BibTex Citation Data :
@article{IJFST78667, author = {Shania Azizah and Seftylia Diachanty and Ratna Sari and Nurfaidah Nurfaidah and Rafitah Hasanah}, title = {KARAKTERISTIK MUTU DAN PENERIMAAN KONSUMEN GISUKE-NI IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus)}, journal = {Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology}, volume = {22}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Gisuke-ni; Parameter mutu; Penerimaan Konsumen; Variasi Bumbu}, abstract = { Ikan lele dumbo ( Clarias gariepinus ) merupakan jenis ikan bernilai ekonomis yang disukai masyarakat Indonesia dan memiliki kandungan protein tinggi (17,7%). Tingginya kandungan protein pada ikan lele dumbo menjadikannya bahan baku yang tepat untuk digunakan sebagai bahan baku gisuke-ni. Gisuke-ni merupakan salah satu produk ikan asin kering berbumbu tradisional Jepang dan merupakan produk lanjutan niboshi . Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh formula bumbu terhadap mutu kimia, sensori dan penerimaan konsumen pada gisuke-ni . Penelitian dilakukan dengan tahapan pembuatan nibhosi , dan dilanjutkan dengan pembuatan gisuke-ni. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan formulasi bumbu berbeda yaitu G1 (asin), G2 (manis), dan G3 (pedas). Parameter analisis terdiri atas proksimat, sensori, hedonik, dan angka lempeng total (ALT). Hasil analisis proksimat nibhosi terdiri atas kadar air 17,90%, abu 3,21%, protein 18,41%, lemak 4,72%, dan karbohidrat 55,76%. Gisuke-ni G1 (asin) kadar air 5,66%, abu 4,37%, protein 56,60%, lemak 6,23%, dan karbohidrat 27,24%. Gisuke-ni G2 (manis) kadar air 8,13%, abu 4,30%, protein 65%, lemak 7,82%, dan karbohidrat 14,74%. Adapun gisuke-ni G3 (pedas) mengandung kadar air 9,21%, abu 2,41%, protein 74,23%, lemak 8,26%, dan karbohidrat 5,89%. Gisuke-ni perlakuan G3 (pedas) memiliki nilai hedonik tertinggi dengan nilai 8, dengan kriteria sangat disukai konsumen. Gisuke-ni perlakuan G3 (pedas) memiliki nilai sensori tertinggi dengan nilai 8. Nilai angka lempeng total nibhosi berturut-turut 2,8⨯10 4 , G1 (asin) 2,5⨯10 4 , G2 (manis) 2,7⨯10 4 , G3 (pedas) 2,6⨯10 4 . }, issn = {2549-0885}, pages = {44--52} doi = {10.14710/ijfst.22.1.44-52}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/saintek/article/view/78667} }
Refworks Citation Data :
Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan jenis ikan bernilai ekonomis yang disukai masyarakat Indonesia dan memiliki kandungan protein tinggi (17,7%). Tingginya kandungan protein pada ikan lele dumbo menjadikannya bahan baku yang tepat untuk digunakan sebagai bahan baku gisuke-ni. Gisuke-ni merupakan salah satu produk ikan asin kering berbumbu tradisional Jepang dan merupakan produk lanjutan niboshi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh formula bumbu terhadap mutu kimia, sensori dan penerimaan konsumen pada gisuke-ni. Penelitian dilakukan dengan tahapan pembuatan nibhosi, dan dilanjutkan dengan pembuatan gisuke-ni. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan formulasi bumbu berbeda yaitu G1 (asin), G2 (manis), dan G3 (pedas). Parameter analisis terdiri atas proksimat, sensori, hedonik, dan angka lempeng total (ALT). Hasil analisis proksimat nibhosi terdiri atas kadar air 17,90%, abu 3,21%, protein 18,41%, lemak 4,72%, dan karbohidrat 55,76%. Gisuke-ni G1 (asin) kadar air 5,66%, abu 4,37%, protein 56,60%, lemak 6,23%, dan karbohidrat 27,24%. Gisuke-ni G2 (manis) kadar air 8,13%, abu 4,30%, protein 65%, lemak 7,82%, dan karbohidrat 14,74%. Adapun gisuke-ni G3 (pedas) mengandung kadar air 9,21%, abu 2,41%, protein 74,23%, lemak 8,26%, dan karbohidrat 5,89%. Gisuke-ni perlakuan G3 (pedas) memiliki nilai hedonik tertinggi dengan nilai 8, dengan kriteria sangat disukai konsumen. Gisuke-ni perlakuan G3 (pedas) memiliki nilai sensori tertinggi dengan nilai 8. Nilai angka lempeng total nibhosi berturut-turut 2,8⨯104, G1 (asin) 2,5⨯104, G2 (manis) 2,7⨯104, G3 (pedas) 2,6⨯104.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-02-05 14:23:19
Authors who submit manuscripts do so with the understanding that, if accepted for publication, the copyright of the article will be transferred to Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University as the journal publisher. The copyright includes the rights to reproduce and distribute the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and similar reproductions, as well as translations.
Articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license allows others to use, share, adapt, and redistribute the material in any medium or format, provided appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, and that any derivative works are distributed under the same license.
Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro, and the editors make every effort to ensure the accuracy of all data, opinions, and statements published in the journal. However, the content of each article and advertisement published in Saintek Perikanan is the sole responsibility of the respective authors and advertisers.
View My Stats