POTENSI SUMBERDAYA KIJING (Anodonta woodiana) DI SUB DAS ANAK SUNGAI LAHOMBUTI KABUPATEN KONAWE - SULAWESI TENGGARA (Potency Of Kijing Resources (Anodonta woodiana) In The Subwatershed Of Lahombuti River Konawe Regency - Southeast Sulawesi)

*Muhammad Fajar Purnama  -  Halu Oleo University, Indonesia
Haslianti Haslianti  -  Halu Oleo University, Indonesia
Salwiyah Salwiyah  -  Halu Oleo University, Indonesia
Alfi Kusuma Admaja  -  Wakatobi Marine and Fisheries Community Academy, Wakatobi, Indonesia
Received: 29 Apr 2019; Published: 28 Aug 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Esensi dari penelitian ini dilakukan adalah sebagai referensi mutakhir bagi penelitian terkait dan rekomendasi ilmiah dalam upaya  pengelolaan secara lestari dan berkelanjutan sumberdaya kerang kijing (Anodonta woodiana) khususnya di Kabupaten Konawe - Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sumberdaya kerang kijing (A. woodiana) berdasarkan perspektif kelimpahan populasi dan hubungannya dengan parameter kualitas air di Desa Lahotutu Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 – Februari 2019 di SUB DAS anak Sungai Lahombuti, Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe. Penentuan lokasi pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel kerang kijing (A. woodiana) dilakukan di lokasi yang memiliki kelimpahan terbesar kerang kijing yaitu di SUB DAS anak sungai Lahombuti, pada “Saluran Irigasi Utama Persawaan” (Diameter : ± 1,75 m, Panjang : ± 4500 m (4,5 km), Kedalaman : ± 110 cm). Sehingga pengambilan sampel kerang kijing ditetapkan pada stasiun yang sama dengan titik sampling yang berbeda. Pengambilan sampel kerang kijing dilakukan dengan metode transek kuadrat yang berukuran 1x1 m2 sebanyak 3 plot yang ditetapkan secara acak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelimpahan kerang kijing tertinggi diperoleh pada bulan Februari sebesar 106,67 ind/m2, selanjunya di bulan Januari dengan kelimpahan sebesar 81,33 ind/m2, kemudian bulan November sebesar 55,67 ind/m2 dan besaran kelimpahan terendah terdapat pada bulan Desember sebesar 53 ind/m2. Data kelimpahan populasi tersebut pada dasarnya berada pada kategori kelimpahan yang sangat tinggi. Terlebih lagi pengambilan sampel kerang tersebut dilakukan di dalam transek dengan luasan yang sangat kecil (1 x 1 m2). Secara ilmiah hal ini membuktikan bahwa Desa Lahotutu Kecamatan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe memiliki potensi sumberdaya kerang kijing (A. woodiana) yang sangat besar

The essence of this research is carried out as the latest reference for related research and scientific recommendations in an effort to sustainably manage kijing (Anodonta woodiana) resources, especially in Konawe Regency - Southeast Sulawesi. This study aims to determine the potential of shellfish (A. woodiana) based on the perspective of population abundance and its relationship with water quality parameters in Lahotutu Village, Konawe Regency. This research was conducted in November 2018 - February 2019 in the Sub-watershed of the Lahombuti River in Lahotutu Village, Wonggeduku Barat District, Konawe Regency. The sampling location was determined using the Purposive Random Sampling method. Sampling of Kalambodo mussel (A. woodiana) was carried out at the location with the greatest abundance of mussels, in the Sub-watershed of the Lahombuti tributary of Lahotutu Village, on the "Main Rice Field Irrigation Channel" (diameter: ± 1,75 m, length: ± 4500 m, depth: ± 110 cm). Sampling of mussel was carried out at the same station with different spot sampling points. The Kalambodo mussel samples were taken using a 1x1 m2 sized transect method on 3 randomly assigned plots. The results of this study indicate that the highest abundance of kijing shellfish was obtained in February at 106.67 ind/m2, the next in January with an abundance of 81.33 ind/m2, then in November at 55.67 ind/m2 and the lowest abundance in December at 53 ind/m2. Basically the population abundance data is in the category of very high abundance. Moreover, the sampling of shellfish is carried out on a transect with a very small area (1 x 1 m2). Scientifically this proves that Lahotutu Village, West Wonggeduku Subdistrict, Konawe District has a very large potential of mussel shellfish (A. woodiana).

Keywords: Kijing (A. woodiana); SUB DAS anak Sungai Lahombuti; Kabupaten Konawe

Article Metrics:

  1. Astari, F. D., Solichin, A., & Widyorini, N. (2018). Analisis kelimpahan, pola distribusi, dan nisbah kelamin kerang kijing (Anodonta woodiana) di inlet dan outlet Danau Rawapening Jawa Tengah. Management of Aquatic Resources Journal, 7(2), 227-236
  2. Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe, 2017. Konawe dalam Angka “Profil Kabupaten Konawe-Sulawesi Tenggara”. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Konawe dan Pusat Statistik Kabupaten Konawe. 116 hal
  3. Desai, P. and Rita K. (2016). Employing “Macroinvertebrate assemblage”, to Study the Preliminary Biotic Integrity of Freshwater Ecosystem with Reference to Taxa Tolerance Values and Matrices. International Journal of Advanced Research, 4 (7): 134-138
  4. Dwitawati, D., Ani S., Joko W. (2015). Biomonitoring Kualitas Air Sungai Gandong dengan Bioindikator Makroinvertebrata Sebagai Bahan Petunjuk Praktikum pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan SMP Kelas VII. Jurnal Florea, 2 (1): 41-46
  5. Elyani, E. 1990. Tingkat Pertumbuhan Kijing Taiwan (Anodonta woodiana, Lea) di Berbagai Habitat Perairan. [Karya Ilmiah]. Institut Pertanian Bogor, Bogor, 45 hlm
  6. Fadillah, N., Pindi P. dan Maragunung D. (2015). Struktur Komunitas Makrozoobentos Sebagai Indikator Perubahan Kualitas Perairan di Sungai Belawan Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatera Utara
  7. Ghazali, Muhammmad Tengku., Desmelati., Karnila, Rahman. 2015. Pemanfaatan Daging Kijing Air Tawar (Pilsbryoconcha exilis) Pada Pembuatan Bakso Terhadap Penerimaan Konsumen. Jurnal Online Mahasiswa (JOM). Vol. 2 (2) : 1-10
  8. Indrayanti, Elis., Widianingsih, Widianingsih dan Riniatsih, Ita. 2003. Kajian Potensi Kerang-Kerangan (Bivalve) dan Siput Laut (Gastropoda) di Ekosistem Padang Lamun, Perairan Jepara. Laporan Akhir Penelitian DIK Rutin UNDIP. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Semarang. 23 hal
  9. Junaidi, E., Effendi P. dan Joko. (2010). Kelimpahan Populasi dan Pola Distribusi Remis (Corbicula sp.) di Sungai Borang Kabupaten Banyuasin. Jurnal Penelitian Sains, 13(3): 50-54
  10. Karyono, M., Ramadan A. dan Bustamin. (2013). Kepadatan dan Frekuensi Kehadiran Gastropoda Air Tawar di Kecamatan Gambusa Kabupaten Sigi. E-Jipbio, 1(01): 57-64
  11. Khairuddin, Muhammad Y. dan Abdul S. (2016). Analisis Kualitas Air Kali Ancar dengan Menggunakan Bioindikator Makroinvertebrata. Jurnal Biologi Tropis, 16 (2):10-22
  12. Muthmainnah, D. (2013). Keanekaragaman Makrobenthos di Rawa Lebak Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum
  13. Odum, E.P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Terjemahan Tjahjono Samingan. Edisi Ketiga. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 320 hal
  14. Pennak, R. W. (1989). Fresh-water invertebrates of the United States. Protozoa to mollusca
  15. Pratiwi, Irma. (2017). Karakteristik Parameter Fisika Kimia pada Berbagai Aktivitas Antropogenik Hubungannya dengan Makrozoobenthos di Perairan Pantai KotaMakassar. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin
  16. Purwanti, T., Rofiza Y. dan Arief A. P. (2015). Struktur Komunitas Gastrpoda di Sungai Sangkir Anak Sungai Rokan Kiri Kabupaten Rokan Hulu. Universitas Pasir Pangaraian
  17. Rizal, Emiyarti dan Abdullah, 2013. Pola Distribusi dan Kepadatan Kijing Taiwan (Anadonta woodiana) di Sungai Aworeka Kabupaten Konawe. Jurnal Mina Laut Indonesia, 02(06): 142-153
  18. Ratih, I., Wahyu P. dan Roro E. S. (2015). Inventarisasi Keanekaragaman Makrozoobentos di Daerah Aliran Sungai Brantas Kecamatan Ngoro Mojokerto Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA Kelas X. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1 (2): 158-169
  19. Rustiasih, Endang., Arthana, I Wayan., Sari, Waskita H. A. 2018. Keanekaragaman dan Kelimpahan Makroinvertebrata Sebagai Biomonitoring Kualitas Perairan Tukad Badung, Bali. Current Trends in Aquatic Science. Vol 1(1) : 16-23
  20. Suwignyo, P., Basmi, J., Batu, D. T. F., & Affandi, R. (1981). Studi Biologi Kijing Taiwan (Anodonta woodiana Lea). Bogor: Institut Pertanian Bogor
  21. Suwignyo, S., Widigdo, B., Wardiatno, Y., & Krisanti, M. (2005). Avertebrata air. Penebar Swadaya, Jakarta
  22. Sakban, M. A., Ary S. N. dan Fibria K. (2017). Keanekaragaman Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air Telaga Mili di Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal
  23. Yanuardi F, Suprapto D, Djuwito. 2015. Kepadatan dan Distribusi Spasial Kerang Kijing (Anodonta Woodiana) di Sekitar Inlet dan Outlet Perairan Rawapening. Universitas Diponegoro. Jurnal Management of Aquatic Resources. Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015

Last update: 2021-02-27 19:24:21

No citation recorded.

Last update: 2021-02-27 19:24:21

No citation recorded.