2015. Analisis Pengaruh Medium Perambatan Terhadap Intensitas Cahaya Lacuba (Lampu Celup Bawah Air). Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro. 9(1): 21 – 29.
  13. Sihombing, Martua Edison. 2012. Pengaruh Intensitas Cahaya Lampu Bawah Air Dengan Senter Light Emitting Diode Pada Reaksi Fototaksis Ikan di Perairan Kepulauan Seribu [Skripsi]. Departemen Fisika, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
  14. Sudirman dan Achmar Mallawa. 2004. Teknik Penangkapan Ikan. Jakarta: Rineka Cipta.
  15. Susanto, Adi., Aristi Dian Purnama Fitri., Yuhelsa Putra., Heri Susanto dan Tuti Alawiyah. 2017. Respons dan Adaptasi Ikan Teri (Stolephorus sp.) Terhadap Lampu Light Emitting Diode (LED). Marine Fisheries. 8(1): 39 – 49.