HISTOPATOLOGI INSANG, HATI DAN USUS IKAN LELE (Clarias gariepinus) DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Gill, Liver and Gut’s Histopathology of Catfish (Clarias gariepinus) in Kota Kupang, East West Nusa)

*Shobikhuliatul Jannah Juanda -  Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Indonesia
Sri Imelda Edo -  Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Indonesia
Published: 8 Aug 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: IND
Full Text:
Statistics: 2026 1321
Abstract

Peningkatan konsumsi ikan air tawar di Kota Kupang menstimulasi para pembudidaya ikan untuk berlomba-lomba meningkatkan produksi usahanya. Mengingat cara budidaya ikan yang dilakukan di Kota Kupang adalah dengan padat tebar tinggi dan tanpa pergantian air, maka dapat menyebabkan kualitas media air menjadi buruk karena adanya dekomposisi dari hasil sisa pakan sehingga memungkinkan perkembangbiakan mikroba patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi pada organ insang, hati dan usus ikan lele di Kota Kupang. Ikan lele sebanyak 100 ekor yang diambil dari Pasar Oeba kemudian diukur berat dan panjang serta diamati kondisi morfologinya. Organ insang, hati dan usus diambil dan dilakukan fiksasi menggunakan larutan formalin 4%. Preparasi histopatologi dan analisisnya dilakukan di laboratorium. Spesimen diwarnai dengan menggunakan hematoxylin dan eosin. Hasil penelitian menunjukkan adanya abnormalitas dan kerusakan jaringan pada organ-organ tersebut. Abnormalitas yang terjadi adalah adanya sungut patah, sirip dada panjang sebelah, sirip perut besar sebelah, jumlah sirip dada dan perut hanya satu, ukuran hati kecil, hati terdapat bercak kuning, hati berumbai dan pucat. Kerusakan jaringan organ  insang yang terjadi adalah telangeaktasis, nekrosis, edema, hiperplasia, perhimpitan lamela sekunder, fusi, hemoragi, kongesti dan jaringan yang lepas. Sedangkan pada hati adalah fibrosis, hemoragi, kongesti, terbentuknya vakuola-vakuola, adanya degerasi lemak, kumpulan makrofag yang ditandai dengan adanya MMC, hiperplasi, piknotik dan nekrosis. Dan pada usus adalah nekrosis, edema dan hemoragi.

 

The enhancement of freshwater fish consumption in Kota Kupang has stimulated fish farmer to increase their production. The cultivation’s system of fish conducted in Kota Kupang is carried out with high density and whithout water circulation wich decreases water quality caused leftover feed decomposition so as that possible to pathogenic microbes breeding. The aim of this research was observe  the description of gill, liver and gut’s histopathology of Catfish in Kota Kupang. One hundred Catfish was taken from Oeba Market which be measured the weight, length and observation of morphological condition. Gills, liver and gut was taken and fixatived with 4% of formalin. Histopathological preparation and their analysis was done in laboratory. The specimens were stained with hematoxylin and eosin. The result of this research showed abnormalities and tissue damage on the organs. The abnormalities showed the presence of flesh grows near the reproductive organ, the size of pectoral vins and ventral vins were not same, only one was pectoral vins and ventral vins, small liver, yellow liver, tassel-shaped and pale liver. The gill’s damage tissue was telangeaktasis, necrosis, edema, hyperplasia,  coincide of secondary lamela, fussion, hemorage, congestion and lifting tissue. Liver’s damage was  fibrosist, hemorage, congestion,vacuolas, fat degeneration, melano macrophages centre, hyperplasia, picnotic and necrosis. And for the gut’s damage was necrosis, edema and hemorage.hereas, R. mucronata, L. racemosa and S. caseolaris has strength relation with gastropoda T. palustris, N. planospira and M. puella.

Keywords
Histopatologi; Insang; Hati; Usus; Clarias gariepinus

Article Metrics:

  1. Alifia, F. 2013. Histopatologi Insang Ikan Bandeng (Chanos chanos Forskall) Yang Tercemar Logam Timbal (Pb). Jurnal Balik Dewa, 4(1):38-45.
  2. Anderson, P.S. 1995. Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Alih Bahasa: Peter Anugerah. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
  3. Anggie, R.S. 2008. Studi Histopatologi Insang, Usus dan Otot Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Akibat Infestasi Parasit Protozoa di Desa Carang Pulang, Dramaga Bogor [Penelitian] FKH. IPB.
  4. Ashari, C., R.A.Tumbol dan M.E.F. Kolopita. 2014. Diagnosa Penyakit Bakterial pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Dibudidayakan pada Jaring Tangkap di Danau Tondano. Budidaya Perairan, 2(3):24-30.
  5. Elahee, K.S dan Bhagwant, S. 2002. Pathology Gill Lession in Two Edible Lagoon Fish Spesies. Mulloidichthys flavolibeatus and Mugis cephalus, From The Bay of Poudre d’Or, Mauritus. Western Ocean. J. Mar Sci, 1(1):32-42.
  6. Ersa, I.M. 2008. Gambaran Histopatologis Insang, Usus dan otot pada Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) di daerah Cimpea, Bogor [Penelitian] IPB. Bogor.
  7. Farikhah, Sukoso, U. Yanuhar, F. Iranawati, M. Zainuddin. 2017. Gejala Asimetris pada Lele Afrika Clarias gariepinus Tanpa Sirip Pektoral Hasil Budidaya di Kolam. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 19(2):67-74.
  8. Fridasari, V., Yusfiati., R. Elvyra. Struktur Usus Ikan Ompok hypopthalmus (Bleekrt 1846) dari Perairan Sungai Siak kota Pekanbaru. JOM FMIPA, 1(2): 402-408.
  9. Hadi, A.A dan S.F. Alwan. 2012. Histopathological Changes in Gills, Liver and Kidney of Freshwater Fish, Tilapia zillii, Exposed to Aluminium. Int. J. Of Pharm & Life Sci, 3(11):2071-2081.
  10. Hibiya, T. 1995. An Atlas of Fish Histology Normal and Pathological Features. 2ndEdition. Kodansha Ltd. Tokyo.
  11. Hossain, M. K., Hossain, M.D dan Rahma, M.H. 2017. Histopathology of Some Diseased Fishes. Journal Life Earth Science, 2(2):47-50.
  12. Indriyani, D., Yusflati, R. Elvyra. 2014. Struktur Insang Ikan Ompok hypopthalmus (Bleeker 1846) dari Perairan Sungai Siak Kota Pekanbaru. JOM FMIPA, 1(2):402-408.
  13. Kalaiyarasi, T., Jayakumar. N, Jawahar P., Ahilan B dan Subburaj A. 2017. Histological Changes in The Gill and Liver of Marine Spotted Catfish, Arius maculatus from Sewage Disposal Site, Therespuram off Thothupudi Southeast Coast of India. Journal of Entomology and Zoology Studies, 5(5):1710-1715.
  14. Kaur, P dan R. Shrivastas. 2014. Histological Effect of Monogenean Parasities on Gills of Freshwater Carps. European Journal of Biotechnology and Bioscience, 2(2):50-59.
  15. Kumar, V.A. K dan R.N. Mitchell. 2007. Robbins Basic Pathology Eight Edition. Saunders Elsevier, Inc. Philadelphia.
  16. Lukistyowati, I. 2012. Studi Efektivitas Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) untuk Mencegah Penyakit Edwardsiellosis pada Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus). J. Berkala Perikanan, 40(2):56-74.
  17. Maghrabi, O. 2017. Histopathological Effects of Some Helminthic Parasities in The Liver of Serranid Fish. Research &Review : Journal of Zoological Science, 5(1): 36-43.
  18. Mayo, G.N.M dan A. A. Oldwage. 2014. Histopathological Changes in The Intestine of Sharpthooth Catfish, clarias gariepinus naturally-infected with The Cestode, Tetracampos ciliotheca. Bull Eur. Ass. Fish Pathol, 34(1):10-16.
  19. Meidiza, R., Arimbi., dan P. Hastutiek. 2017. Gambaran Patologi Hepar Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) yang Diinfeksi Bakteri Edwardsiella tarda. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 9(1):47-56.
  20. Nabib, R. dan F. H. Pasaribu. 1989. Patologi dan Penyakit Ikan. Pusat Antar Universitas Bioteknologi. Institut Pertanian Bogor. Bogor
  21. Paperna, 1996. Parasites, Infection and Disordes of Fishes in Africa. Food and Agricultural Organization of United Nations, Roma, Italia. 355 hlm.
  22. Pratiwi, H. C dan Manan, A. 2015. Teknik Dasar Histologi pada Ikan Gurami (Osphronemus gouramy). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 7(2):153-157.
  23. Plumb, J.A. 1994. Health Maintenance and Pricipal Microbial Diseases of Cultured Fishes. Iowa State University. CRC Press, Boca Reton, Florida.
  24. Putri, S.M.,A.H.C. Haditomo., Desrina. 2016. Infestasi Monogenea Pada Ikan Konsumsi Air Tawar di Kolam Budidaya Desa Ngrajek Magelang. Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1):162-170.
  25. Rahmawati, Z., U. Yanuar dan D. Arfiati. 2016. Analisis Histopatologi Otot Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Terinfeksi Koi Herpes Virus (KHV) pada Kolam Pemeliharaan Ikan Mas. Prosiding Seminar Nasional Kelautan Universitas Trunojoyo. Madura: 290-294.
  26. Robert, R.T. 2001. Fish Pathology. Edisi III. W.B. Saunders. London Edinburg. Philadelphia, St. Louis, Sydney, Toronto. 472 hlm.
  27. Rohde, K. 2005. Marine Parasitology. CSTRO Publishing. Australia.
  28. Safratilofa. 2017. Histopatologi Hati dan Ginjal Ikan patin (Pangasionodon hypopthalmus) yang diinjeksi Bakteri Aeromonas hydrophila. Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau, 2(2):83-88.
  29. Saputra, M.H., N. Marusin dan P. Santoso. Struktur Histologis Insang dan Kadar Hemoglobin Ikan asang (Osteochilus hasseltii C.V) di Danau Singkarak dan Maninjau, Sumatera Barat. J. Bio. UA, 2(2):138-144.
  30. Setyowati, A., D. Hidayati., P.D.N. Awik, dan N. Abdulgani. 2010. Studi Histopatologi Hati Ikan Belanak (Mugil chepalus) di Muara Sungai Aloo Sidoarjo [Penelitian] Program Studi Biologi, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam. ITS. Surabaya.
  31. Strzyzewska, E., J. Szarek., dan I. Babinska. 2016. Morphological Evaluation of The Gills as a Tool in The Diagnostics of Pathological Conditions in Fish and Pollution in The Aquatic Environment: a review. Veterinarni Medicina, 61(3): 123-132.
  32. Susanto, D. 2008. Gambaran Histopatologi Organ Insang, Otot dan Usus Ikan Mas (Cyprinus carpio) di Desa Cibanteng [Penelitian] FKH. IPB.