BibTex Citation Data :
@article{IJFST77041, author = {Alvin Cahyo and I Nyoman Suyasa and Ita Dewi}, title = {REDESAIN RANCANG BANGUN BUBU LIPAT UNTUK RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PACIRAN JAWA TIMUR}, journal = {Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology}, volume = {22}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Rajungan; Portunus pelagicus; Bubu lipat; Redesain; Selektivitas; Perikanan Berkelanjutan}, abstract = { Rajungan ( Portunus pelagicus ) merupakan komoditas perikanan bernilai tinggi yang banyak ditangkap di wilayah Paciran, Jawa Timur. Namun, penggunaan bubu lipat sebagai alat tangkap utama masih kurang selektif dan rajungan berukuran di bawah legal size , sehingga berpotensi mengancam keberlanjutan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk meredesain bubu lipat agar lebih selektif terhadap rajungan legal size sesuai dengan ketentuan Permen KP No. 7 Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan experimental fishing dengan membandingkan efektivitas bubu lipat konvensional dan bubu lipat hasil redesain yang dilengkapi celah pelolosan (escape vent) . Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua alat tangkap (t hitung = 8.973 > t tabel = 2.9686; Sig. = 0.00 < 0.05), menandakan bahwa modifikasi desain berpengaruh nyata terhadap produktivitas dan selektivitas hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bubu lipat redesain mampu menangkap 100% rajungan berukuran legal, sementara 62% dari total tangkapan bubu konvensional merupakan rajungan berukuran illegal . Walaupun jumlah tangkapan bubu redesain lebih sedikit, alat ini terbukti lebih ramah lingkungan dan mendukung praktik perikanan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan rekomendasi inovasi alat tangkap selektif yang dapat diterapkan dalam pengelolaan perikanan rajungan guna menjaga kelestarian ekosistem laut serta meningkatkan kualitas hasil tangkapan nelayan. }, issn = {2549-0885}, pages = {76--101} doi = {10.14710/ijfst.22.1.76-101}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/saintek/article/view/77041} }
Refworks Citation Data :
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas perikanan bernilai tinggi yang banyak ditangkap di wilayah Paciran, Jawa Timur. Namun, penggunaan bubu lipat sebagai alat tangkap utama masih kurang selektif dan rajungan berukuran di bawah legal size, sehingga berpotensi mengancam keberlanjutan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk meredesain bubu lipat agar lebih selektif terhadap rajungan legal size sesuai dengan ketentuan Permen KP No. 7 Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan experimental fishing dengan membandingkan efektivitas bubu lipat konvensional dan bubu lipat hasil redesain yang dilengkapi celah pelolosan (escape vent). Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua alat tangkap (t hitung = 8.973 > t tabel = 2.9686; Sig. = 0.00 < 0.05), menandakan bahwa modifikasi desain berpengaruh nyata terhadap produktivitas dan selektivitas hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bubu lipat redesain mampu menangkap 100% rajungan berukuran legal, sementara 62% dari total tangkapan bubu konvensional merupakan rajungan berukuran illegal. Walaupun jumlah tangkapan bubu redesain lebih sedikit, alat ini terbukti lebih ramah lingkungan dan mendukung praktik perikanan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan rekomendasi inovasi alat tangkap selektif yang dapat diterapkan dalam pengelolaan perikanan rajungan guna menjaga kelestarian ekosistem laut serta meningkatkan kualitas hasil tangkapan nelayan.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-02-05 14:23:02
Authors who submit manuscripts do so with the understanding that, if accepted for publication, the copyright of the article will be transferred to Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University as the journal publisher. The copyright includes the rights to reproduce and distribute the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and similar reproductions, as well as translations.
Articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license allows others to use, share, adapt, and redistribute the material in any medium or format, provided appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, and that any derivative works are distributed under the same license.
Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro, and the editors make every effort to ensure the accuracy of all data, opinions, and statements published in the journal. However, the content of each article and advertisement published in Saintek Perikanan is the sole responsibility of the respective authors and advertisers.
View My Stats